Penghargaan Tertinggi Hingga Oleh-oleh Nuklir
Presiden Jokowi Dodo kini punya level yang setara dengan pemimpin top dunia seperti Presiden Rusia Vladimir Putin atau Presiden China Xi…
Penghargaan Tertinggi Hingga Oleh-oleh Nuklir

image from @gelumpai.id
Presiden Jokowi Dodo kini punya level yang setara dengan pemimpin top dunia seperti Presiden Rusia Vladimir Putin atau Presiden China Xi Jinping di mata pemerintah Uni Emirat Arab. Pasalnya dalam kunjungan ke Uni Emirat Arab pada Rabu 17 Juli 2024, Jokowi menerima Tanda Jasa kehormatan Order of Zayed dari Presiden Uni Emirat Arab Muhammad bin Zayed al-Nahyan yang akrab di Sapa MBZ. Tanda jasa itu diberikan langsung oleh Presiden MBZ saat Jokowi berkunjung ke Istana Kasir Al-Watan Abu Dhabi.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas upaya Jokowi untuk perkuat hubungan erat antara kedua negara serta meningkatkan kerjasama bilateral selama masa jabatannya. MBZ berharap Jokowi dapat senantiasa sehat dan sejahtera, begitu juga dengan masyarakat Indonesia. Di lain sisi, Jokowi turut mengungkap rasa bangganya atas penghargaan yang diberikan kepada dirinya itu.

infografis @canva
Penghargaan Order of Zayed merupakan penghargaan sipil tertinggi dari UEA untuk tokoh-tokoh dunia. Para pemimpin top dunia pernah mendapat tanda jasa ini, di antaranya Ratu Inggris Elizabeth II, Presiden Cina Xi Jinping, PM India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan lain sebagainya. Di Indonesia, Presiden terpilih Prabowo Subianto juga pernah menerima penghargaan ini pada Mei 2024 lalu.
Selain itu, dalam kesempatan terpisah, MBZ juga memberikan penghargaan Order of Reunion kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas upaya Luhut dalam perkuat hubungan strategis antara Uni Emirat Arab dan Indonesia. Selama masa kepemimpinan Jokowi, hubungan antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab memang terjalin dengan erat.
Ada beberapa kerjasama yang dilakukan antara kedua negara. Misalnya terkait perdagangan, baik Indonesia dan Uni Emirat Arab sepakat melakukan kerjasama Kesepakatan Ekonomi dan Kemitraan Komprehensif atau CEPA. Uni Emirat Arab adalah negara Timur Tengah pertama yang memiliki kerjasama CEPA dengan Indonesia.
Selain UEA, Indonesia juga melakukan kerjasama CEPA dengan Korea Selatan, Turki, Uni Eropa, dan beberapa negara lain. Jokowi juga menyambut baik adanya kerjasama sistem pembayaran antara Bank Central Indonesia dengan Bank Central Uni Emirat Arab, serta kerjasama pembangunan kapal LED untuk Angkatan Laut oleh PT. PAL Indonesia.
Di dalam rana sosial budaya, eks-wali kota Solo itu juga menyambut baik pemberian Zayed Award for Human Fraternity 2024 bagi organisasi Nadlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penghargaan ini untuk mendukung toleransi dan modernisasi Islam. Jokowi juga terus menyinggung soal pembangunan Masjid Sheikh Zayed di kota kelahirannya Solo.
Sebaliknya, terdapat pula Masjid Jokowi yang berada di Abu Dhabi. Adapun dalam kunjungan tersebut, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengungkap ada delapan MoU yang disepakati antara Jokowi dan MBZ. Pengumuman kesepakatan itu disaksikan secara langsung oleh kedua pemimpin negara.
Berikut delapan MoU yang disepakati dalam pertemuan Jokowi dan MBZ.
- MoU antara Kementerian BUMN dengan Eagle Hills terkait turism dan transportasi udara.
- MoU antara Nusantara Capital Authority dan Dubai International Financial Center Authority terkait pembentukan financial center di IKN.
- MoU antara BRIN dan Emirates Nuclear Energy terkait energi nuklir.
- MoU antara BI dan UAECB terkait sistem pembayaran.
- MoU antara Kementerian Keuangan dan Ministry of Finance terkait public finance managemen.
- Framework agreement antara PT DI dan PAL Aerospace terkait technology transfer of maritime, patrol aircraft and anti-submarine warfare.
- MoU antara Masdar dan PLN Icon Plus untuk joint assessment and study instalasi solar rooftop di bidang komersial dan industrial di Indonesia.
- MoU antara Mohammed bin Zayed Species Conservation Fund, United Arab Emirates dan Kemenkomarvest terkait pembangunan Sheikh Mohammed bin Zayed dan Joko Widodo International Mangrove Research Center di Bali.
Kedua pemimpin juga menyaksikan pengumuman delapan kesepakatan deliverables kunjungan tersebut.
Dari kedelapan MoU itu salah satu yang paling penting terutama di bidang energi adalah kerjasama pembuatan pembangkit listrik tenaga nuklir atau PLTN. Adanya kerjasama pembuatan pembangkit listrik tenaga nuklir atau PLTN antara Indonesia dengan Uni Emirates Arab terwujud lewat kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN dengan Emirates Nuclear Energy Corporation atau ENEC.
Hingga tahun 2024, Indonesia belum memiliki satupun PLTN. Sebab pemerintah menargetkan PLTN baru dapat beroperasi pada tahun 2032. Hal ini tertuang dalam peta jalan energi transisi yang tercantum di draft revisi Rancangan Peraturan Pemerintah terkait kebijakan energi nasional atau RPP-KEN.
Dalam revisi RPP-KEN terbaru, pada tahun 2032 diproyeksikan ada PLTN berkapasitas 250MW yang beroperasi. Hal ini penting mengingat PLTN dinilai sebagai salah satu sumber energi untuk mencapai netralitas karbon. Kondisi ini sebenarnya sudah mengalami koreksi daripada target awal.
Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Kesidangan Dewan Energi Nasional Yunus Saiful Haq menjelaskan, awalnya dari pihak pemerintah menargetkan porsi energi terbarukan mencapai 17-19% pada tahun 2025 dan 70-72% pada tahun 2060. Tetapi target awalnya harus dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi di angka 7-8%. Realitasnya pertumbuhan ekonomi justru melambat dan tidak mencapai angka 7%.
Adapun kerjasama dengan Uni Emirat Arab diharapkan dapat membantu tercapainya target tersebut.
메타데이터
- post_id
- 6789cfbcf0cb
- slug
- penghargaan-tertinggi-hingga-oleh-oleh-nuklir-6789cfbcf0cb
- url
- https://medium.com/@khamdani/penghargaan-tertinggi-hingga-oleh-oleh-nuklir-6789cfbcf0cb
- canonical_url
- https://medium.com/@khamdani/penghargaan-tertinggi-hingga-oleh-oleh-nuklir-6789cfbcf0cb
- author_url
- https://medium.com/@khamdani
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-27 18:20:27