Cara Mengurus Beda Nama di KTP dan Sertifikat — Bagian 1
Masalah Beda Nama di Dokumen Negara
Cara Mengurus Beda Nama di KTP dan Sertifikat — Bagian 1

Masalah Beda Nama di Dokumen Negara
Jangan heran kalau kamu menemukan nama orang tuamu tercatat berbeda-beda di setiap dokumen administrasi negara. Ini umum terjadi, terutama kalau orang tuamu Boomer. Mungkin ketika mereka produktif dulu, sistem pendataan penduduk masih ala kadarnya. Atau, masa itu punya nama alias adalah lifestyle.
Sayangnya, di jaman sekarang yang kayak gini justru mempersulit proses transaksi. Notaris atau PPAT misalnya, tidak bisa memproses peralihan hak apabila terdapat ketidaksesuaian data identitas pada dokumen resmi. Kasus ibu saya begini, soalnya: punya nama beda di sertifikat tanah dan KTP.
Kasus Beda Nama di KTP, SPPT PBB, dan Sertifikat Tanah
Jadi ceritanya gini, setelah sadar bahwa nama identitasnya beda-beda di banyak dokumen resmi, ibu saya berniat merapikan semuanya satu per satu. Dia paling concern sama pajak, karena katanya dia sudah lama minta Dispenda (nama Bapenda pada jaman dulu) untuk membetulkannya, tapi belum berubah juga hingga saat ini.
Berusaha memenuhi keinginan ini, pada tanggal 7 Mei saya pergi ke Bapenda untuk mengajukan permohonan perbaikan nama pada SPPT PBB milik ibu. Nama identitas yang tercatat di situ memang beda dengan yang ada pada KTP, KK, dan akta lahirnya. Sebenarnya perbedaannya tidak besar. Pada data dukcapil nama ibu saya tercatat ‘N. Siti Jubaedah’. Sementara di SPPT PBB, yang tercatat adalah ‘Jubaedah’.
Ternyata, Bapenda hanya bisa melanjutkan proses perbaikan nama kalau saya melampirkan sertifikat tanah yang sesuai dengan NOP di SPPT. Celakanya, nama ibu saya di sertifikat juga ternyata berbeda. Di situ tertulis NYONYA JUBAEDAH.
Jadi ada tiga nama berbeda untuk ibu saya di sistem pendataan administrasi negara: N. Siti Jubaedah; Jubaedah; dan NYONYA JUBAEDAH.
Petugas Bapenda bilang, yang harus diperbaiki lebih dulu adalah nama ibu saya di sertifikat. Permohonan saya untuk memperbaiki nama identitas di SPPT hari itu ditolak. Saya malah mendadak jadi punya urusan tambahan untuk mengunjungi ATR/BPN sebelum kembali mengunjungi Bapenda.
Membuat Surat Keterangan Beda Nama di Kelurahan
Setiap instansi bisa mensyaratkan hal yang berbeda. Pengalaman saya, yang butuh surat keterangan beda nama adalah Taspen. Ngurusnya di Kantor Desa/Kelurahan. Datang aja ke sana, lalu bilang ke petugas bahwa kamu hendak membuat Surat Keterangan Beda Nama, dan tunjukkan fotokopi dokumen yang mau kamu perbaiki.
Lampirkan: 1) Surat Pengantar RT/RW. 2) copy KTP & KK. 3) copy dokumen yang datanya (nama) hendak kamu perbaiki. Misalnya, Buku Nikah, SPPT PBB, sertifikat, dan sebagainya.
Sejujurnya saya tidak mengecek apakah BPN akan membutuhkan ini. Tapi daripada mondar mandir lagi seperti kasus di Bapenda, saya tetap mengajukan proses pembuatan surat ini ke Kelurahan.
Langkah 2 — Mengajukan Perbaikan Data Sertifikat ke Kantor ATR/BPN
Yang perlu kamu siapkan pertama kali ketika hendak mengajukan permohonan ke BPN adalah mengunduh aplikasi Sentuh Tanahku di App Store atau Play Store. Install aplikasinya, isi data diri, pilih lokasi kantor ATR/BPN yang akan kamu datangi di menu drop down, dan pilih keperluanmu. Setelahnya, kamu akan mendapatkan nomor antrian. Bila bingung, datang langsung ke kantor ATR/BPN di kotamu dan minta tolong petugas untuk membantu navigasinya.
Untuk memperbaiki data identitas pada sertifikat, kamu perlu bawa beberapa dokumen, yaitu: 1) surat kuasa, bila kamu mewakili orang lain; 2) copy KTP & KK; 3) Sertifikat asli & copy-nya; 4) Lampiran 13 yang telah diisi dan ditandatangani diatas materai; 5) copy SPPT PBB sebanyak 2 lembar; 6) foto aset (tanah dan/atau bangunan) berikut informasi titik koordinatnya.
Proses update nama di sertifikat membutuhkan waktu kurang lebih 30 hari. ATR/BPN akan menarik sertifikat lama dan menggantinya dengan sertifikat versi digital dan cetak versi terbaru.
Sejauh ini, proses yang saya lalui baru sampai pada pengumpulan kelengkapan dokumen persyaratan untuk ATR/BPN seperti diatas, dan belum tahu bagaimana proses selanjutnya akan berjalan.
Bila nanti ada perkembangan baru, saya akan menuliskannya lagi di sini. Mudah-mudahan ini bisa membantu kalau kamu menghadapi masalah serupa.
메타데이터
- post_id
- 66aa684e09f1
- slug
- alias-66aa684e09f1
- url
- https://medium.com/@inaismyname/alias-66aa684e09f1
- canonical_url
- https://medium.com/@inaismyname/alias-66aa684e09f1
- author_url
- https://medium.com/@inaismyname
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-22 08:06:21