print(“Hello World!”);
// My First Serving on Medium
print(“Hello World!”);
// My First Serving on Medium
Hi! Nice to meet you — walaupun sebenarnya kita tidak bertemu langsung tapi tetap senang berkenalan denganmu^^
Appetizer: Nama lahirku artinya harapan
Ibuku pernah bilang namaku artinya harapan yang disertai dengan rasa manis dan berharga. Tidak heran orangtuaku cukup protektif, bahkan saat usiaku sudah memasuki kepala dua ini. Kadang aku mendamba akan kebebasan, iri rasanya melihat orang-orang seusiaku dapat bermalam hingga larut di kota tetangga, bahkan ke negeri seberang sendirian. Ah tapi ya sudahlah, tidak ada habisnya jika aku terus melihat ke rumput tetangga yang terlihat lebih hijau.
Mendalami makna nama lahirku sendiri, aku suka berharap, bahkan pada hal yang agak konyol. Saat di taman kanak-kanak, aku suka berharap suatu hari sekolahku akan dihujani permen yang aku sukai dan seluruh warga sekolah dapat menikmatinya bersama — mungkin kalau sekarang, aku pasti akan memikirkan bagaimana cara membersihkannya; tidak penting, tetapi sepertinya harus aku katakan di sini — serta membagikan sebagiannya ke sekolah terdekat. Saat pendidikan dasar, aku suka berharap suatu hari sekolah kami dihujani uang sehingga dapat membantu sebagian siswa yang membutuhkannya — sepertinya akan banyak disalahgunakan, sehingga tidak mengherankan jika hal itu tidak jadi kenyataan. Akan tetapi, dewasa ini aku hanya berharap semoga kehidupanku dipenuhi hal-hal manis, seperti arti namaku, dan menjadi inspirasi bagi siapa pun yang singgah sejenak dalam lembar ceritaku.
Namun, bagaimana mungkin kita mampu memaknai manisnya kehidupan, jika lidah jiwa tak pernah singgah pada getir, masam, maupun asin dari rasa-rasa yang lain?
Entree: Menulis?
Lucunya, aku sempat menulis draft novel untuk serial anak-anak saat aku masih belasan tahun. Mungkin karena aku terlalu sering menulis laporan saintifik — aku cukup bangga dengan laporan saintifik sekolah menengahku saat itu — dan hasil pengujian laboraturium, draft itu bahkan terlihat seperti berita kronologis dibanding novel. Seperti baknya hasil pengamatan, aku terlalu rinci menjelaskan apa yang terjadi dibanding mengajak para pembacanya untuk ikut menikmati dunia di dalam draft tersebut. Kalau diingat-ingat agak lucu, apalagi draft-nya masih berupa cetak fisik, bagaimana ya perasaan tukang cetaknya saat mencetak naskahku? Mungkin ia menahan banyak opini masukan melihat usiaku yang masih belia dan turut mengantisipasi draft-ku yang telah dicetak itu agar segera dikirim ke penerbit.
Dewasa ini, aku kembali berkunjung dalam dunia karya tulis: buku, puisi, artikel, apapun itu. Mungkin untuk mengisi hampa? Mungkin untuk bertamu ke dalam kepala orang lain? Atau bahkan mungkin untuk bertamasya ke alam fana? Tidak ada yang tahu pasti. Akan tetapi ada satu hal yang pasti, setiap kunjungan tersebut memiliki suasana rona yang berbeda satu sama lain.
Melalui akun Medium ini, aku mendokumentasikan isi kepalaku dan berharap siapapun yang singgah mendapat jamuan yang hangat dalam kunjungan pertamanya di sini. Tidak ada jadwal jamuan rutin, seperti baknya pasar kaget — karena spontan (Uhuy!) — yang tidak memiliki ketetapan pasti dan rombongnya pun berbeda.
Sebab, meskipun tulisan ini telah kehilangan rumah raganya di kepalaku, setidaknya pernah datang seorang tamu baik yang berkenan singgah, lalu menghadiahkan tempat sementara bagi isi kepalaku yang lama hidup tanpa tempat pasti.
Dessert: Closing
Sayang sekali setiap kunjungan memiliki akhir, sama seperti kehidupan di mana kita semua hanya bersinggah sementara untuk perjalanan yang lebih panjang. Namun, semoga tiap langkah dalam pengembaraan itu selalu bermakna, serta tak lupa membawa kembali buah tangan yang beraneka rupa.
Di sini, aku senantiasa menunggu kunjungan kembali dan tidak sabar untuk bercerita kembali dengan para tamu baik — bahkan kepada mereka yang barangkali tak demikian; siapa yang tahu? — yang telah menyempatkan waktunya menemani isi pikiranku, yang mungkin telah lama kehilangan raganya di dalam kepalaku.
메타데이터
- post_id
- 57c87cfe2e20
- slug
- print-hello-world-57c87cfe2e20
- url
- https://medium.com/@forget-tea-not/print-hello-world-57c87cfe2e20
- canonical_url
- https://medium.com/@forget-tea-not/print-hello-world-57c87cfe2e20
- author_url
- https://medium.com/@forget-tea-not
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-23 03:48:11