← Back to list

Belajar Siklus Perekonomian Melalui Diorama Circlular Flow Diagram Tingkatkan Pemahaman Siswa Kelas…

Kota Batu — Tiga Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang melaksanakan kegiatan Asistensi Mengajar di MAN 2…

sheryn · 2026-05-30 12:09 · 0 claps · 2.8 min read
#sekolah #asistensi-mengajar #universitas-negeri-malang #ekonomi
Open on Medium ↗

Belajar Siklus Perekonomian Melalui Diorama Circlular Flow Diagram Tingkatkan Pemahaman Siswa Kelas 11 IPS MAN 2 Kota Batu

Mahasiswa AM UM bersama Guru Pamong Ekonomi MAN 2 Kota Batu

Mahasiswa AM UM bersama Guru Pamong Ekonomi MAN 2 Kota Batu

Kota Batu — Tiga Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang melaksanakan kegiatan Asistensi Mengajar di MAN 2 Kota Batu. Mereka memanfaatkan media diorama Circular Flow Diagram (diagram arus melingkar perekonomian) untuk membantu siswa memahami konsep siklus ekonomi secara lebih aktual dan visual.

Gessy, Adinda, dan Sheryn, mahasiswa pendidikan ekonomi yang sedang melaksanakan kegiatan Asistensi Mengajar dengan fokus mata pelajaran ekonomi, melihat fenomena yang selama ini dirasakan oleh guru ekonomi, yaitu kurangnya alat peraga yang dapat digunakan untuk menunjang pembelajaran ekonomi selain buku teks.

“Menurut saya, pelajaran ekonomi itu sulit untuk menciptakan suatu alat peraga. Para guru ekonomi terus berunding apa yang dapat mereka buat sebagai alat peraga atau media pembelajaran yang visual juga sensorik. Karena siswa-siswi jaman sekarang mudah bosan jika medianya hanya buku paket atau video.” Ujar Guru Ekonomi Man 2 Kota Batu sekaligus Guru Pamong ketiga mahasiswa tersebut.

Oleh karena itu, ketiga mahasiswa memutar otak mereka dan menemukan sebuah inovasi ide alat peraga ekonomi, berupa diorama Circular Flow Diagram.

Diorama Circular Flow Diagram/Siklus Ekonomi

Diorama Circular Flow Diagram/Siklus Ekonomi

Media pembelajaran ini dibuat dari bahan sederhana yang mudah ditemukan, seperti kertas karton, kardus, stik, lem, serta ornamen pendukung lainnya untuk mempresentasikan setiap pelaku ekonomi dalam Circular Flow Diagram. Pemilihan media diorama dilakukan karena dinilai mampu menyajikan konsep ekonomi yang abstrak menjadi lebih nyata, visual, dan mudah dipahami siswa.

Ketiga mahasiswa tersebut melakukan demontrasi pertama mereka di Kelas 11 IPS, pada Senin (18/5/2026). Kelas ini dipilih karena siswa-siswi kelas 11 IPS sudah mempelajari materi ekonomi konsep siklus perekonomian (circular flow diagram), pelaku ekonomi, pasar input-output, serta hubungan antarsektor ekonomi.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai siklus perekonomian dua hingga empat sektor oleh Gessy, Adinda, dan Sheryn, selaku mahasiswa AM yang ditugaskan untuk mengajar di kelas tersebut. Materi ini melibatkan pelaku ekonomi seperti rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, pemerintah, serta masyarakat luar negeri. Dalam penyampaian materi, tentunya mahasiswa menggunakan media diorama berbentuk tiga dimensi yang menjadi bintang utama pada kegiatan ini. Diorama ini, menggambarkan aliran barang, jasa, faktor produksi, uang, subsidi, hingga pajak secara sistematis.

Gessy menjelaskan bahwa penggunaan diorama dipilih sebagai bentuk inovasi pembelajaran agar siswa tidak hanya memahami materi melalui teori dalam buku teks, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Inovasi ini dibentuk agar siswa-siswi juga tidak bosan dengan pembelajaran ekonomi yang seringnya hanya memakai buku teks saja.

“Konsep siklus perekonomi sering kali dianggap sulit oleh siswa-siswi sebab banyaknya hubungan antarpelaku ekonomi yang terjadi, dan harus merek pahami, terlebih lagi media pembelajaran mereka hanya sebatas buku teks atau video. Alat peraga ini dibuat agar siswa-siswi dapat melihat langsung arah aliran ekonomi sehingga pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami,” ujarnya.

Setelah sesi pemaparan selesai, mahasiswa tentunya membuka diskusi kecil bersama mahasiswa sampai mereka dinilai sudah memahami materinya. Kegiatan dilanjutkan dengan metode pembelajaran kolaboratif (collaborative learning). Mahasiswa membagi siswa-siswi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri atas 5–6 orang. Setiap kelompok kemudian diberi kesempatan untuk berdiskusi dan memahami kembali materi sebelum diminta maju ke depan untuk mempresentasikan ulang konsep siklus perekonomian menggunakan diorama circular flow diagram.

Kelompok siswa-siswi mempresentasikan ulang Diorama Circular Flow Diagram

Kelompok siswa-siswi mempresentasikan ulang Diorama Circular Flow Diagram

Metode peer-teaching (pembelajaran antarteman), siswa yang telah memahami materi diberi kesempatan untuk menjelaskan kembali kepada audiens yang merupakan teman-temannya yan bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sekaligus melatih kemampuan komunikasi, berpikir kritis, kerja sama tim, dan kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat.

Melalui kegiatan ini, proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi oleh pengajar atau mahasiswa AM (teacher-centered learning), tetapi juga mendorong keterlibatan aktif siswa (student-centered learning) sehingga siswa-siswi dapat membangun pemahaman secara mandiri melalui pengalaman langsung.

— sheryn.


메타데이터
post_id
4e28e2279eb4
slug
belajar-siklus-perekonomian-melalui-diorama-circlular-flow-diagram-tingkatkan-pemahaman-siswa-kelas-4e28e2279eb4
url
https://medium.com/@evithaasherynn/belajar-siklus-perekonomian-melalui-diorama-circlular-flow-diagram-tingkatkan-pemahaman-siswa-kelas-4e28e2279eb4
canonical_url
https://medium.com/@evithaasherynn/belajar-siklus-perekonomian-melalui-diorama-circlular-flow-diagram-tingkatkan-pemahaman-siswa-kelas-4e28e2279eb4
author_url
https://medium.com/@evithaasherynn
status
ok
fetched_at
2026-06-24 11:06:28