← Back to list

Yang Tertinggal di Belakang

Kekata dariku yang tidak mampu mewakili rasanya

YAS in Ruang Kontemplasi · 2026-06-28 13:18 · 27 claps · 0.8 min read
#ruang-kontemplasi #puisi #prosa
Open on Medium ↗

Yang Tertinggal di Belakang

Kekata dariku yang tidak mampu mewakili rasanya

Photo by Patrick Tomasso on Unsplash

Photo by Patrick Tomasso on Unsplash

pada gambar yang termangu
waktu menghentikan kedipku
detik nyaris bisu
detak sudah tak terdengar

kemudian aku terjerembab
pada pagi bahagia dengan penuh senyum
juga cahaya pagi hangat beserta nasi goreng
  spesial buatan ibu
ada ayah, ibu, dan adikku yang masih dua
juga nenek yang tersenyum

burung masih berkicau
ayam? jangan kau tanya perihal itu
adanya di pasar. di rumah tidak boleh
  kata ibu begitu. pupnya bau, soalnya

kemudian terjerembab
  pada mesin cuci yang berguncang
aku bergegas bersandar di sisinya
bersama dua yang lain. Tertawa

kemudian terseret jauh
  pada rumah bersalin dan bahagia
ye!! adik baru
pasukanku makin banyak!

kemudian terpelanting
  pada potret beku di ruang tamu
aku, ibu, ayah, dan adik-adikku yang tersenyum
sudah memudar gambarnya

duhai, hatiku ngilu
hari-hari yang tertinggal itu pelakunya
 "tidak mengapa, akan baik-baik saja...
 toh besok-besok tidak akan terasa lagi bukan?"

kemudian mataku menatap ponsel
pesan kukirimkan hanya teronggok disana
  "semoga semuanya baik-baik saja.."

— YAS📧


메타데이터
post_id
65d233948a0b
slug
yang-tertinggal-di-belakang-65d233948a0b
url
https://medium.com/ruang-kontemplasi/yang-tertinggal-di-belakang-65d233948a0b
canonical_url
https://medium.com/ruang-kontemplasi/yang-tertinggal-di-belakang-65d233948a0b
author_url
https://medium.com/@Yas__
status
ok
fetched_at
2026-06-29 22:44:20