CINTA tapi MATI

image by: tuna asmara
CINTA tapi MATI
Memang harus diakui bahwa ketika seseorang telah merasa nyaman akan kepada suatu hal, maka rasa nyaman tersebut tidak bisa dilepaskan begitu saja.
Rasa nyaman tersebut terkadang membuat kebanyakan orang gagal memahami batasan, bahkan tidak sedikit yang berujung pada fanatisme buta.
Rasa nyaman terhadap seseorang, nyaman kepada organisasi, nyaman kepada barang, nyaman kepada kegiatan, dan masih banyak lagi.
Adapun yang paling sering kita jumpai di sekitar kita yaitu nyaman kepada organisasi, kenyamanan itu tidak memandang generasi, tidak memandang gender, tidak memandang status, siapapun pasti akan merasakannya.
Nyaman kepada organisasi dalam konteks ini sebut saja perguruan (pencak silat) bela diri. Sehingga tidak sedikit dari mereka yang terjebak fanatisme buta, bahkan sampai merugikan dirinya sendiri dan orang sekitar.
Tidak ada yang menyalahkan soal rasa nyaman tersebut, yang disayangkan justru perilaku yang merugikan orang sekitar.
Bahkan yang tidak mereka sadari, kecintaan mereka terhadap organisasi sering dimanfaatkan oleh mereka-mereka yang berlawanan untuk mencari untung.
Mereka yang berlawanan itu sebut saja politikus, jika dilihat secara spesifik seperti aparat, pebisnis, bahkan yang lebih parah lagi pejabat (pengurus) organisasi yang mereka cintai.
Munafik rasanya jika para manajer organisasi tersebut tidak mencari untung, bahkan sampai tega “membunuh” saudara mereka sendiri yang satu organisasi.
Dalam hal ini yang patut menerima hukuman justru mereka yang memiliki jabatan di organisasi, bukan berarti membenarkan tindakan kriminal yang terjadi di jalanan yang menyangkut perguruan silat.
Sebab mereka yang terlibat “aksi jalanan” justru dijadikan alat politik, agar para pejabat organisasi mendapat “jatah preman” mereka masing-masing.
Tidak peduli kalian berasal dari perguruan mana, jika kalian sadar dan peduli dengan budaya ini, kita bisa bergerak bersama menjadi satu warna untuk membersihkan “preman-preman” yang hanya peduli urusan dapur mereka sendiri.
Cinta itu boleh, bangga itu pasti, sayang itu harus, tetapi akan lebih baik jika rasa nyaman itu dibekali atau diimbangi dengan wawasan yang mencukupi, sehingga tidak ada penyesalan kedepannya dan jangan sampai mengakibatkan cinta tapi mati.
메타데이터
- post_id
- 472ecd47f408
- slug
- cinta-tapi-mati-472ecd47f408
- url
- https://medium.com/@pureanatema/cinta-tapi-mati-472ecd47f408
- canonical_url
- https://medium.com/@pureanatema/cinta-tapi-mati-472ecd47f408
- author_url
- https://medium.com/@pureanatema
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-11 11:04:43