Merayakan Cipta Kenang
Kenang memberi banyak peluang hati untuk merindu
Merayakan Cipta Kenang

Ada banyak peluang untuk merindu. Sumber: pixabay
Kenang memberi banyak peluang hati untuk merindu
Melihat bagian waktu yang tidak tersisa dilahap semesta. Menyaksikan kelabu lembar yang mulai usang, dan melambai pada momen yang diterpa udara, dibawa angin, dan hilang bersama ampas rindu. Aku merayakan setiap kenang yang tercipta. Bahwa bagian dari kisah itu aku hidupkan kembali setiap saat aku beri hidup pada ruang kalbuku.
Waktu berpihak padaku. Ketika cipta aku izinkan, kenangan hadir untuk dirayakan. Aku merayakan cipta kenang bersama semua yang sempat tergores di skenario hidup. Rasa. Karsa, dan bahkan Aroma. Semuanya hadir bercampur menghasilkan kisah lampau yang terhidupi.
Setiap ruang pada kalbuku, aku izinkan bertukar pandang dengan ruang pada ingatan. Memberi peluang untuk mencipta. Memberi waktu untuk menoreh. Menyaksikan kembali yang hendak ditampilkan. Menyaksikan kembali kenang yang hendak dirayakan. Merayakan kenang, mencipta rasa, dan menghidupi lampau pada masa kini.
Setiap kenang yang hidup adalah kenang yang berkenan untuk dihidupi. Kenang yang hadir untuk dirayakan. Kenang yang kuciptakan bersama semua momen yang terkoneksi. Menyambungkan semua penggalan untuk membentuk kisah indah. Menyambungkan setiap bagian sendu untuk memberi biru pada rasa, kemudian memberi ruang untuk menampung semua penggalan menjadi kisah utuh.
Aku memberi basah pada kisah yang sudah kering. Memberi ingat pada kisah yang mulai pudar. Memberi senyum pada kisah yang sendu, lalu memberi sedikit merah pada biru yang mendominasi.
Aku mencipta kenang pada lahan lupa yang mulai menyapa. Aku ciptakan semua kenang, lalu menyimpannya dalam memori ingat yang terkunci. Membuka kemudian yang tidak bisa ditebak. Aku mencipta kenang menjadi kisah abadi. Abadi untuk dikenang, abadi dari lupa.
Aku, sebuah buku usang yang berisi semua cerita lama. Dilapisi kisah baru, aku tetaplah kenang. Diciptakan dan dirayakan aku tetaplah kenang. Diberi hidup oleh sang pemilik, aku tetaplah kenang. Kenang yang berkenan dirayakan. Kenang yang hidup dan dihidupi. Kenang yang tercipta dalam ingat. Aku adalah si pencipta kenang yang suka merayakan.
메타데이터
- post_id
- 3c38ca5b504d
- slug
- merayakan-cipta-kenang-3c38ca5b504d
- url
- https://medium.com/@alfonsinaamelsasail/merayakan-cipta-kenang-3c38ca5b504d
- canonical_url
- https://medium.com/@alfonsinaamelsasail/merayakan-cipta-kenang-3c38ca5b504d
- author_url
- https://medium.com/@alfonsinaamelsasail
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-20 21:37:36