Keluh-Kesah Mereka yang Lelah
Aku nggak merasa capek karena, ya… hidupku begini-begini saja. Emang boleh ya, hidup melempem gini aja udah capek?
Keluh-Kesah Mereka yang Lelah

Tulisan ini muncul hanya karena aku kesulitan menjelaskan ini
Aku nggak merasa capek karena, ya… hidupku begini-begini saja. Bagaimana bisa aku mengakui kalau hidupku terasa capek ketika kegiatanku ini-ini saja. Ya, tentu, aku juga bekerja sepertimu, tetapi tidak cukup untuk menyaingimu. Capekku seperti kucing yang bertahan hidup setelah ditelantarkan di tengah kota.
Kota itu dipenuhi hiruk-pikuk kebisingan, gedung-gedung yang akan mencakar langit jauh lebih baik daripadaku, dan para terlantar lain yang terpaksa menerimaku. Sekarang kami sudah bosan dan hanya bisa melihat lalu-lalang manusia kantoran yang menyeberangi wilayahku. Mereka semua begitu sibuk; berjalan atau bermotoran lalu-lalang, menggunakan kalung atau baju seragam seperti yang pernah kumiliki.
Warna pakaian mereka masih segar, berbeda dengan milikku yang sudah lusuh. Warna pink yang dulu dibanggakan oleh kampungku kini berubah menjadi cokelat lumpur. Tapi mau bagaimana lagi, tidak semua orang yang lewat berbaik hati untuk membagikan minum dari tong mewah mereka. Kami bertahan dengan minum air kubangan, air yang terdiam di tempat yang sama dan hanya bisa bergetar ke dalam dirinya sendiri. Itu kali pertama aku merasakan air yang begitu sedih, seperti melamun.
Aku belajar cara memungut lauk dari piring para pelanggan warung yang tidak habis; sepertinya sang pemilik warung juga santai denganku yang bersih-bersih. Aku selalu menggali tanah di taman-taman besar sebelum membuang air dan menutupnya secara sempurna. Aku pun sudah bisa lari menghindari preman-preman yang mengejarku pergi dari wilayah mereka. Ya, ya, pasti kakiku capek, tapi hanya sekadar badan saja. Bagaimana? Aku sudah jadi kucing jalanan yang hebat, bukan?
Makan, minum, buang air — semua ini bagian wajib dari hidup, bukan? Memangnya boleh, ya, capek dari melakukan ini? Baik dulu di rumah maupun sekarang di jalan, ini hanyalah keseharianku. Ikan dan nasi mengenyangkan perutku dan menenagai langkahku. Air, meski menyedihkan, mengurangi dahaga tenggorokanku. Lalu, semua yang sudah masuk dan tidak terpakai akan dibuang, entah kumuntahkan atau lewat jalur belakang. Tapi… di tengah semua ini, masih ada kelelahan yang menghantuiku.
Kelelahan itu selalu disertai keangkuhanku — lebih tepatnya harga diriku. Aku ingat, waktu ketika badanku sering kali diangkat, dielus, dan diendus-endus. Tentu, sebagai kucing sudah martabatku untuk mengamuk dan melepaskan diri dari dekapan hangat mereka. Tapi… tapi… kenapa aku begitu merindukan segala kehangatan itu? Apakah karena dinginnya angin kota? Aku malu mengakui kerinduanku kepada tangan yang pernah kucakar saat itu — rindu segala hal yang terjadi sebelum dan setelah tangan itu menyentuh dagu —
Maaf, aku melantur lagi seperti biasanya. Aku harap kamu paham perasaanku melalui… analogi kucing jalanan yang muncul dari antah berantah dan luar biasa panjang itu. Aku paham, kok, kelelahanmu. Kelelahan yang begitu menggantung hingga membuatmu menyambar diriku yang termenung, membungkuk di hutan pikiran.
Aku juga ingin mengeluh-kesah capek bersamamu, membangun kedekatan yang dilandasi keluh-kesah lelah. Aku juga ingin dunia mengangguk secara bersamaan untuk memvalidasi perasaan kita bersama. Tapi kenyataannya, aku hanya seperti kucing jalanan yang merasa melakukan gerak-gerik kesehariannya untuk hidup. Aku lelah semenjak berpindah dari atap dan lengan yang begitu hangat menaungi diri yang tak tahu berterima kasih ini. Kelelahan kita sempat bertemu, tapi hanya sejenak…
Jadi, kutanyakan lagi padamu, bolehkah diriku mendaku capek ketika aku hanya bertahan hidup dan tidak lebih?
메타데이터
- post_id
- 4df6ccb45c3e
- slug
- keluh-kesah-mereka-yang-lelah-4df6ccb45c3e
- url
- https://medium.com/@gemalintang/keluh-kesah-mereka-yang-lelah-4df6ccb45c3e
- canonical_url
- https://medium.com/@gemalintang/keluh-kesah-mereka-yang-lelah-4df6ccb45c3e
- author_url
- https://medium.com/@gemalintang
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-27 14:41:33