Ibu
tak apa jika yang tersisa dariku hanya puing-puing tak bernilai
puan
perempuan rapuh nan rupawan itu berkata,
tak apa aku hancur berkali-kali,
tak apa jika yang tersisa dariku hanya puing-puing tak bernilai,
tak apa kakiku terseok-seok dan bibirku meringis lesu,
aku sudah lihai…
meski yang tersisa dariku hanya pinta di sepertiga gulita,
meski kuatku hanya bersimpuh mengadah harap di atas kain perca,
meski yang mengiringimu dariku hanya lantunan sembilan puluh enam ayat,
nak… berdirilah tegap
nak… teruslah berjalan
nak… kuat-kuatlah
nak… aku menyayangimu.
kata si puan bermata sayu yang kusapa ibu.
-sal
메타데이터
- post_id
- 3f767a35d7c7
- slug
- tak-apa-aku-hancur-berkali-kali-3f767a35d7c7
- url
- https://medium.com/@itssal/tak-apa-aku-hancur-berkali-kali-3f767a35d7c7
- canonical_url
- https://medium.com/@itssal/tak-apa-aku-hancur-berkali-kali-3f767a35d7c7
- author_url
- https://medium.com/@itssal
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-22 06:14:43