← Back to list

Saat Dunia Terlalu Bising; Hadirmu Menjadi Senyap yang Kusyukuri

You’re the best part …

Riestu Pandu S. · 2026-04-10 07:00 · 13 claps · 1.6 min read
#aila #i-love-you #mwaa #sayang #writing
Open on Medium ↗
Wiki topics: 💑 · Relationships

Saat Dunia Terlalu Bising; Hadirmu Menjadi Senyap yang Kusyukuri

Sang Putri dalam Puisiku.

Sang Putri dalam Puisiku.

Jika harus kuakui pada dunia tentang satu hal yang tak sanggup kusembunyikan, maka itu berbentuk manusia berhati luas, engkau sang putri dalam puisiku.

Kau, yang datang tanpa aba-aba, di hari ketika aku nyaris tak punya alasan untuk bangun dari tempat tidur. Dunia kala itu seperti debu yang menempel di paru-paruku, membebat, menggantungkan luka tanpa suara. Namun saat engkau hadir, segala yang kelabu perlahan menjelma warna, bahkan senja pun terlihat seperti tersenyum lebih lama.

Kau tahu? Kehadiranmu seperti matahari yang menyusup lembut lewat celah tirai jendelaku. Bukan sekadar hangat, tapi juga menyembuhkan.

“You’re the coffee that I need in the morning …”

Kini aku mulai hidup kembali sejak hari itu. Sejak kau menjadi kopi pertama yang menyadarkanku dari mati rasa. Bukan karena manisnya, tapi karena pahit dan jujur, namun selalu menghangatkan.

“You’re the sunshine in the rain when it’s pouring …”

Kau datang bukan di saat aku cerah, tapi di titik paling basah, saat hidupku diguyur kenyataan pahit yang tak kunjung reda. Namun di tengah deras itu, kau berdiri, bukan sekadar berteduh bersamaku, tapi menjadi langit yang bersedia membuka cahaya baru.

Dan jika kau bertanya, kenapa aku menuliskan semua ini, karena tak ada tempat yang lebih abadi dari kata. Dan kau, layak abadi.

Sebab ketika dunia menenggelamkanku tanpa ampun, kau menarikku kembali ke permukaan dengan satu hal yang tak pernah kutahu masih ada, rasa percaya.

Kau mengajari ku bagaimana rasanya dicintai tanpa harus sempurna, dan bagaimana mencintai tanpa takut kehilangan.

“You’re the best part …”

Itu bukan sekadar kata. Itu kenyataan yang berdetak di setiap helaan nafasku.

Kau adalah bagian terbaik dari hidup yang tadinya ingin kutinggalkan.

Kau adalah hujan yang jatuh pelan, membasahi tanah hatiku yang tandus bertahun-tahun.

Aku menuliskan ini bukan karena ingin dipuja, tapi karena kau harus tahu: aku hidup, karena engkau datang, dan tidak pergi.

Aku mencintaimu dalam sunyi yang tidak meminta balas, dalam rindu yang tidak ingin tergesa, dalam doa yang diam-diam memanggil namamu setiap malam.

Jika dunia ini lagu yang berulang, maka biarkan aku memutarnya selamanya, karena engkau, adalah nada paling jujur dalam irama yang akhirnya membuatku merasa hidup.

Kau adalah bagian terbaik diriku dan aku tak ingin engkau hilang.


메타데이터
post_id
3e34bc50a6bb
slug
saat-dunia-terlalu-bising-hadirmu-menjadi-senyap-yang-kusyukuri-3e34bc50a6bb
url
https://medium.com/@rstupann/saat-dunia-terlalu-bising-hadirmu-menjadi-senyap-yang-kusyukuri-3e34bc50a6bb
canonical_url
https://medium.com/@rstupann/saat-dunia-terlalu-bising-hadirmu-menjadi-senyap-yang-kusyukuri-3e34bc50a6bb
author_url
https://medium.com/@rstupann
status
ok
fetched_at
2026-06-21 12:17:11