Kata Realistis Sebagai “apologis”
Setiap individu memiliki cita-cita idealnya masing-masing, tak jarang, apapun halangan, hambatan, masalah, akan dihadapi bagaiamanapun…
Kata Realistis Sebagai “apologis”
Setiap individu memiliki cita-cita idealnya masing-masing, tak jarang, apapun halangan, hambatan, masalah, akan dihadapi bagaiamanapun jadinya, “ambisius” kata yang tepat mendeskripsikan mereka. Tahan banting, tak gentar dengan keadaan, apa yang mereka idamkan sebisa mungkin diusahakan untuk terwujud, keyakinan yang kuat akan datangnya masa kajayaan selalu terus berputar-putar di dalam kepala mereka.”Idealis” kata yang tidak asing dan familiar di kalangan aktivis mahasiswa, namun seiring berjalannya waktu, agaknya tidak lagi sinkron dengan apa yang mereka gaungkan, kata ini hanya menjadi romansa semu yang digaungkan secara buta, mati kutu, tak berkutik.
Apakah masih pantas mereka mengkoarkannya “kita harus idealis…” sementara kenyataannya? Namun tak benar pula, bila mereka ujuk-ujuk berkoar “sudah gk usah neka neko yang realistis aja” saya kira ini juga merupakan pernyataan yang salah, intinya adalah peganglah apa yang menjadi keyakinanmu, dasar, ruh, yang menjadi semangatmu untuk terus maju, maju dan maju tanpa batas. Singkatnya mungkin slogan yang kita miliki dalam perkumpulan kita agaknya masih punya semangat dan sangat relevan dalam lintas zaman. Yakin usaha Sampai…!!!
메타데이터
- post_id
- 6b99bbde5f15
- slug
- kata-realistis-sebagai-apologis-6b99bbde5f15
- url
- https://medium.com/@rezahamdalah2/kata-realistis-sebagai-apologis-6b99bbde5f15
- canonical_url
- https://medium.com/@rezahamdalah2/kata-realistis-sebagai-apologis-6b99bbde5f15
- author_url
- https://medium.com/@rezahamdalah2
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-18 04:57:09