Masakan Padang
Saya penasaran kenapa warung masakan Padang begitu menjamur di seluruh pelosok negeri.
Masakan Padang
Saya penasaran kenapa warung masakan Padang begitu menjamur di seluruh pelosok negeri.
Photo by Erlia Abdul Hak on Unsplash
Di setiap daerah mana pun yang saya lewati, selalu ada saja warung yang menjual masakan Padang. Dan saya juga baru tahu bahwa hanya orang non Sumatera Barat saja yang menyebutnya dengan masakan Padang.
Selebihnya, orang Sumatera Barat asli memiliki sebutannya sendiri. Saya pernah bertanya kepada salah satu orang asli provinsi ini dan ia menjawab jika di Sumatera Barat sendiri menyebutnya, ya, nasi campur biasa. Namun, dengan sebutan kosakata bahasa Minang tentunya.
Yang jadi pertanyaan saya, kenapa semuanya disebut dengan nasi Padang? Padahal, Provinsi Sumatera Barat dan suku Minangkabau sendiri bukan hanya merujuk kepada Kota Padang.
Rupanya, setelah saya kulik, ini semua ada kaitannya dengan sejarah kelam yang pernah terjadi di Sumatera Barat puluhan tahun silam. Seperti yang dilansir pada cnbcindonesia, itu ada kaitannya dengan sejarah Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).
Cerita bermula ketika Ahmad Husein mendeklarasikan pemerintahan tandingan bernama PRRI pada 15 Februari 1958 di Kota Padang. Deklarasi tersebut didasari oleh ketidakpuasan para pejabat militer dan sipil terhadap pemerintah pusat. Mereka menuntut otonomi daerah karena merasa pemerintah pusat cuek terhadap Sumatera Barat yang sudah berjasa bagi bangsa dan negara. cnbcindonesia
Melihat fenomena tersebut, pemerintah pusat menganggap bahwa tujuan dari gerakn PRRI adalah untuk dapat berpisah dari Indonesia. Hingga akhirnya, pemerintah pun mengirim pasukan militer ke Sumatera Barat.
Dampak dari peristiwa tersebut, membuat orang Minangkabau yang berada di perantauan terpaksa mengganti identitas mereka. Yang paling terlihat adalah pergantian nama etnik Minangkabau menjadi Padang.
Di sisi lain, untuk menyamarkan identitas, orang-orang Minangkabau ini juga mengganti nama-nama khas mereka menjadi nama yang berunsur Jawa. Dan uniknya lagi, beberapa diganti seperti nama-nama orang luar negeri.
Jika sebelumnya nama orang Minang kental dengan nuansa adat dan Islam seperti Sri Maharaja, maka setelah tahun 1960 tidak lagi demikian. Mereka mulai mengadopsi nama-nama Jawa, termasuk mengambil nama orang Barat dan daerah lain saat menuliskan identitas baru. cnbcindonesia
Alasan kenapa banyak masakan Padang dapat ditemukan di seluruh Indonesia, itu disebabkan karena terjadinya perpindahan besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau ke pulau lain akibat dampak dari peristiwa PRRI.
Orang Padang setelah [peristiwa] PRRI disuruh melapor, disuruh ini, dibilang orang kalah, dihina-hina, jadi tahanan di daerah sendiri. Akhirnya pada keluar mereka itu, kata Profesor Gusti Asnan, sejarawan Minangkabau di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. bbc.com
메타데이터
- post_id
- 563b1c8a11ed
- slug
- masakan-padang-563b1c8a11ed
- url
- https://medium.com/@ajhiehariyantoe/masakan-padang-563b1c8a11ed
- canonical_url
- https://medium.com/@ajhiehariyantoe/masakan-padang-563b1c8a11ed
- author_url
- https://medium.com/@ajhiehariyantoe
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-25 01:02:52