Belajar Bunpou N4 Part 2: Beberapa Partikel yang Sering Keluar di JLPT
Halo semuanya. Aku Anin, dan hari ini aku mau bahas tentang beberapa partikel yang sering keluar di JLPT khusunya N4. Partikel itu adalah…
Belajar Bunpou N4 Part 2: Beberapa Partikel yang Sering Keluar di JLPT
Halo semuanya. Aku Anin, dan hari ini aku mau bahas tentang beberapa partikel yang sering keluar di JLPT khusunya N4. Partikel itu adalah ~kara, ~ni, ~mo, dan ~zutsu. Yuk lanjut ke penjelasan di bawah ini!
- Partikel Kara:
Partikel ini berarti ‘dari’ jika di N5. Nah untuk N4, maknanya sedikit berbeda. Sama-sama berarti dari, namun lebih fokus ke bahan dasar, khususnya kalau bahan aslinya berubah bentuk dan sudah tidak kelihatan lagi. Coba baca kalimat ini: budou kara, wain o tsukurimasu. Artinya adalah membuat wine dari anggur. Jadi kara di sini menjelaskan tentang bahan dasar yaitu buah anggur, yang mengalami perubahan bentuk, dan bentuk aslinya sudah tidak terlihat lagi. Lalu kalau bentuknya masih kelihatan pakai partikel apa? Pakainya partikel de. Contohnya: moku de isu wo tsukurimasu. Artinya membuat kursi dari kayu.
Ringkasan Mudah:
kara ➜ dipakai kalau bahan berubah jadi sesuatu dan bentuk awalnya hilang
de ➜ dipakai kalau bahan masih kelihatan bentuknya.
- Partikel Ni:
Partikel ni nggak cuma buat tempat atau waktu, lho! Dia juga bisa dipakai untuk menunjukkan berapa kali sesuatu dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Contohnya adalah ‘ichi nichi ni, san kai kusuri wo nomimasu.’ yang artinya dalam sehari, minum obat sebanyak 3 kali. Pola kalimatnya adalah:
[Waktu] ni [berapa kali] [aktivitas]
Isshuukan ni nikai jimu ni ikimasu. ➜ Saya pergi ke gym 2 kali dalam seminggu.
Tips mudah ingat:
Bayangin ni itu kayak “DALAM…” Jadi kayak bilang:
Dalam sehari ➜ ichinichi ni
Dalam seminggu ➜ isshukan ni
Dalam setahun ➜ ichinen ni
- Partikel Mo:
Dalam N5, kita taunya partikel mo digunakan untuk menyatakan ‘juga’. Contohnya adalah watashi mo gakusei desu. Artinya adalah saya juga seorang pelajar. Namun untuk N4, partikel mo digunakan untuk mengartikan “bahkan”, untuk menunjukkan sesuatu yang seharusnya gampang, tapi tetap nggak bisa kita lakukan. Contoh kalimatnya adalah: watashi wa katakana mo kakemasen. Artinya, Saya bahkan gak bisa nulis katakana. Di sini, mo menunjukkan bahwa katakana itu sebenarnya mudah, tapi aku tetap nggak bisa menulisnya.
Cara mudah ingat:
Kalau dipakai saat menambahkan sesuatu ➜ artinya “juga”
Kalau dipakai saat menunjukkan keterbatasan atau kesulitan ➜ artinya “bahkan”
- Partikel Zutsu:
Zutsu di sini berarti ‘masing-masing’ atau ‘setiap’. Dipakai untuk menunjukkan jumlah yang dilakukan secara rutin, bertahap, atau per bagian. Contoh kalimatnya adalah kono hon o mainichi yon pēji zutsu yomimasu. Artinya: Saya membaca buku ini setiap hari masing-masing 4 halaman. Dengan kata lain, aktivitas membaca dilakukan sedikit demi sedikit setiap hari, bukan langsung banyak sekaligus.
Nah gimana? Apakah kamu sudah semakin paham partikel yang ada di level N4 ini? Semangat ya belajarnya. Jangan lupa follow dan tinggalkan komentar ya. Jyaaaaa, mata ne!
메타데이터
- post_id
- 6664d6423b53
- slug
- belajar-bunpou-n4-part-2-beberapa-partikel-yang-sering-keluar-di-jlpt-6664d6423b53
- url
- https://medium.com/@anindita19/belajar-bunpou-n4-part-2-beberapa-partikel-yang-sering-keluar-di-jlpt-6664d6423b53
- canonical_url
- https://medium.com/@anindita19/belajar-bunpou-n4-part-2-beberapa-partikel-yang-sering-keluar-di-jlpt-6664d6423b53
- author_url
- https://medium.com/@anindita19
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-20 08:15:26