PENCIPTA 58% ADALAH ORMAS
Sebagian besar pencoblos Prabowo Gibran dalam Pemilu adalah Ormas sehingga semua keputusan pemerintah akan selalu didukung oleh Ormas
PENCIPTA 58% ADALAH ORMAS

Source: kalimantan24.com
Kemenangan satu putaran pasnagan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden telah menjadi sejarah bangsa Indonesia satu tahun yang lalu. Beberapa kalangan menjadi saksi dan berkontribusi dalam pasangan yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju tersebut.
Hingga saat ini, tidak ada yang bisa memastikan siapa yang memilih Prabowo Gibran karena pemilu harus dilakukan dengan Langsung Umum BEbas Rahasia (LUBER) dan JUjuR dan aDIL (JURDIL). Bahkan, bila ada seorang laki — laki yang telah beristri memilih salah satu calon presiden, dia tidak akan bisa mengetahui dengan pasti pilihan politik istrinya secara langsung dan harus bertanya terlebih dahulu.
Namun, dalam beberapa hari terakhir muncul isu yang sedang ramai diperboncangkan, yaitu adanya Organisasi Masyarakat atau Ormas yang meminta uang THR kepada pengusaha di berbagai daerah. Bahkan, mereka yang melabeli diri mereka sebagai ormas juga menganggap diri mereka jagoan sehingga mereka lebih terlihat sebagai preman daripada anggota Ormas.
Masalah Ormas yang meresahkan warga dan pengusaha tersebut semakin keruh setelah diketahui di beberapa daerah mendukung Revisi Undang Undang (RUU) TNI yang oleh masyarakat sipil dianggap sebagai pengembalian dwifungsi TNI atau dwifungsi ABRI di zaman Orde Baru.
Disaat hampir seluruh lapisan masyarakat sipil seperti buruh dari seluruh lapisan kerja, mahasiswa dan para pekerja kreatif mengeluhkan keberadaan RUU TNI, anggota Ormas secara terang — terangan mendukung keberadaan RUU TNI sebagai salah satu cara memperkuat stabilitas nasional di tengah dinamika politik global, dan di beberapa sumber narasi dinamika politik global menjadi narasi yang seragam.
Pada dasarnya, tidak semua LSM dan Ormas mendukung Revisi Undang Undang TNI yang menjadi kekhawatiran masyarakat. Beberapa ormas besar di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama’ dan Muhammadiyah menjadi salah dua Ormas yang menolak adanya RUU TNI.
NU, memberikan pandangan yang jelas mengenai RUU TNI serta mendukung gerakan masyarakat sipil melalui situs NU Online beserta bagaimana kondisi factual demo dijalankan. Selain itu, beberapa universitas milik Muhammadiyah secara tegas menolak RUU TNI. Ketua umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir dengan tegas menolak RUU TNI dan mengatakan bahwa undang — undang tersebut menutup ruang dialog rakyat.
Ormas — ormas yang mendukung RUU TNI, sebagian besar adalah ormas — ormas yang memberikan keresahan dan ketidaknyamanan di masyarakat. Salah satu yang paling terlihat adalah banner banner dari Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) yang tegas mendukung RUU TNI di berbagai daerah dan hal tersebut mengganggu kenyamanan jalan dan kebersihan tempat umum dari kampanye dan agenda Politik tertentu. Bentukan ormas seperti GRIB dan sejenisnya, dicurigai sebagai organisasi yang diisi oleh para preman terlebih pendirinya adalah mantan preman Jakarta, Hercules. Bentukan ormas seperti GRIB, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan lain — lain inilah yang dimanfaatkan untuk memalak orang — orang kaya sekaligus meminta Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang hari raya Idul Fitri beberapa waktu lalu. Kecurigaan bahwa Ormas adalah sekumpulan preman terlihat dari penyelesaian konflik antar Ormas yang sering melakukan Tawuran karena konflik yang sepeele seperti pembuatan posko Ormas yang membuat ormas lain tidak berkenan.
Adanya GRIB dan berbagai Ormas lain, yang isinya adalah Preman yang sebagian besar merupakan pengangguran dimanfaatkan oleh pihak — pihak yang sedang mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memenangkannya dalam pemilu baik di tingkat tertentu. Mereka, hanya dengan bermodalkan KTP dan sejumlah uang akan memilih sang pemberi uang untuk menjadi pemimpin mereka karena mereka terjamin keselamatannya.
Dalam pemilu presiden 2024, diketahui bahwa Prabowo memenangkan 58% dan hal tersebut merupakan kemenangan telak Prabowo atas para pesaingnya. Meskipun banyak pendukung murni Prabowo — Gibran di Pemilu 2024, tidak dapat dipungkiri bahwa Organisasi Masyarakat memiliki peran besar dalam memenangkan Prabowo — Gibran sebagai presdien, terlebih setelah diketahui bahwa Prabowo adalah dewan pembina GRIB yang menjadi salah satu ormas yang mendukung dengan tegas RUU TNI.
Para ormas inilah yang seharusnya menjadi perhatian bagi masyarakat, tidak hanya sikapnya yang membuat investor mundur dari Indonesia, namun mempengaruhi dunia perpolitikan di Indonesia, setidaknya hingga saat ini. Pemerintah harus mulai memberikan kesempatan seluas — luasnya kepada generasi muda agar dapat memotong generasi tua yang kolot dan berisi para preman di Organisasi Masyarakat, seperti pemotongan generasi tua sepakbola yang berhasil dilakukan oleh Shin Tae — Yong di tim nasional Indonesia.
REFERENSI
https://komentar.id/pilihan/grib-jaya-sulawesi-utara-tegas-dukung-penerapan-uu-tni/
https://www.kalimantan24.com/2025/03/aksi-damai-grib-jaya-kabupaten-semarang.html
https://bpkpenabur.or.id/bekasi/smak-penabur-harapan-indah/berita/berita-lainnya/konflik-fpi-vs-gmbi
https://fokusberitanasional.com/gmbi-dukung-penuh-pengesahan-undang-undang-tni-oleh-dpr-ri/
https://spjnews.id/2025/03/27/gmbi-nganjuk-mendukung-pengesahan-uu-tni-wujud-bela-negara/
https://nu.or.id/nasional/aksi-tolak-ruu-tni-di-dpr-berlanjut-mulai-terjadi-kericuhan-bIPp2
메타데이터
- post_id
- 5697b38bc937
- slug
- pencipta-58-adalah-ormas-5697b38bc937
- url
- https://medium.com/@visnuassyafiq/pencipta-58-adalah-ormas-5697b38bc937
- canonical_url
- https://medium.com/@visnuassyafiq/pencipta-58-adalah-ormas-5697b38bc937
- author_url
- https://medium.com/@visnuassyafiq
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-20 10:50:46