← Back to list

Apapun Itu, Saya Selalu Benar dan Anda Salah

Keterampilan nalar Anda menjadi kacau ketika dihadapkan pada permasalahan-permasalahan yang menyinggung hierarki nilai tertinggi Anda…

Royhan Al Fawwaz · 2024-05-03 15:11 · 17 claps · 1.7 min read
#keterampilan #berfikir #self-improvement #mental-health #hierarki
Open on Medium ↗
Wiki topics: PSY · Mental Health & Psychiatry PSY · Psychology 🚀 · Self Improvement

Apapun Itu, Saya Selalu Benar dan Anda Salah

Keterampilan nalar Anda menjadi kacau ketika dihadapkan pada permasalahan-permasalahan yang menyinggung hierarki nilai tertinggi Anda. Setiap kita memiliki hierarki nilai masing-masing. Bagaikan rak buku Anda, Anda akan meletakkan buku-buku populer dan favorit Anda di rak teratas agar mudah digapai dan meletakkan buku-buku pelajaran Anda di paling bawah.

Kepentingan tertinggi Anda akan Anda prioritaskan dan utamakan. Bahkan Anda akan mencurahkan segala tenaga dan waktu Anda untuk memenuhinya. Membuat Anda mabuk berat dengannya. Dan ketika orang lain menyinggung atau mengkritik, emosi Anda tak terkendali dan berujung kehilangan nalar Anda.

Anda akan banyak mendapati seseorang yang fanatik dengan suatu hal, yang mana ketika Anda menyinggung atau mengkritik hal tersebut, emosinya meletup. Lalu menuliskan ketersinggungannya di Twitter seperti ini, “orang yang tidak suka K-Pop hidupnya pasti norak dan keras kepala”.

Sumber: https://www.freepik.com (two people argue)

Sumber: https://www.freepik.com (two people argue)

Yup, nalarnya kacau. Itu karena hierarki nilai tertingginya terusik. Dan tanpa pikir panjang dia akan menghakimi Anda sebagai orang yang norak dan keras kepala. Demi apa? Demi membela nilai yang dianutnya. Nalarnya kacau, bahkan mungkin bisa lebih parah, “saya akan mendedikasikan hidup saya hanya untuknya”.

Kita akan sangat kesulitan berdebat dengan orang seperti ini. Statementnya tidak ilmiah. “Guru saya mengatakan seperti ini! Barang siapa membangkang atau menolak, maka dia telah tersesat”.

Hierarki nilai yang kita anut akan selalu melekat, secara temporer atau mungkin permanen.


Lalu bagaimana hierarki nilai terbentuk?

Ketika menjumpai beragam pengalaman di dunia ini, pengalaman-pengalaman indah dan penting akan diletakkan di rak paling atas. Dan meletakkan pengalaman-pengalaman buruk di rak paling bawah.

Maka tak heran emosi mereka meledak ketika Anda menyinggung nilai yang mereka anut. Apa yang Anda singgung adalah pengalaman-pengalaman indah mereka. Anda tidak akan pernah bisa membujuk mereka untuk sepakat dengan perkataan Anda. Selamanya, sampai mereka menjumpai pengalaman-pengalaman indah yang selaras dengan perkataan Anda.

Dan kelak ketika hierarki nilai mereka berubah, nilai-nilai yang dulu mereka anut tak lagi menarik bagi mereka. Dan menyadari betapa tidak logisnya diri mereka dan terheran-heran ketika dulu kekeh memperjuangkan nilai-nilai tersebut.

Jadi, ketika Anda memiliki nilai-nilai baru, nilai yang lama tak ada lagi faedah di dalamnya. Dan menyadari bahwa Anda kehilangan keterampilan bernalar Anda ketika bersentuhan dengan nilai tertinggi Anda. Karena pengalaman-pengalaman Anda sangatlah mahal. Anda tak ingin merugi. Lalu, ketika sudah merasa terbayarkan (menyadari bahwa hal itu tidak menarik karena menemukan nilai baru yang lebih mahal) Anda akan sadar. Dan merasa malu atas apa yang Anda perbuat di masa lalu Anda.


메타데이터
post_id
47d4698cdec9
slug
apapun-itu-saya-selalu-benar-dan-anda-salah-47d4698cdec9
url
https://medium.com/@royhanalfawwaz/apapun-itu-saya-selalu-benar-dan-anda-salah-47d4698cdec9
canonical_url
https://medium.com/@royhanalfawwaz/apapun-itu-saya-selalu-benar-dan-anda-salah-47d4698cdec9
author_url
https://medium.com/@royhanalfawwaz
status
ok
fetched_at
2026-08-16 00:54:39