Pelan-pelan
Perempuan itu.. kenapa aktif sekali ya?
Pelan-pelan, ya.
Perempuan itu.. kenapa aktif sekali ya?
Awal saya berkenalan dengan dia, saya sudah merasa lelah, saya susah sekali ngeimbangin energi yang dia berikan. Dia ceria, berisik, suaranya nyaring sekali, dia.. berbanding terbalik banget sama saya.
Dia itu saya kenal dari semester satu, sifat pertemanan yang saya jalanin sama dia itu pasang surut, entahlah kenapa kaya gitu.
Kita banyak sekali perbedaan, saking banyaknya saya sering kali lost energy kalau sama dia haha, tapi kita juga banyak kesamaan, kesamaannya mah yang tau tau aja deh HEHEHE.
Kenal sama dia lebih lama, buat saya bisa tau beberapa sifat yang jarang ditunjukin di muka umum,
Aurellia yang cengeng.
Aurellia yang overthinking.
Aurellia yang selalu memaafkan.
Dan Aurellia yang selalu takut untuk marah.
Dia selalu takut untuk menyalurkan apa yang dia rasa, dia selalu merasa bahwa ‘damai’ adalah salah satu cara untuk hidup tenang. Padahal kehidupan tanpa penyaluran perasaan gak ada bedanya kaya sayur tanpa garam, hambar, dan tidak enak untuk dinikmati.
Saya selalu tanya, apa yang buat dia mikir diamnya itu ketenangan, di acuhin ia diem, di marahin ia diam, di salahin ia diam, dan dianggap gatau apa-apa juga ia diam. Letak ketenangannya dimana?
Sampai akhirnya ia bilang bahwa itu bentuk perlindungan diri atas rasa sakit, marah, dan kecewa yang sudah ia pupuk sejak dini. Saya tidak setuju, saya marah, bentuk perlindungin diri macam apa yang buat dirinya berserah diri seperti itu, huh?
Luka yang diberikan sama manusia di dalam hidupnya cukup buat ia banyak belajar, dan buat ia makin keras dengan dirinya. Kenapa penyaluran rasa sakitnya itu selalu merugikan diri sendiri ya? sebenernya, apa isi yang ada di kepala kecilnya itu, apa yang ia pikirkan.
Belajar untuk jujur sama diri sendiri memang sulit banget, belajar untuk menerima bahwa hidup kita seperti ini, itu PR yang gatau kelarnya sampai kapan.
Belajar dari kesalahan itu wajib, tapi jangan lupa juga belajar untuk menerima bahwa kita seperti ini, fall, get up, and enjoy the results.

Aurell dengan kisahnya
Sekarang, belajar untuk jujur sama diri sendiri ya, belajar bahwa gasemua hal harus sesuai keinginan dan kehendak kamu.
You don’t deserve to be treated like a shit Rel, gak ada satupun manusia yang berhak merlakuin diri kamu senyebelin ini, dan kamu juga gaberhak merlakuin manusia lainnya sama seperti itu, all humans deserve to be treated well.
Tarik napas, lalu yakinin diri sendiri kalau kamu sanggup, belajar untuk melindungi diri sendiri tanpa menyakiti orang lain, dan malah buat kamu makin jauh sama diri sendiri. Stay calm, don’t rush, you’ll definitely find your way out later.
Be happy ya Aurellia, i trust you, you can do it, pasti!
Anyway, selamat ya atas gelarnya, selamat bersenang-senang hehe.
See you, Love!
메타데이터
- post_id
- 4e5fc12f9369
- slug
- pelan-pelan-4e5fc12f9369
- url
- https://medium.com/@frylyasmin/pelan-pelan-4e5fc12f9369
- canonical_url
- https://medium.com/@frylyasmin/pelan-pelan-4e5fc12f9369
- author_url
- https://medium.com/@frylyasmin
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-24 06:21:58