← Back to list

Gaung Reformasi dari Gerbang POLDA Jawa Tengah: Seruan Aksi Mimbar Bebas di Semarang

Artikel (Reino Avansatria)

LPM OPTIMUS · 2026-03-18 16:36 · 0 claps · 2.1 min read
#aksi-kamisan #hak-asasi-manusia #news
Open on Medium ↗

Gaung Reformasi dari Gerbang POLDA Jawa Tengah:

Seruan Aksi Mimbar Bebas di Semarang

Suasana aksi massa mahasiswa di depan Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (26 Maret 2026)  (Foto: Reino Avansatria/LPM Optimus)

Suasana aksi massa mahasiswa di depan Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (26 Maret 2026) (Foto: Reino Avansatria/LPM Optimus)

Sore itu, halaman depan Kepolisian Daerah Jawa Tengah menjelma panggung untuk suara mahasiswa menumpahkan keresahan yang selama ini menyesakkan dada mereka. Seruan reformasi menggema, memantul pada pagar besi dan tembok institusi yang selama ini dianggap terlalu sunyi. Digagas oleh Aliansi Semarang Raya (SERA), aksi itu lahir dari kegelisahan panjang sebuah janji reformasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia yang tak kunjung terealisasikan.

Fikho Abhipraya, pengurus BEM FISIP UNDIP, saat berorasi dalam aksi di depan Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (26/2/2026)  (Foto: Reino Avansatria/LPM Optimus)

Fikho Abhipraya, pengurus BEM FISIP UNDIP, saat berorasi dalam aksi di depan Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (26/2/2026) (Foto: Reino Avansatria/LPM Optimus)

Fikho Abhipraya Nusantara Malik, salah satu pengurus BEM FISIP UNDIP, memandang reformasi yang dituntut mahasiswa bukan sekadar kosmetik institusional tapi reformasi yang substantif atau mendasar. “Reformasi Polri yang total tentu saja ketika Polri ini berbenah secara struktural dan sistemik,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pembenahan itu harus menyentuh fondasi internal lembaga. “Karena Polri memang harus membenahi lagi dari sistem pendidikan, sistem rekrutmen, serta sistem pengajaran yang ada di dalam Polri itu sendiri.”

Kevin Kurnia, Ketua BEM Politeknik Negeri Semarang, saat diwawancarai di tengah massa aksi di depan Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (26/2/2026) (Foto: Reino Avansatria/LPM Optimus)

Kevin Kurnia, Ketua BEM Politeknik Negeri Semarang, saat diwawancarai di tengah massa aksi di depan Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (26/2/2026) (Foto: Reino Avansatria/LPM Optimus)

Di tengah lingkaran massa yang berkumpul, Kevin Kurnia Priambodo, Koordinator Lapangan SERA sekaligus Ketua BEM Politeknik Negeri Semarang, mengingatkan bahwa seruan reformasi muncul dari akumulasi berbagai peristiwa. “Karena kita melihat sendiri reformasi Polri telah diusungkan pasca kejadian Agustus kemarin dan terhitung sampai hari ini tanggal 26 Februari 2026, kita tidak menemukan bentuk progres, improvisasi, perkembangan, atau evaluasi diri dari polisi,” ujarnya. Ia juga menyinggung kasus kekerasan yang memantik kemarahan public, “Dan yang ketiga, ini yang paling gong, polisi memakai helm, bahkan polisi Brimob ya, sebuah korps satuan yang tugasnya untuk memberantas teroris, malah membunuh seorang pelajar yang sama sekali tidak ada ancamannya bagi siapa pun.”

Massa aksi menggelar salat gaib usai rangkaian orasi dalam demonstrasi di depan Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (26/2/2026) (Foto: Reino Avansatria/LPM Optimus)

Massa aksi menggelar salat gaib usai rangkaian orasi dalam demonstrasi di depan Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (26/2/2026) (Foto: Reino Avansatria/LPM Optimus)

Setelah rangkaian orasi, suasana yang semula riuh perlahan berubah khidmat. Massa merapat, barisan dirapikan. Di bawah langit yang mulai redup, mahasiswa menggelar salat gaib untuk para korban kekerasan aparat. Doa dilangitkan, sebuah jeda sunyi di tengah derasnya kritik. Rangkaian aksi kemudian berlanjut dengan mimbar bebas. Beberapa mahasiswa bergantian maju menumpahkan kecemasan mereka tentang rasa takut pada aparat, tentang hukum yang terasa timpang, dan tentang harapan agar reformasi tidak berhenti sebagai slogan saja. Di sisi lain, aparat dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah hanya berjaga di sekitar lokasi aksi. Tidak ada tanggapan resmi untuk tuntutan yang dibawa oleh massa aksi.

credit:

  • Tim lapangan: Reino Avansatria, Ferdhinand Bomanara, Asharivy Aulia , Maulida Aisyah, Salma Aprilia
  • Penulis: Reino Avansatria
  • Copy Editor: Fifi Mafawiza

메타데이터
post_id
5aacefad3a0f
slug
gaung-reformasi-dari-gerbang-polda-jawa-tengah-seruan-aksi-mimbar-bebas-di-semarang-5aacefad3a0f
url
https://medium.com/@lpmoptimus_usm/gaung-reformasi-dari-gerbang-polda-jawa-tengah-seruan-aksi-mimbar-bebas-di-semarang-5aacefad3a0f
canonical_url
https://medium.com/@lpmoptimus_usm/gaung-reformasi-dari-gerbang-polda-jawa-tengah-seruan-aksi-mimbar-bebas-di-semarang-5aacefad3a0f
author_url
https://medium.com/@lpmoptimus_usm
status
ok
fetched_at
2026-06-25 12:15:08