← Back to list

Mengolah Rasa dalam Ruang Seni

Pameran Instalasi memasuki hari kedua pada Sabtu, 26 Maret 2022.

MANDAPA PERS · 2022-04-01 02:32 · 1 claps · 2.2 min read
#events #artikel #mandapa
Open on Medium ↗

Mengolah Rasa dalam Ruang Seni

Pameran Instalasi memasuki hari kedua pada Sabtu, 26 Maret 2022.

Pameran Instalasi merupakan pameran seni dengan berbagai tema yang digelar oleh kelas 12. Sebelum pameran hari kedua dibuka, siswa-siswi juga guru MAN 2 Kota Bogor melakukan senam bersama di lapangan upacara selama 30 menit. Di masa pandemi, tentu kebugaran tubuh menjadi bagian terpenting dalam setiap kegiatan.

Kegiatan senam pagi sebelum memulai pameran di hari kedua pada Sabtu, 26 Maret 2022

Kegiatan senam pagi sebelum memulai pameran di hari kedua pada Sabtu, 26 Maret 2022

Stan pertama dimulai dari ujung koridor, kelas 12 MIPA 1 yang mengambil tema “Hope”. Memasuki ruangan, pengunjung akan disuguhkan hasil karya seputar harapan dari berbagai perspektif. Tepat di tengah, terdapat pohon dengan ranting yang menggantung kertas harapan dan lukisan beberapa tangan yang memegang jaring. Maknanya dengan harapan yang disatukan, manusia bisa menggapai keinginannya.

Berlanjut ke kelas 12 MIPA 2 yang bisa dimasuki oleh pengunjung dengan jumlah ganjil, dari pintu masuk sudah tercium aroma dupa dan sesajen yang membuat pengunjung merinding. Diiringi musik tradisional dan penerangan yang terbatas, kelas ini menawarkan “Mitologi Nusantara” dengan boneka Jelangkung sebagai pagelaran utama. Tepat di seberang, pengunjung bisa berfoto dengan maneken berjubah putih dan berambut panjang dengan wajah kehitaman. Menuju lorong keluar juga digantung kaca buram dengan tulisan bertinta merah di dalamnya.

Karya 12 MIPA 2 bertema Jelangkung

Karya 12 MIPA 2 bertema Jelangkung

Masih bersuasana tegang, kelas 12 MIPA 3 menawarkan zombi, virus, dan era baru dalam satu tema “End Game”. Kelas ini dibagi menjadi 4 lorong. Di lorong pertama, pengunjung akan dikagetkan dengan kemunculan zombi yang diperankan oleh Ketrin Nurlita. Selanjutnya di lorong kedua, dijelaskan ketakutan dan virus yang menghantui masyarakat disertai tempelan penjelasan dari koran. Bahkan di antara lorong kedua dan ketiga tersedia video berdurasi 5 menit yang memaparkan detail peristiwa. Berikutnya di lorong ketiga, dipajang spanduk berisi pertentangan masyarakat pada pemerintah yang dianggap sebagai sumber kemunculan virus. Di lorong terakhir, lahirlah era baru yang ditandai dengan pembangunan kembali infrastruktur dan penataan kota.

Salah satu karya seni dari kelas 12 MIPA 3

Salah satu karya seni dari kelas 12 MIPA 3

Lain halnya dengan kelas MIPA, kelas 12 IPS 1 mengangkat tema “Anxiety” dalam pamerannya. Di dalam ruangan tersedia berbagai gambaran ketakutan, kemarahan, kesedihan, hingga kesepian yang sering dialami manusia dan benar adanya. Tentu masih banyak pameran dari kelas lain yang tidak kalah seru, menantang, juga menakjubkan. Meski bertempat di dalam ruangan, nyatanya tiap kelas bisa memunculkan ciri khas dari tema melalui dekorasi yang dipilih dan membuat pengunjung terhanyut.

Salah satu karya seni yang dipamerkan di kelas 12 IPS 1

Salah satu karya seni yang dipamerkan di kelas 12 IPS 1

Salah satu karya kelas 12 IPS 2

Salah satu karya kelas 12 IPS 2

Reporter: Shafina Alya

Fotografer: Tia Ruwaida Nur

Penulis: Fairuz Mawli Dyan


메타데이터
post_id
4ebe13b46ea2
slug
mengolah-rasa-dalam-ruang-seni-4ebe13b46ea2
url
https://medium.com/@mandapers_/mengolah-rasa-dalam-ruang-seni-4ebe13b46ea2
canonical_url
https://medium.com/@mandapers_/mengolah-rasa-dalam-ruang-seni-4ebe13b46ea2
author_url
https://medium.com/@mandapers_
status
ok
fetched_at
2026-08-11 15:34:11