Penerapan ACL di Cisco Packet Tracer
Ayo belajar!
Penerapan ACL di Cisco Packet Tracer
Ayo belajar!
Setelah kita mengetahui teori dan sebagainya dalam acl, sekarang kita praktikkan.

Topologi
Topologi yang akan saya gunakan terdiri dari tiga subnet dengan router sebagai titik penghubung semua subnet dan tempat dimana ACL berada.
- Subnet 1 untuk server internal (server keuangan) → 192.168.60.0/29
- Subnet 2 untuk Divisi Keuangan → 192.168.60.8/29
- Subnet 3 untuk Divisi IT → 192.168.60.16/29
Terdapat kebijakan yang akan diterapkan pada jaringan ini:
Kebijakan ACL (Keuangan)
Server internal difungsikan sebagai server keuangan perusahaan. Divisi keuangan diizinkan mengakses server tersebut, namun hanya melalui koneksi aman yaitu HTTPS. Divisi IT tidak diizinkan mengakses server keuangan sama sekali, apapun jenis koneksinya. Meskipun begitu, divisi IT dan divisi keuangan tetap bisa saling berkomunikasi satu sama lain untuk keperluan operasional seperti troubleshoot.
Ringkasan:
- Divisi Keuangann bisa akses server hanya melalui https.
- Divisi IT tidak diizinkan mengakses server keuangan apapun jenis koneksinya.
- Divisi ITdan keuangan bisa saling berkomunikasi.
Praktikkan
1. Buat Local Area Network
Beri IP pada setiap interface dan nyalakan interfacenya. IP ini merujuk pada gateway untuk interface setiap subnet.
Router>enable
Router#conf t
Router(config)#int gig0/0 //interface ke server
Router(config-if)#ip address 192.168.60.1 255.255.255.248
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int gig1/0 //interface ke Div_Keuangan
Router(config-if)#ip address 192.168.60.9 255.255.255.248
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int gig2/0 //interface ke Div_IT
Router(config-if)#ip address 192.168.60.17 255.255.255.248
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit

IP pada Interface Router
Buat DHCP servernya. Kecualikan IP address yang menjadi gateway dari subnet.
Router(config)#ip dhcp pool Div_Keuangan
Router(dhcp-config)#network 192.168.60.8 255.255.255.248
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.60.9
Router(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
Router(dhcp-config)#ip dhcp excluded-address 192.168.60.8 //dikecualikan
Router(config)#
Router(config)#ip dhcp pool Div_IT
Router(dhcp-config)#network 192.168.60.16 255.255.255.248
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.60.17
Router(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
Router(dhcp-config)#ip dhcp excluded-address 192.168.60.17 //dikecualikan
- IP yang dikecualikan adalah IP dari gateway, karena IP ini digunakan oleh router sebagai interface subnet.
- IP gateway adalah IP yang seharusnya masuk dalam range IP yang dibagikan oleh dhcp server, makanya IP yang digunakan untuk gateway dikecualikan.

Config yang sedang berjalan

DHCP Server pada kedua Divisi
Pada gambar aku mengetikan “lease”, ini merujuk pada waktu IP yang digunakan atau masa berlaku IP address. Fitur “lease” dalam cisco packet tracer tidak bisa digunakan, karena lease hanya dapat digunakan di router cisco asli bukan simulasi.
2. Buat ACL dan Terapkan Pada Jaringan
ACL yang akan diterapkan adalah Extended ACL, karena kebutuhan kita adalah memfilter IP sumber, IP tujuan dan Port.
Ketika memasang ACL, pasang pada bagian yang paling cocok. Berdasarkan topologi yang kubuat, ACL lebih cocok diterapkan pada interface yang menuju server gig0/0, karena di interface yang menuju server menjadi titik yang harus dilewati oleh kedua divisi dan kedua divisi itu masih bisa berkomunikasi normal.
Router(config)#ip access-list extended Kebijakan_Keuangan
Router(config-ext-nacl)#permit tcp 192.168.60.8 0.0.0.7 host 192.168.60.2 eq 443
Router(config-ext-nacl)#deny ip 192.168.60.16 0.0.0.7 host 192.168.60.2
Router(config-ext-nacl)#permit ip any any
Router(config-ext-nacl)#exit
Router(config)#int gig0/0
Router(config-if)#ip access-group Kebijakan_Keuangan out
Router(config-if)#exit
Router(config)#exit
Router#write
Building configuration...
[OK]
- Baris pertama ACL → mengizinkan subnet 2 (keuangan) mengakses server tapi hanya melalui koneksi https. Meski hanya mengizinkannya melalui https, PC dari devisi keuangan masih bisa mengaksesnnya melalui http. karena protocol ini diizinkan di aturan baris akhir “permit ip any any”. Tapi service http pada server telah dimatikan agar dapat meningkatkan keamanan.
- Baris kedua ACL → tidak mengizinkan subnet 3 (IT) untuk mengakses server keuangan.
- Baris ketiga ACL → Kedua subnet itu (keuangan dan IT) masih dapat berkomunikasi karena aturan baris terakhir.
Memasukan grup aturan ACL itu ke interface out (keluar). keluar yang dimaksud adalah kearah server.
periksa ACL
Router#show access-list
Extended IP access list Kebijakan_Keuangan
10 permit tcp 192.168.60.8 0.0.0.7 host 192.168.60.2 eq 443
20 deny ip 192.168.60.16 0.0.0.7 host 192.168.60.2
30 permit ip any any
Router#
Dengan mengetikan “show access-list” kita bisa melihat aturan ACL kita.
Uji ACL:
- Melalui web browser

akses web server dari pc5 di divisi keuangan
Pada gambar di atas adalah mengakses web server untuk memastikan apakah acl berjalan atau tidak. PC5 dari divisi keuangan bisa mengakses web server melalui https dengan baik.

akses web server dari pc7 di divisi IT
PC7 tidak bisa mengakses web server, karena tidak diizinkan oleh ACL dan pesannya dalah RTO (Request Timed Out).
2. Melalui ping

koneksi antar divisi dan dengan server internal keuangan
PC6 dan PC7 tergabung dalam divisi IT. ketika PC6 berkomunikasi dengan PC dari divisi keuangan, mereka tetap terhubung. Tapi divisi IT tidak bisa mengakses server keuangan.

koneksi antar divisi dan dengan server internal keuangan
PC4 dan PC5 tergabung dalam divisi keuangan. ketika PC5 berkomunikasi dengan PC dari divisi IT, mereka bisa berkomunikasi dengan lancar. komunikasi dengan server juga lancar tidak ada penolakan.
kesimpulan
Aturan ACL yang diterapkan adalah pemfillteran IP sumber, IP tujuan, dan port https(443). Tujuan dari diterapkannya acl ini adalah untuk mengamankan server keuangan dari akses yang tidak diizinkan. khususnya dari divisi IT.
메타데이터
- post_id
- 5c5d4eaa1f30
- slug
- penerapan-acl-di-cisco-packet-tracer-5c5d4eaa1f30
- url
- https://medium.com/@helmidzaki.sa/penerapan-acl-di-cisco-packet-tracer-5c5d4eaa1f30
- canonical_url
- https://medium.com/@helmidzaki.sa/penerapan-acl-di-cisco-packet-tracer-5c5d4eaa1f30
- author_url
- https://medium.com/@helmidzaki.sa
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-09-07 08:09:06