Pertunjukan Barongsai yang Agak Berbeda
Dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia, biasanya ada banyak pertunjukan barongsai yang ditampilkan secara terbuka di area…
Pertunjukan Barongsai yang Agak Berbeda

Ilustrasi: barongsai/dokpri
Dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia, biasanya ada banyak pertunjukan barongsai yang ditampilkan secara terbuka di area publik. Saya sendiri sudah beberapa kali menyaksikannya secara langsung di mal-mal besar di Jakarta, saat kebetulan saya sedang berbelanja atau makan di sana.
Bagi saya pertunjukan barongsai adalah pertunjukan yang unik dan menarik. Baik dari segi kostum barongsainya yang memiliki warna yang sangat kuat dan cerah dengan banyak detail, maupun dari sisi atraksinya yang menampilkan gerakan-gerakan lincah dan dinamis dengan ketrampilan khusus pemainnya, yang sering membuat wujud tiruan singa besar itu terlihat hidup dan kadang juga lucu.
Itu semua yang membuat saya selalu tertarik untuk menontonnya setiap kali ada kesempatan.
Barongsai yang menyambangi apartemen
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang baru lalu, tiba-tiba saya melihat ada sebuah flyer dari pihak manajemen apartemen tempat tinggal saya yang memberitahukan bahwa akan ada sebuah pertunjukan barongsai yang diadakan di apartemen untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Mereka mengundang para penghuni apartemen dan juga umum untuk menyaksikannya.
Wah, menarik nih! Biasanya saya hanya bisa menontonnya di mal besar tapi kali ini si barongsainya sendiri yang datang berkunjung ke apartemen.
Baru kali ini pihak apartemen mengadakan pertunjukan barongsai. Jadi, saya tidak mau melewatkan kesempatan ini. Berharap bisa melihatnya dengan lebih dekat dan jelas.
Pertunjukan barongsai yang agak berbeda
Awalnya saya berpikir pertunjukan ini akan sama seperti yang saya lihat di mal-mal sebelumnya. Di mana satu kelompok barongsai berjalan berkeliling dengan iringan musik dan dilanjutkan dengan atraksi menari dan melompat yang menyerupai aktraksi sirkus itu.
Ternyata kali ini berbeda. Seperti yang tertera pada flyer dan spanduk pengumuman di apartemen, kali ini akan ada juga pertunjukan budaya dan maskot dewa uang. Sebelumnya saya tidak mengerti pertunjukan budaya apa yang dimaksud.
Acara yang diadakan bertepatan dengan Hari Valentine, tanggal 14 Februari 2026 itu, didahului dengan datangnya rombongan barongsai dengan iringan musik ke area pelataran lobi apartemen yang menjadi ‘panggung’ acara. Sebelumnya rombongan barongsai sudah berkeliling lebih dulu di sekitar halaman apartemen.
Pertunjukan tidak langsung menampilkan atraksi barongsai seperti pada umumnya, melainkan dibuka dengan pertunjukan sebuah tradisi Cina, yakni tradisi dalam memulai bisnis baru.
Pembawa acara yang sepertinya juga merupakan pemimpin rombongan barongsai menjelaskan urut-urutan dalam tradisi yang dilaksanakan saat orang Tioghoa hendak memulai bisnis baru. Beberapa staf apartemen memerankan sebagai pihak yang hendak memulai bisnis baru, dan apartemen adalah produk bisnisnya.
Berikut adalah urut-urutan tradisi yang ditampilkan dalam pertunjukan tersebut:
- Seorang staf apartemen wanita dengan gaun berwarna merah keluar dari bagian dalam lobi dengan membawa baki berbentuk bulat berisi sebuah nanas utuh dan buah-buah jeruk dengan hiasan potongan daun selada hijau mengelilinginya. Dan menyerahkannya kepada 2 orang pemain barongsai.

