← Back to list

Usia 40, Mid-life Crisis dan Fotografi

Dalam dunia psikologi, usia 40 merupakan fase awal memasuki “Middle Adulthood” atau dapat dikatakan sebagai insan dewasa madya. Fase ini…

Ramdi · 2025-11-29 12:36 · 0 claps · 1.4 min read
#opinion #photography #life #turning-40
Open on Medium ↗
Wiki topics: 📷 · Photography

Usia 40, Mid-life Crisis dan Fotografi

Fotografi sebagai hobi di atas “forty”, sebagai salah satu bentuk relaksasi dan rekreasi (dok.pribadi)

Fotografi sebagai hobi di atas “forty”, sebagai salah satu bentuk relaksasi dan rekreasi (dok.pribadi)

Dalam dunia psikologi, usia 40 merupakan fase awal memasuki “Middle Adulthood” atau dapat dikatakan sebagai insan dewasa madya. Fase ini dianggap sebagai kematangan seseorang dalam pola pikir yang didasari atas pengalaman hidup. Namun secara bersamaan, kadang muncul kondisi psikologis umum disebut Midlife Crisis yang ditandai dengan mempertanyakan makna hidup, waktu berjalan lebih cepat, penyesalan dimasa lalu hingga keinginan kembali ke masa muda.

Fotografi adalah hobi yang menggabungkan unsur kreatifitas, imajinasi, hingga aktivitas fisik. Fotografi memberikan ruang untuk sejenak berhenti, lebih memperhatikan lingkungan sekitar, detail kecil, sehingga dapat memberikan relaksasi ditengah dunia yang serba cepat.

Dengan fotografi, seseorang dapat mengekspresikan emosi yang dirasakan diri dan jiwa dalam bentuk visual dan ini bisa melegakan emosional.

Fotografi Jalanan kadang memberi banyak kejutan, tanpa rencana, tanpa rekayasa, rekam apa yang kelihatan (dok. pribadi)

Fotografi Jalanan kadang memberi banyak kejutan, tanpa rencana, tanpa rekayasa, rekam apa yang kelihatan (dok. pribadi)

Kondisi fisik yang mulai menurun diusia madya, dapat dioptimalkan kembali lewat fotografi. Fotografi mendorong seseorang keluar rumah, bereksplorasi, hunting, bersosialisasi dengan lingkungam lebih dalam, untuk mendapatkan visual yang diingkan.

Fotografi dapat memberikan predikat selain aku adalah seorang karyawan, buruh, ayah atau suami saja. Menekuni fotografi memberikan identitas baru, “Aku seorang fotografer, aku memiliki karya”. Hal ini dapat membangun harga diri dan kebanggaan yang sehat.

Fotografi menjadi tujuan dan peluang baru yang dapat memberikan side income. Dari sana pun kita dapat berperan sebagai pengajar/ mentor fotografi.

Diusia madya, fotografi tak hanya sekadar hobi. Ia dapat menjadi salah satu alternatif terapi jiwa yang menenangkan sekaligus menyenangkan untuk sebagian kalangan.***


메타데이터
post_id
4e0eabd9be39
slug
usia-40-mid-life-crisis-dan-fotografi-4e0eabd9be39
url
https://medium.com/@ramdi20/usia-40-mid-life-crisis-dan-fotografi-4e0eabd9be39
canonical_url
https://medium.com/@ramdi20/usia-40-mid-life-crisis-dan-fotografi-4e0eabd9be39
author_url
https://medium.com/@ramdi20
status
ok
fetched_at
2026-07-14 18:22:41