← Back to list

Kamar

Kamarku. Tempatku beristirahat saat aku lelah. Tempatku memejamkan mata dan menanti esok yang cerah. Tempatku melakukan hobiku. Tempatku…

Dinintus · 2025-06-23 11:01 · 0 claps · 1.8 min read
#curhat #curahanhati #kamar #ruang-sendiri
Open on Medium ↗
Wiki topics: CUL · Culture & Media 😂 · Humor & Satire

Kamar

Kamarku. Tempatku beristirahat saat aku lelah. Tempatku memejamkan mata dan menanti esok yang cerah. Tempatku melakukan hobiku. Tempatku menyimpan segalanya. Buku-buku kesukaanku, baju koleksiku yang lucu, dan perasaanku.

Aku sangat nyaman dengan kamarku. Aku mendekorasinya dengan sepenuh hati. Aku sudah lama menempati kamarku dan sangat mencintainya. Di sini, aku bebas menikmati waktuku sendirian. Selama ini aku menganggap kamar untuk tempatku menyendiri. Tempatku bersembunyi dan meredam kebisingan dalam kepala. Aku ingin tempat di mana hanya ada aku di sana. Aku perlu menjauh sebentar dari orang-orang. Aku butuh ruang bermain dengan diriku sendiri.

Aku pernah membayangkan saat nanti aku menikah dan meninggalkan kamarku, akan seperti apa kondisinya? Aku jadi ingin terus berada di sini. Di kamarku yang nyaman, sendirian. Tak bisakah aku di sini selamanya? Saat menikah nanti, aku akan tinggal bersama suamiku. Tidur di kamar dan ranjang yang sama. Astaga. Sangat sulit bagiku membayangkan berbagi kamar dengan seseorang. Apa aku bisa?

Aku pernah berbagi kamar dengan temanku semasa kuliah dan tidak berakhir baik. Dia baik. Sangat baik. Tapi aku tidak nyaman selalu bersamanya. Aku butuh sedikit jarak untuk kita. Aku terlalu terbebani saat bersama seseorang selama 24 jam setiap harinya. Jika hanya beberapa hari aku tidak masalah, tapi ini setiap hari selama dua tahun. Kita berada di kelas yang sama saat di kampus, bermain bersama, dan saat pulang, kita masih harus bersama saat di kamar. Aku tidak ada kesempatan untuk melamun mengobrol dengan diriku sendiri.

Saat kecil aku tidur berdua dengan kakakku dalam waktu cukup lama. Aku merasa nyaman selama itu. Oleh karena itu aku ingin mencoba sekamar dengan temanku. Ternyata hasilnya berbeda. Kakakku sangat dekat denganku. Sejak kecil kita bersama. Dia sangat tahu diriku. Bersamanya terasa nyaman senyaman dengan diriku sendiri. Sedangkan teman, sedekat apapun dia tetap orang asing. Ada banyak sisi diriku yang tidak diketahuinya. Mungkin akan butuh waktu yang sangat lama untuk dia bisa mengetahuinya karena aku tidak nyaman terlalu terbuka dengan orang lain. Aku bisa membuka diriku tapi secara perlahan.

Setelah aku pikir-pikir lagi aku bukannya takut meninggalkan kamarku, melainkan takut terlalu dekat dengan orang lain. Aku takut orang lain menganggapku aneh. Oleh karena itu, aku tidak bisa menjadi diriku sendiri. Aku takut untuk mencurahkan kesedihanku, takut membebani.

Jika suatu saat menikah, aku ingin menjadi sangat dekat dengan suamiku. Aku ingin berbagi semuanya dengan dia. Aku ingin dia melihat sisi anehku dan dia tidak mempermasalahkannya. Aku juga ingin dia berbagi semua hal tentangnya padaku dan aku melihat semua sisi dirinya. Tapi semakin dipikirkan aku semakin takut. Takut tidak sesuai dengan keinginanku dan berakhir kita tidak cocok. Apa aku bisa mewujudkannya?


메타데이터
post_id
51b424d7fe70
slug
kamar-51b424d7fe70
url
https://medium.com/@dinintus/kamar-51b424d7fe70
canonical_url
https://medium.com/@dinintus/kamar-51b424d7fe70
author_url
https://medium.com/@dinintus
status
ok
fetched_at
2026-07-19 08:06:33