Pejuang yang Perlu Berhenti
2022
Pejuang yang Perlu Berhenti

Bu… Tak lagi kuat kaki ini ‘tuk melangkah Mungkin terlalu lelah ia menopang empunya Yang bersitegang menahan segenap kemestian
Dan jikalau denyut saja ada akhirnya Lantas mengapa tidak untuk perjuangan, Bu?
Izinkanlah aku melepaskan segalanya Terlalu sulit bagiku menyinari malam seorang diri Kala matahari enggan menganugerahkan cahanyanya Dan bulan tak sudi jadi wahananya, barang sebentar saja
Bu, bebaskanlah mimpi-mimpi ini Dari jerat gairahmu yang tak kenal ampun Biarkan gadis-gadis lain yang mewujudkannya
Kau tak mesti bersedih, juga berkecil hati Tak mesti pula lelah meyakinkanku untuk bertahan Aku jelas tahu semua kata yang keluar dari tuturmu kala itu Kau tujukan pada anganmu dan tidak padaku
Bu, entah itu aku atau kau Tak satu pun dari kita seorang pahlawan Kita hanyalah pejuan yang perlu berhenti
Percayalah, takdir tak akan terampas dan berlari Andai ia memang tercipta untukku
Dan petang terlalu cepat berlalu Harus seberapa terang lagi matahari Agar bisa kau lihat cacatnya hayatku?
Mau berapa mala harus dilalui Agar bisa kau sadari Tangis dan ringisku pada rembulan?
Hendak kali ke berapa musim berganti Agar bisa kau saksikan Jasadku yang mendingin?
Tak patut dipaksakan, Bu.
Tak usah diratapi Tak usah disingkirkan Tak usah tersiksakan Tak usahlah, Ibu
Karena di dalam deras runtuhnya mimpi Ada diriku, dan ada dirimu Yang sama-sama berputih mata
Lalu saat hujan datang bertamu Turuti saja harum yang menyertainya Agar bisa ia membawaku beralih
Dan biarkanlah gemburnya tanah hangatkan tubuhku Tanpa kau tangisi, pun kau sesali Akan tetap subur tanahku terkubur.
메타데이터
- post_id
- 566da7d815a1
- slug
- pejuang-yang-perlu-berhenti-566da7d815a1
- url
- https://medium.com/@sentimenster/pejuang-yang-perlu-berhenti-566da7d815a1
- canonical_url
- https://medium.com/@sentimenster/pejuang-yang-perlu-berhenti-566da7d815a1
- author_url
- https://medium.com/@sentimenster
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-11 22:16:18