malam
aku sering bertanya hal random padanya, seperti apakah sapu diam diam tak terima atas dirinya yang setiap hari harus berhadapan dengan debu…
malam
aku sering bertanya hal random padanya, seperti apakah sapu diam diam tak terima atas dirinya yang setiap hari harus berhadapan dengan debu dan kotoran, apakah kipas diatas tempatku tidur_ diam diam merasa lelah karena dua puluh empat jam berputar tanpa henti, apakah pintu merasakan sakit saat orang orang tak peduli membanting tubuhnya dengan keras, Anehnya dalam diam mereka menerima segala kedaan yang sudah ditakdirkan semesta untuknya.
Namun, di saat yang sama, barangkali itulah yang membuat manusia begitu indah. Karena meski berkali-kali kecewa pada takdirnya, ia tetap menanam harapan. Meski berkali-kali patah oleh keadaan, ia masih sanggup membayangkan esok yang lebih baik. Dan meski tak pernah benar-benar berdamai dengan seluruh yang terjadi, ia terus belajar menerima sedikit demi sedikit.
00:00_20062026
메타데이터
- post_id
- 4f44112e62d7
- slug
- malam-4f44112e62d7
- url
- https://medium.com/@nilalhusna/malam-4f44112e62d7
- canonical_url
- https://medium.com/@nilalhusna/malam-4f44112e62d7
- author_url
- https://medium.com/@nilalhusna
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-22 05:41:33