← Back to list

Ingatan Bapak Somay

Tentang Somay dan sahabat terbaiknya, Peria (Pare)

Nadiasafiraaaaaaaaaaa · 2024-05-23 02:05 · 7 claps · 2.1 min read
#storytelling #writing #somay #jajan #self-improvement
Open on Medium ↗
Wiki topics: PSY · Psychology LIT · Literature & Writing 🚀 · Self Improvement

“Pak beli lima ribu yaa”

“Apa aja neng?”

“Somay, sama.. pare ada pak?”

“Ada”

“Somay sama pare aja pak, bumbu kacang sama kecap gausah pake saos”

“Pak beli sepuluh ribu yaa”

“Apa aja neng?”

“Somay, tahu putih, pare, kol, bumbu kacang aja pak”

“Pak beli enam ribu yaa”

“Apa ajaa?”

“Tahu putih, somay, kol”

“Ga pake pare?”

“Boleh”

Aktivitas berbelanja somay bukanlah suatu rutinitas. Sesekali, jajan jajanan selain somay sepertinya lebih asik. Mungkin seblak, roti bakar, es teh, nasi padang, nasi warteg, maktabak telor, maklor, cilor, cimol, cilok, cilung, bilung, saking banyaknya sampai linglung karena terlalu bingung, belum lagi deadline tugas yang menggunung. Tuhan.. Sungguh Kau MahaAgung.. Kau takkan membiarkan hamba-Mu luntang-lantung sebab bingung memilih jajan padahal tugas yang menggunung kan?..

Sudahlah, kembali saja pada somay.

Hari demi hari berlalu menerobos waktu tanpa kelu, melupakan segenap somay dan kawan-kawan. Beralih kepada jajanan lain, meski selalu melihat dia (somay) setiap akan jajan. Sesekali tertuju lagi padanya, sekian kali lagi dia teralihkan.

Suatu hari, di hari yang begitu jauh dari hari-hari yang lalu. Di hari yang kalau dihitung dari usia seorang bayi, barangkali bayi itu sekarang sudah lancar berbicara, sudah bisa lari-larian, bahkan mencetak gol di lapangan, manusia itu kembali ke berbelanja somay.

“Pak enam ribu yaa, somaynya aja. Pake bumbu, kecap aja”

“Somaynya aja?”

“Iya pak. Somaynya aja”

“Enam ribu? Somaynya aja?”

“Iyaa pak”

Agaknya kondisi yang ramai saat itu menjadi sebab si Bapak Somay bertanya berkali-kali. Tapi raut wajah sang Bapak Somay bukanlah seperti biasanya, terlihat bahwa Bapak Somay benar-benar membulatkan matanya, bertanya dengan tegas pun sedikit harap dan tanda tanya dalam kepala. Benar saja, Bapak Somay melanjutkan kalimatnya..

“Neng gamau pake pare? Gamau pake kol?”

Kalimat itu mungkin lumrah, tapi terasa aneh. Kalimat itu terdengar seperti sebuah memori singkat yang melekat. Kalimat itu terdengar hebat, sebab mampu menggugah pikiran yang sedang sekarat. Hati yang lemah pun kian menguat.

“Ooo boleh pak”

Percakapan itu terhenti di sana, tapi pikiran keheranan masih saja berteman. Bahkan sampai somay dan kawan-kawan sudah di lambung dengan aman. Lagi-lagi raut wajah Bapak Somay yang kegirangan rasanya cukup menarik untuk dijadikan bahan pikiran.

Makanannya sudah habis, pikirannya masih bertengkar sadis.

Makanannya sudah habis, pikirannya masih bertengkar sadis.

Umumnya, penduduk muka bumi akan berpikir bahwa pertanyaan Bapak Somay disebabkan oleh suasana ramai dan bising. Tapi kalau dipikir oleh manusia satu ini, pertanyaan tadi bukanlah pertanyaan untuk mencari sebuah jawaban. Melainkan pertanyaan yang hadir sebagai sebuah penegasan.

Pertanyaan yang dilontarkan berkali-kali untuk benar menerima jawaban yang pasti, atau juga sebagai pertanyaan sebagai bentuk tak terima bahwa kenyataan kemarin tak sama lagi dengan kenyataan hari ini. Manusia itu, melupakan pare dalam somaynya, pun dia melupakan kol serta jajarannya. Sedangkan Bapak Somay? Bapak Somay tetap ingat bahwa manusia itu suka untuk menjadikan pare sebagai sahabat terbaik somay untuk mengarungi bahtera bumbu kacang. Bapak Somay tetap ingat manusia itu tidak pernah mau membiarkan somay sendirian dalam lautan bumbu kacang, dan hal ini terjadi meski aktivitas berbelanja somay dan kawan-kawan bukanlah sebuah rutinitas manusia itu. Bapak Somay tetap ingat.

Sederhana, tapi alangkah bahagianya bila orang lain yang jauh dari kita selalu mengingat hal-hal kecil sebagai bagian dari diri kita.


메타데이터
post_id
4e6efe8ee4b3
slug
ingatan-bapak-somay-4e6efe8ee4b3
url
https://medium.com/@nadiasafiraaaaaaaaaaa/ingatan-bapak-somay-4e6efe8ee4b3
canonical_url
https://medium.com/@nadiasafiraaaaaaaaaaa/ingatan-bapak-somay-4e6efe8ee4b3
author_url
https://medium.com/@nadiasafiraaaaaaaaaaa
status
ok
fetched_at
2026-06-27 23:56:40