← Back to list

Sajak Angin Savana

Fauzi Irawan · 2025-08-06 22:37 · 2 claps · 0.3 min read
#sastra-indonesia #pusing
Open on Medium ↗

Sajak Angin Savana

Dear penyihir mata, sudah kuukir namamu beserta duniamu pada gagang belati, yang baru kuambil dari luka di dada.

Berjalanlah seperti biasa. Menarilah di antara rumah duka. Tenang saja— tak akan ada yang mencela.

Karena pada akhirnya, mereka akan tersihir oleh siksa perih dan api indah di kedua bola matamu.

Atas dasar apa kau sanggup menciptakan genangan darah, meninggalkan tubuh yang nyaris tak bernama, seolah tak ada yang luka?

Sudah kusiapkan belati itu, menunggumu di depan gubukku— membaca mantra terakhirku dengan tujuan: tepat di antara matamu.


메타데이터
post_id
4c36d60644dc
slug
sajak-angin-savana-4c36d60644dc
url
https://medium.com/@ampaskehidupan/sajak-angin-savana-4c36d60644dc
canonical_url
https://medium.com/@ampaskehidupan/sajak-angin-savana-4c36d60644dc
author_url
https://medium.com/@ampaskehidupan
status
ok
fetched_at
2026-07-18 11:33:39