← Back to list

Asoka dan Hujan Belerang

Palum dan semerbak wangi kembang pada anyir dan gersang; kalaupun tiba waktuku dipetik, aku adalah asoka di tengah ladang penuh belerang.

Wiepoem · 2025-07-16 18:01 · 0 claps · 0.4 min read
#wiepoem #puisi-indonesia #puisi-cinta #asoka
Open on Medium ↗
Wiki topics: ✍️ · Writing & Creative

Asoka dan Hujan Belerang

Sempatkan untukku sedikit waktu Agar saat aku dipetik pulang Malam leluasa ‘tuk turunkan gerimis Dan kawanan penuh cinta berdekapan

Sisip namaku di sela-sela doa Yang intim kamu ujarkan semalaman Biar tenteram teduh senandungku Betah bertengger di selaput nafasmu

Masaku panjang, walau rasanya kurang Melihat sebaik-baiknya aku disayang Terasmu dipilih induk burung bersarang Buat si penikmat bebas enggan terbang

Kita menua beralaskan rasa rela Menamai pengalaman satu per satu Berdamai dengan yang tak bisa diatur Merengkuh segala lainnya sedapat-dapatnya

Kelilingi aku dengan semerbak harum melati Lantunkan lagi rupa canda yang aku pahat Karena jalanku sepi, tapi kamu ada di sini Tersisa hawa gerah, tapi kamu merindangi


메타데이터
post_id
635dfa9cd1d9
slug
asoka-dan-hujan-belerang-635dfa9cd1d9
url
https://medium.com/@howardricardo/asoka-dan-hujan-belerang-635dfa9cd1d9
canonical_url
https://medium.com/@howardricardo/asoka-dan-hujan-belerang-635dfa9cd1d9
author_url
https://medium.com/@howardricardo
status
ok
fetched_at
2026-07-18 22:56:00