Kupang Book Party Reguler: Buku dan Dunia Book Mates
(Oleh: Bookmin)
Kupang Book Party Reguler: Buku dan Dunia Book Mates
(Oleh: Bookmin)

Para book mates (doc. KBP)
Setelah dua minggu disibukkan dengan dua kegiatan besar yang berjalan hampir beriringan, KBP akhirnya kembali dengan kegiatan reguler andalan yakni book party. Menurut beberapa book mates, jiwanya KBP adalah book party. Berkumpul, membaca, dan merayakan semua buku tanpa beban.
Book party kali ini dihadiri oleh 12 orang dengan latar belakang yang berbeda-beda.
Seperti kegiatan reguler lainnya, kegiatan dimulai dengan silent reading kemudian sesi diskusi. Dua agenda ini merupakan agenda wajib KBP di setiap pertemuan. Seperti kata para book mates, silent reading dan diskusi adalah jiwa KBP — Roh yang hidup dalam komunitas ini. Inilah alasan mengapa banyak book mates tak pernah absen di setiap pertemuan.
Seperti namanya, book party, setiap book mates selalu datang dengan buku yang ingin dipentaskan. Masing-masing dengan bukunya, karakternya, penulis favoritnya, dan dunianya. Bookmin percaya bahwa karakter setiap orang selalu selaras dengan buku yang dibaca. Buku-bukuyang tampil minggu ini sangat beragam. Ada buku “Dataran Tortilla” karya John Steinbeck, seorang penulis Amerika. Kemudian “Dari Penjara ke Penjara” sebuah autobiografi bapak republik yang terlupakan, Tan Malaka. Sampai “Tak Ada Jalan Ujung,” sebuah novel yang ditulis oleh Mocthar Lubis.

Buku-buku yang dibawa book mates (doc. KBP)
Di KBP, buku-buku tidak sekadar dibaca. Semua book mates akan menceritakan alasan mereka membaca buku-buku tersebut, menghubungkannya dengan situasi saat ini baik yang sifatnya personal, sampai kepada tingkatan negara bahkan dunia.
Misalnya saat seorang book mates menceritakan sebuah buku yang berjudul “seribu wajah ayah,” para book mates yang lain menanggapi dengan menceritakan dinamika hubungan mereka dengan ayah mereka. Ada juga yang mengatakan bahwa setiap orang yang dibesarkan di lingkungan yang berbeda sehingga tidak semua orang memiliki hubungan yang dekat dengan ayah mereka seperti yang dalam buku “seribu wajah ayah.”
Setelah agenda wajib selesai, agenda dilanjutkan dengan aktivitas spesial. Dipimpin oleh Kak Tiara, book mates dibagi menjadi 2 kelompok dan akan menebak judul buku berdasarkan emoji. Pertandingan berlangsung sengit. Kelompok Cipung memimpin dengan 3 angka. Namun berhasil disusul oleh Kelompok Lock. Persaingan makin ketat, masing-masing tak mau kalah hingga pertandingan berakhir imbang dengan poin 8–8.
Sekian keseruan kegiatan reguler minggu ini. Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya karena “BETA MEMBACA MAKA BETA ADA.”
메타데이터
- post_id
- 44a76e35adf7
- slug
- reguler-kbp-buku-dan-dunia-book-mates-44a76e35adf7
- url
- https://medium.com/@kupangbookparty01/reguler-kbp-buku-dan-dunia-book-mates-44a76e35adf7
- canonical_url
- https://medium.com/@kupangbookparty01/reguler-kbp-buku-dan-dunia-book-mates-44a76e35adf7
- author_url
- https://medium.com/@kupangbookparty01
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-13 06:23:13