Tunjukkan Cintamu
Meninggalkan atau Ditinggalkan?
Tunjukkan Cintamu
Barangkali kehadiran tiada lagi bermakna — memilih menghilang tepat di kala raga enggan ingin kembali.

Runtuhan waktu kini berserakan di palung jiwa; desau hampa yang meresapi gema perpisahan di kala kehangatan baru saja mulai memudar.
Di bawah bumantara yang kian meredup, kehadiran ini hanyalah kisah sementara yang memiliki batas waktu — sebelum wisa dari hubungan yang membusuk sempat menguar, ada daksa yang memilih untuk meruang dalam senyap.
Sejatinya, akar dari segala keterasingan ini tertanam jauh di masa silam — pada rumah yang tak pernah mengenal asmaraloka. Barangkali, hampir separuh hayat dihabiskan dalam sanandika — dipaksa menjadi karang di tengah deburan ombak; menangguh bukan karena kehendak, melainkan karena keadaan tak menyisakan celah untuk meluruh.
Di pelantaran buana, raga ini tampak pias nan kaku — tak seorang pun mengetahui akan adanya anala yang terjaga meski tak pernah dibiarkan membakar keluar.
Suatu ketika, sebuah enigma meluruh dalam sekali pertemuan — menembus aksara, menguliti watak yang selama ini tersembunyi di balik atman: daksa ini tak pernah mudah terikat akan insan mana pun, seolah ada tembok yang dibangun begitu tinggi hingga mencumbui bumantara;
sebuah ranah yang membiarkan langkah mereka menapaki ambang, nan senantiasa mengekalkan bentang niskala bagi siapa pun yang ingin menjamah inti baluwarti itu.
Mungkin, buana akan terus bersenandung — meminta untuk:
“Tunjukkan Cintamu”
Namun bagi jiwa yang telah menjadi karang di palung hening, kesunyian niskala merupakan satu-satunya nirwana yang tersisa.
메타데이터
- post_id
- 501fa70a65dc
- slug
- tunjukkan-cintamu-501fa70a65dc
- url
- https://medium.com/@rrakhz/tunjukkan-cintamu-501fa70a65dc
- canonical_url
- https://medium.com/@rrakhz/tunjukkan-cintamu-501fa70a65dc
- author_url
- https://medium.com/@rrakhz
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-11 21:11:36