← Back to list

Analisis Efektivitas dan Relevansi Fitur Aplikasi Volt-Tracker Dalam Menjawab Kebutuhan User Untuk…

Dibuat oleh:

Audrey Handojo · 2025-06-20 10:25 · 0 claps · 1.3 min read
#smart-electricity #app-prototype #save-energy #electricitybilling #electricity-monitoring
Open on Medium ↗
Wiki topics: UX · UI/UX Design

Analisis Efektivitas dan Relevansi Fitur Aplikasi Volt-Tracker Dalam Menjawab Kebutuhan User Untuk Memantau Penggunaan Energi Listrik Serta Mengurangi Kebiasaan Pemborosan Listrik

Dibuat oleh:

Helena Patricia Audrey Handojo — 2702263655

Program Studi Desain Komunikasi Visual

BINUS University Semarang

Berikut ini adalah sebuah perancangan desain aplikasi mobile Volt-Tracker yang dikerjakan sebagai bagian dari tugas mata kuliah Digital Creative Thinking, Universitas Bina Nusantara.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Helena Patricia Audrey Handojo, Egy Putra Nanda, dan Joy Adia Mahanaim.

Seluruh proses ideasi, pemilihan metode kreatif, serta pengembangan prototipe dilakukan oleh tim sebagai bentuk latihan berpikir kreatif dan pemecahan masalah berbasis desain.

Referensi dan sumber daya eksternal yang digunakan telah dicantumkan dalam daftar pustaka.

Proyek ini bersifat edukatif dan tidak ditujukan untuk tujuan komersial.

Energi listrik merupakan sebuah kebutuhan mendasar dalam kehidupan manusia di era modern yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan teknologi (Andini, 2012). Di Indonesia sendiri, konsumsi energi listrik mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana sebagian besar peningkatan tersebut disebabkan karena adanya kelalaian pengguna seperti lupa mematikan perangkat listrik ketika sudah tidak digunakan lagi, hal ini biasanya dikenal dengan perilaku pemborosan listrik. Berdasarkan laporan B2TKE-BPPT, konsumsi energi terbesar di bangunan komersial berasal dari pengkondisi udara, lampu, dan stop kontak (Purba, 2020). Pada tahun 2023, konsumsi listrik per kapita mencapai 1.337 kWh, naik 13,98% dari tahun sebelumnya, dan diperkirakan terus meningkat hingga mencapai sekitar 16.000 TWh per tahun pada 2030 (Radhiah, 2022).

Faktor utama pemborosan listrik adalah perilaku manusia yang tidak efisien, seperti mengisi daya berlebihan atau lupa mematikan alat elektronik. Pemborosan ini berdampak pada meningkatnya emisi gas rumah kaca dan pemanasan global, yang memicu berbagai dampak lingkungan seperti naiknya permukaan laut dan perubahan cuaca ekstrem (Rosalina & Akhmad, 2021). Jika tidak dikendalikan, pemborosan ini berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan yang lebih parah di masa depan.

Masalah ini berkaitan erat dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Affordable and Clean Energy serta Climate Action. Pemborosan energi menghambat pencapaian tujuan tersebut karena memperburuk ketergantungan pada energi fosil dan mempercepat kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak dan efisien guna menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.


메타데이터
post_id
49093832da08
slug
analisis-efektivitas-dan-relevansi-fitur-aplikasi-volt-tracker-dalam-menjawab-kebutuhan-user-untuk-49093832da08
url
https://medium.com/@audreyhandojo01/analisis-efektivitas-dan-relevansi-fitur-aplikasi-volt-tracker-dalam-menjawab-kebutuhan-user-untuk-49093832da08
canonical_url
https://medium.com/@audreyhandojo01/analisis-efektivitas-dan-relevansi-fitur-aplikasi-volt-tracker-dalam-menjawab-kebutuhan-user-untuk-49093832da08
author_url
https://medium.com/@audreyhandojo01
status
ok
fetched_at
2026-09-02 17:11:31