← Back to list

Mengenal Scanning Networks dengan Tools Nmap

Memindai Port atau jaringan apa saja yang ada dan terbuka menggunakan tools Nmap

Reyza Maulana Putra · 2025-12-01 05:59 · 0 claps · 5.5 min read
#port-scanning #nmap #nmap-scan #ethical-hacking #hacking
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🔒 · Cybersecurity

Mengenal Scanning Networks dengan Tools Nmap

Scanning networks, atau pemindaian jaringan, adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi perangkat aktif, layanan yang berjalan, atau port yang terbuka, serta kemungkinan kerentanan dalam sebuah jaringan komputer. Teknik ini dilakukan dengan cara mengirim paket data ke alamat IP spesifik di jaringan dan menganalisis respon yang diterima, dengan tujuan mengumpulkan informasi detail tentang tapologi jaringan, perangkat aktif, layanan, port terbuka, serta potensi celah keamanan.

Scanning networks merupakan tahap awal yang sangat penting dalam keamanan jaringan, administrasi sistem, maupun penetration testing (uji penetrasi).

Tujuan dan Manfaat Scanning Network

Scanning network memiliki berbagai tujuan penting dalam pengelolaan dan pengamanan jaringan komputer, beberapa diantaranya adalah:

  1. Mengidentifikasi perangkat/host aktif di jaringan
  2. Menemukan port yang terbuka atau tertutup (open/close)
  3. Mendeteksi layanan atau service yang berjalan di setiap host
  4. Mencari kerentanan (vulnerability) pada perangkat atau aplikasi
  5. Membuat inventarisasi perangkat jaringan
  6. Membantu administrasi dan pemeliharaan jaringan
  7. Langkah awal sebelum penetration testing

Jenis — Jenis Network Scanning

Berdasarkan Teknik

  1. Active Scanning: Mengirimkan paket ke target, lalu menganalisis respons (misal menggunakan ping, port scan).
  2. Passive Scanning: Mengamati lalu lintas data yang lewat tanpa mengirim paket khusus ke target, biasanya digunakan untuk monitoring dan stealth (tidak terdeteksi).

Berdasarkan Tujuan

  1. Host Discovery (Ping Sweep/Live Host Scanning): Menemukan perangkat mana saja yang aktif di jaringan, biasanya menggunakan ICMP Echo (ping).
  2. Port Scanning: Mengidentifikasi port (TCP/UDP) mana saja yang terbuka di suatu perangkat.
  3. Service Detection: Mengetahui layanan/software apa saja yang aktif di port terbuka.
  4. Operating System Detection: Mendeteksi sistem operasi yang digunakan perangkat di jaringan.
  5. Vulnerability Scanning: Mencari celah kerentanan berdasarkan service_version yang ditemukan dan membandingkan dengan database kerentanan.

Berdasarkan Protokol/Metode

  1. ICMP Scanning: Menggunakan protokol ICMP untuk mendeteksi host aktif.
  2. ARP Scanning: Untuk jaringan lokal, memetakan alamat IP dengan MAC address.
  3. SYN Scan (Half-open Scan): Mengirim SYN (bagian dari three-way handshake TCP) dan melihat respon, efektif untuk mendeteksi port terbuka tanpa full connect.
  4. Connect Scan: Melakukan koneksi penuh ke port target untuk melihat apakah port terbuka.
  5. UDP Scan: Mengirim paket UDP ke port target dan menganalisa responnya.

Proses / Alur Scanning Network

  1. Identifikasi Target: Menentukan IP address atau range yang akan discan.
  2. Pilih Jenis Scan: Memilih antara passive/active, port scan, vulnerability scan, dan sebagainya.
  3. Lakukan Scanning: Menggunakan tools tertentu untuk melakukan scanning.
  4. Analisa Hasil Scan: Informasi yang didapat dievaluasi untuk menentukan kerentanan yang ada, tingkat risiko, dan rekomendasi tindakan selanjutnya.
  5. Mitigasi: Berdasarkan hasil scan, lakukan perbaikan atau penutupan celah keamanan yang ditemukan.

Contoh Tools Scanning Network

Pada kasus Perusahaan, scanning bisa rutin dijalankan sebagai bagian dari audit keamanan atau persiapan penetration testing.

Peringatan ⚠️

Tulisan ini dibuat hanya untuk tujuan edukasi, riset, dan pembelajaran dalam bidang Cyber Security serta Ethical Hacking. Segala bentuk percobaan, teknik, atau simulasi yang dijelaskan wajib dilakukan di lingkungan yang aman (seperti lab pribadi, sistem virtual, atau jaringan uji coba) dan tidak boleh digunakan pada sistem orang lain tanpa izin resmi.

A. Instalasi Tools

Untuk melakukan percobaan scanning network, disini kita akan menggunakan tools nmap sebagai alat untuk melakukan pemindaian port dan layanan yang sedang digunakan target. Dengan tools ini juga kita dapat mengetahui apakah state dari target berstatus open, filtered, atau close.

