← Back to list

“Mama, Ayah, Anakmu Hampir Selesai.”

Terima kasih sudah mendoakanku selama tiga puluh satu hari penuh.

Harlow. · 2026-06-02 18:51 · 102 claps · 1.6 min read
#thesis-defense #sastra-inggris #syukur
Open on Medium ↗

“Mama, Ayah, Anakmu Hampir Selesai.”

Terima kasih sudah mendoakanku selama tiga puluh satu hari penuh.

Surviving Thesis Defense — Dok. Pribadi

Surviving Thesis Defense — Dok. Pribadi

Aku duduk di situ, seperti seonggok jantung pisang yang membusuk sebab mama lupa menyiraminya dengan segayung rempah. Sementara jantungku terasa seperti melorot ke perut, otakku ribut seperti nyamuk yang lalu-lalang tepat satu senti dekat telinga. Jika kemarin aku merasa seperti tikus kedinginan yang lupa jalan pulang, hari ini aku seperti itu — jantung pisang.

Selain karena ia menguncup layaknya nyaliku yang terdengar hanya sebesar mencit, jantung pisang sebetulnya bukan buah. Ia adalah kembang. Ketika kuncupnya mengembang, seperti aku yang perlahan membuka pintu dan melihat kawan-kawan datang, kelegaan menyinari kepala.

Aku ini kembang, yang perlahan akan bertumbuh menjadi satu tandan pisang yang lezat — atau sepet , aku tak tahu . Satu tandan yang kiranya, meskipun sepet, masih bisa dipergunakan. Selain membuang payungnya, di mana aku akan bertumbuh dewasa sendirian, aku juga akan bertengger pada batang yang diberi nama “mimpi-mimpi.”

Mama dan ayah tahu aku akan melewati ini dengan susah payah sebab tak ada satu hal yang mudah bagi hidup pertama si jantung pisang. Maka, mereka sibuk menyerahkan diri kepada Sang Ibu Dunia. Merapalkan 50 doa Salam pada Ibu setiap malam, dan menyebut namaku di salah satu paragrafnya.

Lantas, walau aku masih berbentuk jantung pisang hingga malam ini, mama dan ayah tak kecewa. Mereka tersenyum, dan aku pun ikut bahagia. Tak hanya mama dan ayah, rupanya aku membuat mereka , para jantung pisang yang lain, pun merasa bangga.

Terima kasih sudah menyebut namaku dalam setiap langkah dan doa. Terima kasih pula untuk kembang, roti, cokelat, buku, bantal, jepit, serenceng susu sereal, dan sebuah kelapa muda besar yang dititipkan padaku.

Walau aku masih serupa jantung pisang, paling tidak aku hanya butuh satu bulan ke depan untuk menjadi pisang lezat nan enak dilahap. Terlebih dari itu semua, terima kasih mama dan ayah sebab mendoakanku 31 hari penuh, menyebut namaku di setiap momen-momen kebanggaan, dan tak lupa membayar uang kuliah tunggal hingga akhir.

Tulisan pendek ini adalah aroma dari rasa syukurku yang mendalam. Terutama sebab aku telah berhasil melalui masa yang begitu menegangkan. Terima kasih banyak untuk semua orang yang memegang pundak dan punggungku untuk bertahan. Tak lupa, terima kasih kepada diri sendiri, sebab apa pun yang kulalui, dirikulah yang patut dibanggakan.


메타데이터
post_id
4729929afbed
slug
mama-ayah-anakmu-hampir-selesai-4729929afbed
url
https://medium.com/@harloween/mama-ayah-anakmu-hampir-selesai-4729929afbed
canonical_url
https://medium.com/@harloween/mama-ayah-anakmu-hampir-selesai-4729929afbed
author_url
https://medium.com/@harloween
status
ok
fetched_at
2026-06-26 03:39:16