← Back to list

Episode 2 : Belajar Tenang di Tengah Takut

Beberapa hari ini, air mataku jatuh dalam pelukan boneka dan bantal. Hatiku seperti sedang mengeluarkan sesuatu yang tak sanggup diucapkan.

firstchild.story · 2026-02-04 11:05 · 0 claps · 0.6 min read
#cemas #kesedihan #doa
Open on Medium ↗

Episode 2 : Belajar Tenang di Tengah Takut

Beberapa hari ini, air mataku jatuh dalam pelukan boneka dan bantal. Hatiku seperti sedang mengeluarkan sesuatu yang tak sanggup diucapkan.

Jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya. Pagi itu, sebelum aku berangkat ke kampus, orang tuaku menatapku dengan wajah cemas.

Dengan mata sembab dibalik kacamataku. “Mel… jangan berangkat dulu. Perasaan Ayah tidak enak,” katanya pelan.

Aku tersenyum, menenangkan. “Tidak apa-apa, Ayah. Doakan saja supaya aku selamat sampai tujuan.”

Melihatku begitu, Mama mengusap kepalaku dengan penuh khawatir.

Aku berangkat naik motor tanpa sadar air mata kembali jatuh. Aku terharu, dijalan itu berbisik dalam hati, “Ya Allah, terima kasih atas nikmat-Mu.” Nikmat berupa perjalanan hidup yang mungkin berat, tapi tidak pernah benar-benar sendiri. Dan kalau suatu hari aku kembali menangis di perjalanan, aku ingin percaya: itu bukan karena aku lemah, tapi karena aku sedang disayang Tuhan dengan cara yang sunyi.


메타데이터
post_id
3ff9be2f25da
slug
episode-2-belajar-tenang-di-tengah-takut-3ff9be2f25da
url
https://medium.com/@meldaris123/episode-2-belajar-tenang-di-tengah-takut-3ff9be2f25da
canonical_url
https://medium.com/@meldaris123/episode-2-belajar-tenang-di-tengah-takut-3ff9be2f25da
author_url
https://medium.com/@meldaris123
status
ok
fetched_at
2026-06-23 03:48:11