← Back to list

When you can do nothing. Only listening the playlist, and then you’re crying.

Ada kerinduan yang tak kutahu kapan bisa terobati.

ruangrelung. · 2026-05-31 23:11 · 1 claps · 1.4 min read
Open on Medium ↗

When you can do nothing. Only listening the playlist, and then you’re crying.

Ada kerinduan yang tak kutahu kapan bisa terobati.

Menyebalkannya rindu ini perlahan melumat hari-hariku, oleh sebab diiringi ketidakpastian akan adanya pertemuan.

Masih adakah anganmu yang mengharapkan kita?

Right now, i wish you were here with me.

Disini, dimana pun itu. Selama ada kalian, aku mau. Aku tidak bisa memerangi rindu ini sendirian. Setiap kali lagunya menggema, setiap kali potongan lirik itu mampir di telinga, ada sebuah lubang dalam hatiku yang menganga, besar, dan hanya kalian yang mampu mengisi, tak tergantikan.

I can feel your heart inside of mine, i feel it.

Tidakkah rindu menghantui hari-harimu, tidakkah aku hadir di setiap melodi yang kau mainkan, di sela aroma kopi yang kau racik, di hembusan angin yang menyapa perjalananmu.

Apakah masih ada kita di setiap langkah barumu?

Everthing i need i get from you.

Tentang tawa yang begitu pandai mengasuh kita di lantai dua. Tentang cerita yang bersuara di ruang tamu. Tentang kejahilan yang tak pernah selesai di wastafel dapur. Tentang obrolan absurd yang menggema di kolom chat. Tentang sticker aneh yang mengisi sela percakapan.

I missing half of me, when we’re apart.

Aku rindu menyaksikan film kesukaan kita yang tak pernah bosan diputar ulang. Aku rindu campuran mie instan yang kita masak. Aku rindu sebotol susu yang dibagikan dalam satu gelas. Aku rindu pada suapan-suapan di depan kolam ikan. Aku rindu pada hujan yang merekam bahagia kita di balkon. Aku rindu membereskan kasur yang kacau balau setelah kita sibuk berhimpitan.

I miss everything we do, i’m half a heart without you.

Ada yang hilang saat kita tak lagi disana.

Seperti puisi yang kehilangan bahasanya, seperti novel yang kehilangan ceritanya, seperti laut yang kehilangan garamnya, seperti hutan yang kehilangan aroma lumutnya, seperti bunga yang kehilangan nektarnya, seperti burung yang kehilangan kicaunya, entahlah. Hanya hilang. It’s like the ‘snap’ and then gone.

But it’s not the end i’ll see your face again.

Aku harap begitu.


메타데이터
post_id
56cbb4efe9cb
slug
when-you-can-do-nothing-only-listening-the-playlist-and-then-youre-crying-56cbb4efe9cb
url
https://medium.com/@ikokq01/when-you-can-do-nothing-only-listening-the-playlist-and-then-youre-crying-56cbb4efe9cb
canonical_url
https://medium.com/@ikokq01/when-you-can-do-nothing-only-listening-the-playlist-and-then-youre-crying-56cbb4efe9cb
author_url
https://medium.com/@ikokq01
status
ok
fetched_at
2026-06-20 20:29:01