← Back to list

Membuat Catatan Doa

Mari saling menguatkan dan menyembuhkan satu sama lain melalui doa, karena doa yang dengan yakin didoakan itu besar kuasanya.

Jesica Caroline in Pelita Kasih · 2025-03-05 09:59 · 151 claps · 2.9 min read paywalled
#doa #indonesia #pelita-kasih #kekristenan #bahasa-indonesia
Open on Medium ↗

#159 | Kekristenan

Membuat Catatan Doa

Mari saling menguatkan dan menyembuhkan satu sama lain melalui doa, karena doa yang dengan yakin didoakan itu besar kuasanya.

Photo by Aaron Burden on Unsplash

Photo by Aaron Burden on Unsplash

Belum menjadi Member Medium? Klik di sini untuk versi gratis!

“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” — Yakobus 5:16

Catatan doa yang kumaksudkan di konteks ini adalah bukan sebuah catatan yang berisi rentetan kata-kata yang akan kita ucapkan di dalam doa.

Catatan doa menurut pengertianku di sini adalah untuk membuat daftar yang berisi orang-orang dan hal yang ingin kamu bawa ke dalam doa.

“Tapi… bukannya Ia Maha Tahu? Tanpa kita sebutkan dalam doa pun, Dia sudah mengetahui apa yang kita butuhkan, bukan?”

Iya, Tuhan memang tahu segalanya, bahkan mengenal diri kita lebih daripada kita sendiri.

Namun, Ia merindukan kita untuk datang kepada-Nya.

Berbicara, layaknya kita sebagai seorang anak dan Ia adalah Bapa yang selalu mendengarkan dan menyediakan apa yang kita butuhkan.

Seperti yang telah kukatakan sebelumnya, membuat catatan doa bukan berarti membuat sebuah daftar keinginan agar ego kita dapat dipuaskan dengan terkabulnya apa yang kita inginkan oleh-Nya.

Mengapa demikian?

Karena catatan doa yang kita buat itu tidak sama seperti membuat daftar hadiah yang kita inginkan untuk diserahkan kepada Santa Klaus di Hari Natal sebagai imbalan kita telah menjadi anak yang baik.

Doa Lima Jari

Ada pun sebuah metode yang kugunakan dalam membuat catatan doa pribadiku. Metode itu cukup terkenal, namanya Doa Lima Jari. Laman situs santapanrohani.org mengelaborasikannya dengan tepat, yang dapat kurangkum sebagai berikut:

  • Kita mulai dari Jari Jempol, jari yang paling dekat dengan kita. Jari ini memberikan arti agar kita mulai mendoakan orang-orang terdekat kita, seperti kelurga, pasangan, sahabat, dan peliharaan.
  • Jari Telunjuk, biasa kita gunakan sebagai penunjuk, orang-orang yang mengajar. Baik di gereja, sekolah, universitas, bahkan para orang tua.
  • Jari Tengah menjadi jari yang paling tinggi dan kita dapat menyimbolkan hal ini sebagai orang-orang yang mempunyai otoritas di atas kita. Entah itu pembuat undang-undang dan kebijakan, para penegak hukum, sampai atasan kita di tempat bekerja.
  • Jari Manis sebagai orang-orang lemah. Untuk orang-orang yang sedang menderita karena peperangan yang terjadi, bencana alam, lemah fisik karena suatu penyakit, lemah mental karena suatu keadaan, semua orang yang sedang berada di situasi yang sulit.
  • Sampai kepada jari terakhir, Jari Kelingking. Jari ini untuk diri kita sendiri. Di sinilah saatnya kita dapat meminta apa yang menjadi kebutuhan kita.

Beberapa poin utama yang kuminta dari Tuhan untuk orang-orang yang kusebutkan di atas adalah kesehatan, kebahagiaan, ketenangan, dan kebijaksanaan.

Apa yang Tuhan Yesus telah ajarkan dan lakukan saat Ia masih di dunia saat dulu itu jauh berbeda dengan apa yang diajarkan dunia, yakni untuk selalu mengutamakan diri sendiri sebelum orang lain (egoisme).

Penggalan Lirik Lagu "What A Beautiful Name"

Penggalan Lirik Lagu "What A Beautiful Name"

Dia membawa ‘Surga' itu bersama diri-Nya ke dalam dunia dalam bentuk ajaran dan segala hal yang Ia telah lakukan.

Ajaran untuk mengasihi sesama seperti kita mengasihi diri kita sendiri (Matius 22:39) ini dapat kita lakukan dengan cara membawa mereka ke dalam doa — the least thing we can do for others as the act of love.

Di momen aku menulis tulisan ini, ada banyak sekali berita tentang berbagai daerah yang sedang mengalami bencana kebanjiran.

Selain memberikan bantuan donasi, kita juga dapat mendoakan kesehatan dan keselamatan mereka yang terkena dampaknya. Semoga banjir lekas surut dan semoga semua orang yang mengalaminya diberi ketabahan.

Mari saling menguatkan dan menyembuhkan satu sama lain melalui doa, karena doa yang dengan yakin didoakan itu besar kuasanya (Yakobus 5:16).

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.” — Roma 8:26

Catatan Doa Jesica

Catatan Doa Jesica

Terima kasih telah membaca!

Dengan Cinta, Jesica Caroline ❤


메타데이터
post_id
67a15a4bb9fa
slug
membuat-catatan-doa-67a15a4bb9fa
url
https://medium.com/pelita-kasih/membuat-catatan-doa-67a15a4bb9fa
canonical_url
https://medium.com/pelita-kasih/membuat-catatan-doa-67a15a4bb9fa
author_url
https://medium.com/@jejes511
status
ok
fetched_at
2026-07-18 15:10:39