← Back to list

Sehari yang Bisa Mengubah Cara Pandangku tentang Hidup Sehat

Di tengah hiruk pikuk kota, aku menemukan cara hidup yang lebih pelan, dan ternyata, lebih bermakna.

Kendrick Filbert in Berbagi & Berdampak · 2026-06-15 21:01 · 164 claps · 3.4 min read
#berbagi-dan-berdampak #gaya-hidup #makanan-sehat #bahasa-indonesia #refleksi
Open on Medium ↗

Sehari yang Bisa Mengubah Cara Pandangku tentang Hidup Sehat

Di tengah hiruk pikuk kota, aku menemukan cara hidup yang lebih pelan, dan ternyata, lebih bermakna.

Booth di Lohas Weekend Market. Dokumentasi Pribadi

Booth di Lohas Weekend Market. Dokumentasi Pribadi

Beberapa waktu lalu, aku mengunjungi sebuah acara bernama LOHAS Weekend Market di PIK 2, Jakarta. Awalnya, ini terlihat seperti market biasa dimana ada makanan, pakaian, dan berbagai produk. Tapi ternyata, pengalaman di sana memberi aku perspektif baru tentang apa arti hidup sehat dan berkelanjutan.

🌱 Apa Itu LOHAS?

Sebelum masuk ke cerita, penting untuk memahami satu hal: LOHAS.

LOHAS adalah singkatan dari *Lifestyles of Health and Sustainability*, yaitu sebuah gaya hidup yang berfokus pada dua hal utama: kesehatan diri dan keberlanjutan lingkungan.

Konsep ini mengajak kita untuk lebih sadar dalam menjalani hidup, seperti:

  • Memilih makanan yang lebih sehat dan alami
  • Menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran
  • Mengurangi konsumsi berlebihan
  • Dan lebih peduli terhadap dampak pilihan kita terhadap lingkungan

LOHAS bukan tentang kesempurnaan. Ini tentang kesadaran kecil yang dilakukan secara konsisten.

🍛 Pengalaman Mencicipi Makanan Nabati yang “Berbeda”

Salah satu hal yang paling menarik perhatianku adalah pilihan makanan yang tersedia di **Neo Vege Kitchen**, yang juga menjadi lokasi diadakannya acara ini.

Aku mencoba nasi campur dengan lauk nabati yang terdiri dari berbagai sayur, serta ayam saus dan ikan versi vegan/vegetarian. Dari tampilan hingga rasa, cukup mengejutkan karena tetap terasa familiar, tapi lebih ringan di tubuh.

Nasi Campur Neo Vege. Dokumentasi Pribadi

Nasi Campur Neo Vege. Dokumentasi Pribadi

Selain itu, aku juga mencoba bak kut teh. Biasanya, hidangan ini identik dengan daging dan kuah herbal yang kuat. Namun di sini, semuanya diolah dari bahan nabati. Rasanya tetap hangat, gurih, dan nyaman, tanpa menggunakan produk hewani.

Bak kut teh. Dokumentasi pribadi

Bak kut teh. Dokumentasi pribadi

Pengalaman ini mengingatkanku bahwa makanan berbasis tumbuhan nggak harus terasa kurang, justru bisa tetap nikmat dan memuaskan.

🧃 Produk Alami dari Kampoeng Kasih: Kembali ke yang Sederhana

Di sana juga ada produk-produk dari Kampoeng Kasih, sebuah komunitas yang mengusung gaya hidup alami.

Produk yang ditawarkan cukup beragam, seperti:

  • Minuman fermentasi (kombucha) dengan berbagai rasa buah
  • Beras organik (putih, merah, hingga cokelat)
  • Serta beberapa olahan seperti saus dan bumbu nabati

Produk alami Kampoeng Kasih. Dokumentasi pribadi

Produk alami Kampoeng Kasih. Dokumentasi pribadi

Yang terasa berbeda adalah pendekatannya. Semua produk terlihat dibuat dengan prinsip kembali ke alam: tidak berlebihan, tidak terlalu banyak proses, dan lebih menghargai bahan dasar.

Ini membuatku sadar bahwa apa yang kita konsumsi sehari-hari sebenarnya bisa jauh lebih sederhana, tanpa kehilangan nilai atau manfaatnya.

🧘‍♂️ Somatic Awareness: Belajar Mendengarkan Tubuh

Salah satu workshop yang menarik bagiku adalah tentang somatic awareness.

Secara sederhana, ini adalah latihan untuk lebih menyadari kondisi tubuh kita: napas, ketegangan, hingga perasaan yang sering kita abaikan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering terlalu sibuk berpikir dan beraktivitas, sampai lupa untuk benar-benar “hadir” dalam tubuh kita sendiri.

Di titik ini, aku mulai melihat hubungan yang cukup dalam dengan gaya hidup vegan. Bahwa menjadi vegan bukan hanya soal makanan, tapi juga tentang kesadaran, terhadap tubuh, terhadap pilihan kita, dan terhadap makhluk hidup lain.

👕 Pakaian yang Lebih “Manusiawi”

Hal lain yang menarik adalah pilihan pakaian yang ditawarkan.

Sekumpulan baju yang dibuat sendiri. Dokumentasi pribadi

Sekumpulan baju yang dibuat sendiri. Dokumentasi pribadi

Banyak di antaranya bukan berasal dari industri fast fashion, melainkan:

  • Pakaian pre-loved (bekas layak pakai)
  • Atau produk handmade dengan bahan yang terasa alami

Nggak diproduksi secara massal, tapi dibuat dalam skala kecil dengan sentuhan personal.

Ini memberi perspektif baru bahwa berpakaian pun bisa menjadi bagian dari gaya hidup berkelanjutan. Kita nggak selalu harus membeli yang baru — kadang yang sudah ada justru lebih bermakna.

🎷 Musik yang Menenangkan, Menutup Hari dengan Sempurna

Menjelang malam, kami dihiburkan dengan pertunjukan saxophone live yang dimainkan dengan sangat lembut.

Musiknya nggak hanya menjadi hiburan, tapi juga seperti mengikat semua pengalaman hari itu — makanan, produk, aktivitas, menjadi satu kesatuan yang utuh.

Semuanya terasa pelan, nggak terburu-buru, dan penuh kesadaran.

🌿 Refleksi: Hidup Sehat Itu Ternyata Nggak Harus Sulit

Dari pengalaman ini, aku menyadari satu hal sederhana:

Gaya hidup sehat dan berkelanjutan nggak harus terasa berat.

Ia bisa hadir dalam bentuk:

  • Makanan yang lebih alami
  • Pilihan konsumsi yang lebih bijak
  • Aktivitas yang membuat kita lebih hadir
  • Dan kesadaran kecil yang dilakukan setiap hari

Dan mungkin, di situlah makna LOHAS yang sebenarnya.

Bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang kembali ke hal-hal sederhana yang lebih selaras dengan diri dan alam.


메타데이터
post_id
4d89f41b8d1c
slug
sehari-yang-bisa-mengubah-cara-pandangku-tentang-hidup-sehat-4d89f41b8d1c
url
https://medium.com/berbagi-berdampak/sehari-yang-bisa-mengubah-cara-pandangku-tentang-hidup-sehat-4d89f41b8d1c
canonical_url
https://medium.com/berbagi-berdampak/sehari-yang-bisa-mengubah-cara-pandangku-tentang-hidup-sehat-4d89f41b8d1c
author_url
https://medium.com/@kendrickf
status
ok
fetched_at
2026-09-04 16:23:12