← Back to list

“Esensi dan Urgensi Menghargai Orang Lain “

Oleh: Rezza Hidayat Adiyani

Rezzahidayatadiyani · 2026-07-28 15:57 · 0 claps · 1.5 min read
#self-improvement #leraning #organization #itb #self
Open on Medium ↗
Wiki topics: PSY · Psychology 🚀 · Self Improvement 🛠️ · Crafts & DIY

“Esensi dan Urgensi Menghargai Orang Lain

Oleh: Rezza Hidayat Adiyani

Unsur: Berilium

Nah, ngobrolin soal kuliah dikampus rasanya gak lengkap kalau kita hanya fokus pada urusan akademik atau nugas lab. Perjalanan kita sekarang juga lagi diwarnai oleh hal-hal baru lewat ospek jurusan khusus nya di rangkaian MPAB ‘Laboratorium’ 2026 di HMK “AMISCA” ITB. Dari proses inilah, aku mulai sadar kalau melangkah masuk gerbang perhimpunan bakal ngenalin ke diri kita sendirian itu dengan hal-hal yang luas. Lalu didalam nya juga terdapat beberapa teman-teman baru dan juga Kating. Di sinilah rasa saling menghargai antar teman dan juga kakak tingkat.

kalau menurut ku menghargai orang lain itu setiap manusia itu memiliki porsi nya masing-masing dan beberapa keunikan tersendiri. Kalau merujuk pada artikel yang saya baca pada pandangan Hondi Panjaitan (2014) dalam kajiannya dia itu mengingatkan kita bahwa awalnya manusia diciptakan itu Setara dan punya nilai yang mulia dihadapan Tuhan maupun hukum. Jadi intinya bersikap menghargai orang lain tuh bukan berarti kita ingin diliat jadi seperti sok baik tetapi itu murni soal ketulusan kita buat menerima perbedaan tanpa harus buru-buru ngejudge orang lain.

Nah kalau kita bawa konteks nya ke ospek jurusan dan bayangan dinamika berhimpun di HMK “AMISCA” ITB kedepannya, rasa saling menghargai dan respect ini bakal jadi alat terkuat nya. Organisasi mahasiswa itu kan ibarat nya miniatur Masyarakat kecil, yang dimana proses belajar berdemokrasi, adu argumen secara sehat, sampai kerja bareng diuji setiap hari persis apa yang di sorot oleh Nasiti(2023) soal pentingnya dinamika organisasi. Selama menjalani rangkaian penugasan dan interaksi ini aja saya dan teman-teman di angkatan saya pasti udah sering Nemu perdebatan kecil pas diskusi kelompok, kepala pusing bareng, atau slek ringan gara-gara beda cara sudut pandang. Kalau dari awal kita enggak punya rasa saling menghargai, hal-hal sepele seperti itu nantinya kedepannya bakalan gampang banget untuk pecah dan ngerusak energi positif seangkatan.

Praktiknya nanti saat kita bener-bener masuk kedalam himpunan. Menghargai orang lain berarti kita belajar sabar dengerin temen ngomong sebelum buru-buru motong, menghargai hak setiap orang buat berpendapat berbeda-beda, dan yang paling penting itu adalah saat kita support dan tumbuh bareng bersama-sama. Kalau kultur saling menghargai dan respect ini udah mendarah daging dari kita jadi peserta MPAB, perhimpunan engga bakal jadi tempat yang bikin capek mental, intimidatif, dll. Sebaliknya nanti bakal jadi seperti serasa rumah kedua yang aman dan nyaman untuk semua orang.

PengalamanBermakna #LaboratoriumEkspedisi

Daftar Pustaka/Refrensi:

Panjaitan,H.(2014). Pentingnya menghargai orang lain

https://e-journal.uniflor.ac.id/index.php/JPM/article/view/2433


메타데이터
post_id
5191cf11c835
slug
esensi-dan-urgensi-menghargai-orang-lain-5191cf11c835
url
https://medium.com/@rezzahidayatadiyani/esensi-dan-urgensi-menghargai-orang-lain-5191cf11c835
canonical_url
https://medium.com/@rezzahidayatadiyani/esensi-dan-urgensi-menghargai-orang-lain-5191cf11c835
author_url
https://medium.com/@rezzahidayatadiyani
status
ok
fetched_at
2026-08-28 07:53:33