gerimis
andai mau diingat-ingat yang manis, aku akan mengingat gerimis.
gerimis

source: Pinterest
andai mau diingat-ingat yang manis, aku akan mengingat gerimis. aku akan mengingat wanginya yang ternyata melipat ganda bila mengenai kulitku dan kulitnya, bercampur dengan aroma semerbak parfumnya yang sangat kukenal dan, payahnya, seringkali kurindukan itu. kombinasi yang sangat berbahaya.
belakangan ini, bahkan, wangi itulah yang menjadi motivasiku bangun tidur dan menjalani hari. familiar dan memenangkan hati: hujan, kamu. kamu, hujan, kamu. meski sudah bulan februari, hujan malah semakin banyak. mungkin karena bulan ini milikku. tapi ujung-ujungnya lebih banyak kamu, sih. koreksi, bulan ini milik seluruh kekasih di muka bumi. pantas saja.
jika mau diingat-ingat yang tragis, aku akan mengingat gerimis. aku akan mengingat kala semesta berkhianat dan mengacau perjumpaanku dengannya, namun yang benar-benar tragis adalah betapa aku tak kuasa dan terpaksa menikmatinya. begitu singkat dan membekas, aku pulang dengan senyum sepuas-puasnya.
dan aku pun mulai menulis. kata demi kata yang dirancang hati-hati sepenuh hati setengah mati dan masih tidak kunjung rampung karena memang, agak sulit dimuntahkan dengan bahasa manusia yang terlalu terbatas. atau lebih tepatnya aku yang terlalu terbatas, sih. pantas saja.
kalau mau diingat-ingat yang magis, aku juga akan mengingat gerimis. aku akan mengingat atmosfer di kala itu, sedikit lain, unik dan tidak mungkin bisa terjadi dua kali. seakan menganalogikan aku dengan dia. sampai hari ini pun, aku masih sabar menunggu sensasi itu datang kembali.
namun seperti dia tidak tergantikan, tidak ada yang bisa menggantikan gerimis. apalagi gerimis pertama sepanjang sejarah yang berhasil membasahiku.
sebab sebagaimana aku pasrah kala itu, namun juga dengan senyuman sukarela serta kenikmatan asing yang belum pernah aku mengerti sebelumnya,
aku pun pasrah sepanjang jatuh bebasku. dengan senyuman sukarela serta kenikmatan asing yang belum pernah aku mengerti sebelumnya, aku pasrah, sepanjang jatuh bebasku karena, pada, dan untuk dia.
untuk dia, dia dan manis-manisnya.
pantas saja. andai mau diingat-ingat yang manis, aku akan mengingat gerimis.
메타데이터
- post_id
- 5f2c4a3ad3ae
- slug
- gerimis-5f2c4a3ad3ae
- url
- https://medium.com/@thelaughingsea/gerimis-5f2c4a3ad3ae
- canonical_url
- https://medium.com/@thelaughingsea/gerimis-5f2c4a3ad3ae
- author_url
- https://medium.com/@thelaughingsea
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-26 15:53:26