  1. Untuk menginstall tools nmap, kita bisa memasukkan perintah berikut.

  1. Untuk memastikan tools berhasil terinstall dan dikenali oleh sistem, kita bisa periksa versi tools dengan menggunakan perintah berikut.

B. Proses Scanning

  1. Jika ingin memulai proses scanning dengan memakai IP target, kita bisa memakai perintah nslookup terlebih dahulu untuk mengetahuinya (opsional).

Atau kita bisa melakukan scanning dengan menggunakan alamat domain tujuan/target.

  1. Kemudian kita mulai proses scanning dengan memasukkan perintah seperti berikut, diikuti dengan domain atau IP target.

Penjelasan:

Dari output dan hasil scanning yang dilakukan, dapat terlihat bahwa server yang dijalankan oleh IP tersebut banyak menggunakan layanan komunikasi, seperti :

  • Web Server: port 80 (HTTP) dan 443 (HTTPS)
  • Email server lengkap: POP3, IMAP, SMTP dalam versi standar maupun terenkripsi.
  • VoIP server: terlihat dari port 5060 (SIP) dan 2000 (Cisco SCCP)

Port 53 terbuka menunjukkan server tersebut berfungsi sebagai DNS resolver.

  1. Kita bisa memindai port — port yang paling umum digunakan dengan menambahkan parameter seperti berikut.

Penjelasan:

Dengan menggunakan parameter –-top-ports=10, maka sistem Nmap akan memindai 10 port TCP yang paling umum digunakan berdasarkan basis data statistik Nmap (bukan berarti hanya port 1–10 secara berurutan).

Tujuannya adalah untuk:

  • Menghemat waktu scanning
  • Cepat mendeteksi layanan populer
  • Cocok untuk quick reconnaisance.

Jika diperhatikan hasil dari perintah tersebut pada kolom STATE (status), terdapat beberapa jenis state yang dapat muncul saat menggunakan Nmap.

  • Open: Port terbuka dan respon aktif diterima dari layanan yang berjalan di port tersebut.
  • Close: Port ada, tetapi tidak ada layanan yang aktif.
  • Filtered: Nmap tidak mendapatkan respon sama sekali. Kemungkinan penyebabnya karena paket diblokir oleh firewall atau filter jaringan.
  • Unfiltered: Ports merespons, tetapi Nmap tidak bisa menentukan apakah open atau closed.
  1. Untuk mengetahui alasan status tiap port berdasarkan respon jaringan, kita bisa memakai parameter –reason seperti berikut.

Parameter –-reason digunakan untuk menampilkan alasan teknis mengapa Nmap memberikan status (STATE) tertentu pada host atau port.

Penggunaan parameter reason bermanfaat untuk:

  • Meningkatkan transparansi hasil Nmap
  • Membantu debugging saat port tidak terbuka atau status tidak jelas
  • Penting dalam penetration testing dan analisis jaringan

C. Pengujian Port

Untuk menguji dan membuktikan bahwa tools Nmap berjalan dengan baik, kita bisa melakukan scanning network pada IP kita sendiri.

  1. Pertama, kita periksa IP yang kita pakai dengan menggunakan perintah ipconfig di command prompt.

  1. Setelah mendapatkan IP kita sendiri, kita coba lakukan scanning seperti perintah berikut.

Pada hasil output scanning, terlihat bahwa terdapat tiga port yang sedang terbuka, yaitu:

  • MSRPC (Microsoft Remote Procedure Call), yang digunakan untuk komunikasi layanan internal Windows.
  • NetBIOS-SSN, digunakan untuk file & printer sharing (legacy Windows)
  • Microsoft-DS, untuk sharing file dan printer modern.
  1. Kemudian, kita coba membuka laragon dan menghidupkan layanan Apache dan MySQL yang membutuhkan port 80 dan 3306 (lokalhost).

  1. Dan kita coba jalankan ulang perintah scanning untuk melihat kembali port yang sedang kita gunakan.

Penjelasan:

Dapat terlihat bahwa saat kita menjalankan server Apache dan MySQL, komputer sedang menjalankan web server dan database server. Pada hasil perintah, terdapat port baru yang terbuka dan dijalankan, yaitu:

  • Port 80 (HTTP), yang berarti Apache Web Server aktif.
  • Port 443 (HTTPS), Apache mengaktifkan protokkol HTTPS.
  • Port 3306 (MySQL), MySQL server aktif dan siap menerima koneksi database.
  1. Dan jika kita pakai parameter -sV pada Nmap, maka akan dilakukan pendeteksian versi layanan yang berjalan pada port yang terbuka.

Dapat dilihat bahwa versi layanan Apache yang terdapat pada output sama dengan versi yang kita pakai di laragon (Versi 2.4.54).


메타데이터
post_id
4500aade4ec9
slug
mengenal-scanning-networks-dengan-tools-nmap-4500aade4ec9
url
https://medium.com/@Reeyy/mengenal-scanning-networks-dengan-tools-nmap-4500aade4ec9
canonical_url
https://medium.com/@Reeyy/mengenal-scanning-networks-dengan-tools-nmap-4500aade4ec9
author_url
https://medium.com/@Reeyy
status
ok
fetched_at
2026-07-15 14:54:28