Kau akan lahir berkali-kali
Tiara setelah membaca “Laut Bercerita”.
Suara-suara mereka — rintihan, lolongan, erangan — tertahan dan terkubur di setiap sudut dinding, heningnya kegelapan, tanah yang dipijak, serta desiran ombak yang bersalaman dengan pasir. Mencoba meraih dan berbicara kepada tiap-tiap yang menghampiri.
Aku menaruh pensil di atas buku sambil menghela napas. Goresan yang baru saja ku buat di atas kertas putih ini setelah membaca novel yang menyayat hati dan menghantui pikiran, Laut Bercerita. Mengisahkan perjuangan sekelompok anak muda dengan jiwa yang membara menentang rezim dari presiden kedua Indonesia sekaligus pemimpin diktator, Presiden Soeharto. Sebagian dari mereka dipulangkan ke kampung masing-masing dengan membawa torehan luka yang menyatu dengan diri hingga akhir tarikan napas, tetapi sebagian tak terdengar lagi kabarnya dan sirna dari pandangan setelah dihilangkan secara paksa dan menerima serangkaian pukulan, tendangan, kulit yang terbakar karena ujung rokok, dan berbagai siksaan lainnya. Namun ingatlah, satu kutipan yang terus menyuarakan jiwanya di sudut langit:
“Matilah engkau mati,
Kau akan lahir berkali-kali.”
메타데이터
- post_id
- 3e84e673a8be
- slug
- kau-akan-lahir-berkali-kali-3e84e673a8be
- url
- https://medium.com/@caroooll/kau-akan-lahir-berkali-kali-3e84e673a8be
- canonical_url
- https://medium.com/@caroooll/kau-akan-lahir-berkali-kali-3e84e673a8be
- author_url
- https://medium.com/@caroooll
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-26 03:39:16