← Back to list

Hoppers: Ketika Musuh Justru Menjadi Sekutu

Animasi sindiran keras soal Ego Politikus yang rapuh

Nurul Azza Faizah · 2026-03-20 06:57 · 23 claps · 3.0 min read
#animation #hopper #thenuthjob #villains #film
Open on Medium ↗
Wiki topics: ML · Machine Learning CUL · Culture & Media 🎬 · Film & Television

Hoppers: Ketika Musuh Justru Menjadi Sekutu

Animasi sindiran keras soal Ego Politikus yang rapuh

Poster animasi “Hoppers”

Poster animasi “Hoppers”

Film animasi yang diproduksi studio Pixar dan Disney baru-baru ini memiliki gebrakan tak biasa soal nasib villain yang berbeda dari film animasi sebelum-sebelumnya. Sekilas film Hoppers menceritakan tentang Mabel, remaja yang memindahkan kesadarannya ke dalam robot berang-berang untuk melindungi habitat hewan dari rencana jahat walikota. Nah, nasib walikota bernama Jerry itu beruntung. Karena nyawanya selamat dari amukan antar ketua dewan spesies yang ingin mempertahankan kekuasaan hewan tetap ada.

Jerry, walikota dalam animasi Hoppers

Jerry, walikota dalam animasi Hoppers

Soal Jerry sang walikota di film Hoppers untungnya punya “kesadaran” akan ambisinya soal proyek tata letak kotanya yang ternyata merusak habitat hewan asli di sana. Ini semua tak lepas dari usaha Mebel untuk menyadarkan walikota agar membatalkan proyeknya tanpa ada pertumpahan darah di antara kehidupan manusia dan hewan.

Sekilas, animasi Hoppers mengingatkan saya pada The Nut Job 2, khususnya dalam hal konflik yang melibatkan berbagai spesies yang berusaha mempertahankan habitat aslinya dari ambisi walikota yang ingin mengalihfungsikannya menjadi taman bermain.

Poster The Nut Job

Poster The Nut Job

Ambisi

Menilik dari dua film animasi tersebut, yaitu Hoppers dan The Nut Job 2, meskipun berasal dari studio yang berbeda, keduanya punya kemiripan dari sosok walikotanya yang jadi villain. Mereka sama-sama ambisius membangun proyek besar — di Hoppers ingin menata ulang kota, sementara di The Nut Job 2 ingin membangun taman bermain.

Perbedaan

Namun, perbedaan sangat terlihat dari bagaimana walikota mengambil tindakan. Di animasi Hoppers, walikota bernama Jerry itu dari awal dijelaskan sebagai sosok walikota yang rapi, tertata, ramah, penuh ambisi, bahkan mengurus ibunya yang lansia. Dia berharap proyek penataan kota ini bisa jadi “nilai jual” buat ikut pemilihan walikota berikutnya. Yah meskipun caranya sedikit nyentrik untuk mengusir hewan bukan melalui kekerasan fisik, melainkan pengusiran halus melalui speaker infrasonik.

Walikota di The Nut Job 2

Walikota di The Nut Job 2

Sedangkan di The Nut Job 2, walikota disini digambarkan cukup berantakan, suka minum, menyuruh orang seenaknya, bahkan untuk membangun taman bermain dia membangun ala kadarnya dengan safety yang kurang.

Ya dari awal niatnya juga sudah menyimpang, semua tata letak kota yang dia bangun harus ada dolar yang masuk dalam dompetnya. Sudah jelas spot taman habitat itu tidak menghasilkan apa-apa. Sehingga kedok taman bermain yang budgedless itu seharusnya mudah untuk dieksekusi. Dan anggaran yang tersisa itu jelas bisa dimainkan oleh walikota. Soal track record walikota tak usah disana selagi ada citra yang bagus dan pastinya uang, semua bisa terlaksana. Sehingga tidak perlu khawatir soal bagaimana dia mungkin bisa menang di pemilihan berikutnya.

Ego

Walikota di animasi Hoppers memang gagal total dalam projectnya. Di akhir film, mebel akhirnya berhasil meluluhkan hati walikota setelah dulunya gagal melalui aksi protesnya. Saat melihat kotanya mungkin hancur, walikota hanya berpikir masyarakatnya akan terkena bencana hebat karena konflik hewan dan keterlibatannya. Sehingga ketika tahu, berkat aksi hewan itu sendiri yang mengalirkan air sungai ke kota yang terbakar itu, akhirnya mereka semua selamat.

Dua mata yang saling bertatap antara Mebel dan Jerry sang walikota itu cukup bisa menjelaskan bahwasanya mereka sama-sama dewasa untuk tahu membedakan mana benar mana salah. Ego Jerry tak serapuh itu justru kegagalannya menjadi titik balik bahwa ada satu hal yang terlewat soal proyeknya. Yaitu habitat hewan yang seharusnya disana dan merusaknya adalah soal keegoisan manusia soal kuasa.

Sedangkan walikota di The Nut Job 2 memang tantrum. Soal kekalahnnya, juga tidak ada salahnya. Tidak ada yang menyadarkannya, selain dia sendiri. Mungkin baru bisa dia renungi setelah mendekam di sel. Tutup mata yang dilakukan dan bagaimana mengusir hewan itu dengan cara yang kejam (melalui alat berat) — dan dugaan korupsinya yang pasti mengalahkan dia di segala sisi.

Senang sekali bisa bercerita dan membandingkan karakter villain di dua film animasi itu. Seiring betapa muaknya kehidupan politik sana-sini. Agaknya, film animasi Hoppers justru menjadi sarkas paling brilian soal bagaimana seorang politisi mengambil tindakan.


메타데이터
post_id
4dcf0138efe4
slug
hoppers-ketika-musuh-justru-menjadi-sekutu-4dcf0138efe4
url
https://medium.com/@nurulazzafaizah03/hoppers-ketika-musuh-justru-menjadi-sekutu-4dcf0138efe4
canonical_url
https://medium.com/@nurulazzafaizah03/hoppers-ketika-musuh-justru-menjadi-sekutu-4dcf0138efe4
author_url
https://medium.com/@nurulazzafaizah03
status
ok
fetched_at
2026-07-11 20:55:18