Ciawi Lumpuh Diterjang Arus Balik, Antrean Mengular hingga Gentong
Lebih dari 16 ribu kendaraan melintas, Ciawi jadi titik sumbatan arus balik menuju Gentong.
Ciawi Lumpuh Diterjang Arus Balik, Antrean Mengular hingga Gentong

Tasikmalaya—Arus balik Lebaran H+6 Idul Fitri 1447 H di jalur arteri selatan Tasikmalaya, khususnya Jalan Raya Ciawi menuju Lingkar Gentong, terpantau padat pada Jumat (27/03/2026). Kepadatan kendaraan terjadi akibat tingginya volume lalu lintas sejak masa mudik H-4 hingga periode arus balik, sehingga petugas menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way).
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan tetap bergerak meski mengalami perlambatan di sejumlah titik rawan kepadatan seperti Simpang Ciawi dan Simpang Pamoyanan. Kondisi cuaca yang mendung disertai gerimis juga turut mempengaruhi kelancaran arus kendaraan di jalur tersebut.
Data Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya pada pukul 16.00 WIB mencatat jumlah kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung mencapai 10.189 unit, sedangkan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya sebanyak 6.029 unit. Dengan demikian, total kendaraan yang melintas di jalur tersebut mencapai 16.218 unit dalam satu waktu pengamatan.
Kepadatan lalu lintas di kawasan ini tidak terlepas dari karakteristik Jalur Gentong sebagai salah satu titik krusial arus mudik dan balik di wilayah selatan Jawa Barat. Pada periode arus balik, antrean kendaraan bahkan sempat memanjang hingga sekitar 10 kilometer dari Lingkar Gentong Bawah hingga perbatasan Malangbong, Garut. Dalam kondisi tertentu, kendaraan roda empat dilaporkan nyaris tidak bergerak akibat tingginya volume kendaraan yang terakumulasi.

Untuk mengurai kepadatan tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota memberlakukan sistem one way dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan secara situasional, dimulai dari Simpang Tiga Sukamantri hingga kawasan Tanjakan Gentong yang dikenal sebagai titik perlambatan arus kendaraan.
Penerapan sistem satu arah dilakukan beberapa kali dalam sehari, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan lonjakan arus kendaraan.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, IPTU Dede Iskandar, menyampaikan bahwa kepadatan kendaraan dipicu oleh penumpukan arus balik dari wilayah Malangbong, Garut, yang berdampak langsung pada Jalur Gentong. “Antrean kendaraan di Jalur Gentong terjadi akibat penumpukan arus balik dari wilayah Malangbong,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun rekayasa lalu lintas telah diterapkan secara berkala, tingginya volume kendaraan membuat kepadatan belum sepenuhnya dapat diurai. “Kami telah memberlakukan one way secara bertahap, namun kepadatan masih terjadi karena arus kendaraan terus meningkat,” katanya.
Petugas di lapangan terus melakukan pengaturan lalu lintas serta mengimbau pengendara untuk menjaga jarak aman, tetap fokus saat berkendara, dan beristirahat apabila mengalami kelelahan. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga keselamatan pengguna jalan di tengah tingginya mobilitas arus balik Lebaran.
Pihak kepolisian memprediksi arus kendaraan di jalur Ciawi–Lingkar Gentong masih akan tinggi hingga beberapa hari kedepan, seiring berlanjutnya pergerakan pemudik yang kembali ke kota asal, khususnya menuju wilayah Bandung dan sekitarnya.

메타데이터
- post_id
- 3e3937ceded3
- slug
- ciawi-3e3937ceded3
- url
- https://medium.com/@rahmaamalia3212/ciawi-3e3937ceded3
- canonical_url
- https://medium.com/@rahmaamalia3212/ciawi-3e3937ceded3
- author_url
- https://medium.com/@rahmaamalia3212
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-25 12:15:08