Menelisik Varian Baru Jason Ranti Dalam “Jalan Ninja”
Tak banyak yang tahu Jason Ranti sebelum ia menyebut-nyebut Pak Sapardi dan ngopi di bulan Juni dalam lagunya. Sebagian umat yang lain…
Menelisik Varian Baru Jason Ranti Dalam “Jalan Ninja”

Tak banyak yang tahu Jason Ranti sebelum ia menyebut-nyebut Pak Sapardi dan ngopi di bulan Juni dalam lagunya. Sebagian umat yang lain mengenalnya setelah diundang ke podcast seorang Youtuber. Walau dua albumnya bisa dibilang lumayan sukses, terutama yang kedua (jika dilihat dari kepopuleran dan seringnya dibawakan di panggung-panggung). Liar, nakal, bebas, dan yang pasti menyenangkan. Dua album yang memberikan pilihan baru bagi penikmat musik Indonesia, termasuk saya.
Siapa yang bisa menyangkal kekuatan magis dari lagu miliknya. Selain lirik dan pembawaan yang berani, blio mengangkat tema yang berat dengan cara yang asoy. Layaknya main-main. Citra yang kuat, tak tergoyahkan oleh apapun. Jason Ranti itu ya, Jason Ranti. Musiknya ya, begitu itu. Namun, entah ada angin apa, album ketiganya muncul dan bikin banyak orang bertanya-tanya : “Ia kesambet apa?”
Jalan Ninja, album ketiga dan terbarunya. Album ini menyajikan hal baru yang sebelumnya tak pernah muncul di semesta Jason Ranti. Saya curiga ada pengaruh besar dari seorang Dadang, gitaris Navicula dan anggota dari Dialog Dini Hari. Beberapa lagu direkam di Bali dan diproduseri langsung oleh sang gitaris Navicula itu. Entah makanan apa yang diberikan, minuman apa yang disuguhkan, album ini menunjukkan sisi yang lain dari Jason Ranti. Seolah Dadang memberikan pencerahan yang mampu membuka sisi terdalam dan merengkuh kebebasan jiwa seorang Jeje. Edan!
Musiknya lebih tertata rapi, mirip keadaan lemari yang baru ditata seorang istri sebelum diobrak-abrik suami. Ada banjo dan paduan suara yang entah kenapa nggak Jeje banget, namun tetap berhasil dan mashook ke kuping dengan enak. Bahkan, tarikan harmonikanya pun sangat berbeda. Meskipun begitu, tak ada yang terasa dipaksakan, semua serasa alami, mengalir sampai jauh bak pipa Rucika. Hal ini menujukkan ada variasi baru dalam perjalanan musik seorang Jason Ranti. Variasi yang tetap tak keluar dari pakem utamanya dan berhasil disajikan dengan apik.
Saya harus mengakui, album ini terasa lebih dinamis, namun tetap liar dan terasa lebih personal dibanding dua album sebelumnya. Lirik-liriknya lebih dalam dan jujur, jika tak boleh disebut lebih sederhana dan lebih mudah dipahami. Ia tetap nakal, meski tertata. Tengok saja lagu Mini Album yang berdurasi hampir setengah jam itu. Dadang tetap tak mencerabut Jeje dari dirinya. Kenakalan dan keliaran masih ada, meski tak seintens dulu yang ada di semua lagu. Jalan Ninja memberikan suguhan yang mendalam, bahkan kini banyak tema soal kehidupannya sendiri yang dikonversi ke lagu. Tapi, nggak lembek, bos!
Sentilan khas miliknya tetap ada, seperti di lagu Sabda Tiang Listrik. Lirik yang menghibur, namun sarat akan kritik yang menyenangkan untuk disimak. Meski sepertinya lagu ini terasa agak berbeda dibanding konsep lagu-lagu yang lain. Saya kira album ini tetap berhasil, dalam artian tak kalah dengan Akibat Pergaulan Blues dan Sekilas Info. Bisa saja album ini dianggap ekspremintal, tapi saya kira ini menunjukkan sisi lain dari sang biduan woyo ini. Perjalanan yang dilalui mulai dari Wonosari hingga Bali, saya kira adalah perjalanan penting. Album ini adalah buktinya.
Saya berani bilang bahwa album ini wajib didengar banyak orang. Tak ada beban sedikit pun saat saya merekomendasikan album ini ke khlayak ramai. Apalagi kini Jeje sudah ada di platform streaming digital, lebih mudah dijangkau. Dalam hidup yang singkat ini, mari luangkan waktu sejenak untuk menelisik sejenak album keren ini. Barokah always!
메타데이터
- post_id
- 6a7a857fe49d
- slug
- menelisik-variasi-baru-jason-ranti-dalam-jalan-ninja-6a7a857fe49d
- url
- https://medium.com/@taibrupa/menelisik-variasi-baru-jason-ranti-dalam-jalan-ninja-6a7a857fe49d
- canonical_url
- https://medium.com/@taibrupa/menelisik-variasi-baru-jason-ranti-dalam-jalan-ninja-6a7a857fe49d
- author_url
- https://medium.com/@taibrupa
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-27 00:46:47