← Back to list

Jam 3 Pagi

Kemungkinan sambil menangis, aku terbangun. Merenungi nasib. Ke mana usia muda ini akan kubawa setelah perkuliahan usai? Ketika ilmu yang…

Amor Fati · 2025-06-08 21:11 · 0 claps · 1.2 min read
#jiwa #hati #gelisah #jam-3-pagi #belajar
Open on Medium ↗

Jam 3 Pagi

https://id.pinterest.com/pin/5840674511232897/

https://id.pinterest.com/pin/5840674511232897/

Kemungkinan sambil menangis, aku terbangun. Merenungi nasib. Ke mana usia muda ini akan kubawa setelah perkuliahan usai? Ketika ilmu yang kumiliki terasa belum cukup untuk bertahan menghadapi kerasnya pukulan dunia, ke mana harus kuarahkan kapal hidup ini — kapal yang dulu terasa megah, namun kini tampak kembali usang?

Tangisan seolah menjadi latar setiap langkah yang ingin kuambil. Aku bertanya dalam diam: apakah benar bahwa dalam setiap usaha untuk menghasilkan karya, luka-luka harus menjadi bagian dari prosesnya? Bukankah seharusnya tawa dan keceriaan yang mengiringi setiap langkah dalam berkarya?

Cukupkah waktu dan tenaga yang telah kuusahakan hingga saat ini? Begitu sulit rasanya untuk meraih secercah harapan dari usaha yang terasa sudah begitu keras, namun belum juga menampakkan hasil. Mungkinkah pertolongan Tuhan memang lambat datangnya?

Jam tiga pagi. Waktu di mana kesunyian terasa paling dalam. Waktu yang sering kugunakan untuk termenung, memikirkan masa depan yang tak kunjung terlihat jelas. Doa-doa yang kupanjatkan, usaha-usaha yang kulakukan — semuanya telah kuupayakan. Tapi momentum yang kuharapkan belum juga datang. Aku bertanya dalam hati: apakah masih ada jalan untukku? Atau mungkinkah memang ada sebagian orang yang ditakdirkan untuk terus berusaha, sekeras apapun, namun tak pernah melihat hasilnya?

Pencarian jawaban yang tak kunjung berakhir ini, semoga suatu hari mampu membangkitkan aku kembali dan menemukan arah yang jelas.

Namaku Dimas Prayoga. Semoga teman-teman memaklumi tulisanku yang mungkin terasa usang dan tak terarah. Aku hanya seorang pembelajar. Mungkin usahaku dan kemampuanku masih jauh tertinggal dibandingkan dengan teman-temanku. Tapi aku ingin tetap berusaha. Aku ingin terus berjuang, meski hanya dengan kemampuan yang kumiliki. Karena inilah aku.

Terima kasih telah membacaku — aku, yang terbangun di jam 3 pagi. ♡


메타데이터
post_id
47dd98af54e2
slug
jam-3-pagi-47dd98af54e2
url
https://medium.com/@xxvlraps/jam-3-pagi-47dd98af54e2
canonical_url
https://medium.com/@xxvlraps/jam-3-pagi-47dd98af54e2
author_url
https://medium.com/@xxvlraps
status
ok
fetched_at
2026-07-19 13:22:43