Foto: staf apartemen memberikan baki berisi buah-buahan/dokpri
-
Pemain barongsai itu kemudian menata baki beserta isinya di pelataran lobi sedemikian rupa sehingga membuat buah-buah jeruk itu berada pada satu garis lurus dengan jarak yang kurang lebih sama di antaranya. Dan baki berisi nanas dan beberapa jeruk ditempatkan tepat di posisi tengah garis.
-
Setelah selesai menata, kedua barongsai berwarna merah dan kuning itu mulai beratraksi diiringi musik. Mengoyang-goyangkan tubuhnya, melompat, dan berdiri. Mereka kemudian memandangi buah-buahan yang sudah ditata sebelumnya, mengendus-endusnya, lalu terlihat seakan melahap buah-buah jeruk tersebut.

Foto: Kedua barongsai memandangi buah-buahan/dokpri
- Setelah bagian atraksi ini selesai, kedua barongsai bergerak mendekat ke pengunjung dan membiarkan pengunjung, khususnya anak-anak dapat menyentuhnya. Di kesempatan ini penonton yang mau, juga bisa memberikan angpao ke dalam mulut barongsai. Sementara maskot dewa uang dengan jubah berwarna merah dan kuning serta topinya yang besar berjalan berkeliling membagi-bagikan permen cokelat kepada anak-anak. Permen cokelat ini berbentuk bulat pipih dengan bungkus kertas berwarna emas. Menyerupai uang logam emas.

Foto: maskot dewa uang/dokpri
- Selanjutnya kedua barongsai bersama dengan maskot dewa uang berjalan menuju arah lobi sambil membawa baki yang sama yang sebelumnya diberikan kepada mereka dengan isi buah nanas utuh dan sisa sedikit jeruk. Di depan lobi, baki tersebut diserahkan kembali dan diterima oleh seorang staf apartemen laki-laki.

Foto: barongsai dan maskot dewa uang mengembalikan baki/dokpri
- Seluruh rombongan barongsai dengan iringan musik dan maskot dewa uang kemudian memasuki area dalam lobi. Di sana kedua barongsai lanjut melakukan atraksi dengan bergoyang, meliuk-liuk, dan melompat-lompat, dengan iringan musik yang keras dan meriah.

Foto: atraksi kedua barongsai di area dalam lobi/dokpri
- Keseluruhan atraksi selesai di situ. Penonton kemudian diizinkan untuk melakukan sesi foto bersama barongsai dan maskot dewa uang. Dan mendapatkan bingkisan masing-masing satu buah jeruk dan satu kue keranjang kecil yang dimasukkan ke dalam kantung kain berwarna merah menyala dengan hiasan sebuah simbol melingkar berwarna emas.

Foto: bingkisan jeruk dan kue keranjang/dokpri
Sebuah pertunjukan yang menarik karena kali ini bukan hanya atraksi barongsai seperti yang sudah-sudah saja yang ditampilkan, melainkan ada sebuah tradisi yang diselipkan di sana. Seperti sebuah cerita kecil di dalam pertunjukan barongsai.
Sesuatu yang baru pertama kalinya saya lihat.
Sebuah ide yang juga unik dan mengedukasi dengan cara yang menyenangkan karena membawa dan memperkenalkan sebuah tradisi langsung kepada masyarakat melalui momen perayaan Tahun Baru Imlek. Termasuk kepada anak-anak dan generasi muda sehingga mereka menyadari dan mengenal adanya keragaman budaya dan tradisi di Indonesia yang dimiliki oleh etnis yang hidup dan tinggal bersama-sama dengan mereka.
Selamat Tahun Baru Imlek 2577 bagi yang merayakannya!
메타데이터
- post_id
- 493f22dffd49
- slug
- pertunjukan-barongsai-yang-agak-berbeda-493f22dffd49
- url
- https://medium.com/@franciscacs13/pertunjukan-barongsai-yang-agak-berbeda-493f22dffd49
- canonical_url
- https://medium.com/@franciscacs13/pertunjukan-barongsai-yang-agak-berbeda-493f22dffd49
- author_url
- https://medium.com/@franciscacs13
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-18 00:10:23