What Did I Mean to You ?
Aku takut, tapi bisakah kita coba?
What Did I Mean to You ?

“I love you more than I ever planned to love anyone, I love you more than I could ever explain, I love you more than I could ever handle."
Aku tak paham, apakah semua perkataan manis itu akan sirna hanya dalam hitungan jam?
Aku tak paham apa yang sebenarnya membuatmu merangkai ilusi dalam keadaan sadar. Jika memang benar semua itu fana, maka tolonglah, beri aku jawaban pasti atas tanya yang selalu mencoba membunuhku: Apa sebenarnya aku bagimu? Apa arti keberadaanku dalam hidupmu?
Tolong mengertilah bahwa aku hanyalah seorang wanita yang lelah menerka-nerka, yang kini hanya ingin di bebaskan dari riuhnya tanya yang memenuhi kepala.
Sebab aku lelah menerka-nerka di balik senyummu. Aku lelah menjadi satu-satunya yang jatuh terlalu dalam, sementara kau bisa dengan mudah berjalan pergi tanpa beban setelah menjatuhkan kata-kata seindah itu.
Aku sudah mengizinkanmu menyentuh tawaku yang rapuh, menumpahkan segala retakan yang kupunya padamu. Jadi tolong, jangan biarkan tawa yang mulai tumbuh karena kehadiranmu ini, berubah menjadi tangis yang harus kusembunyikan lagi.
Aku tak ingin terus berlindung di balik kata percaya, sedang aku adalah ragu yang sementara kau tetap maju melangkah tanpa beban. Cukup beri aku satu jawaban, agar aku tahu harus terus bertahan di sisimu, atau mulai mengemas barang-barangku untuk berjalan pulang.
“Kau meminta sebuah kepastian, sementara aku sendiri sedang tersesat di dalam rasa yang kuciptakan. Kalimat malam itu bukan bualan—Aku benar-benar mencintaimu melebihi apa pun yang bisa kukendalikan”
Aku sungguh teramat senang melihat tawamu yang mulai tumbuh, dan demi apa pun, aku tidak ingin menjadi alasan tawa itu kembali retak.
Maka sebelum kau benar-benar mengemas barang-barangmu untuk pergi, ketahuilah satu hal — Aku tidak pernah berniat menimbulkan kekacauan dalam dirimu, aku hanya terlalu pengecut untuk mengakui bahwa aku sudah jatuh terlalu dalam.
Melihatmu tersenyum adalah anugerah, maka tolong tetaplah tinggal dan beri aku kesempatan mendekap kasih darimu, dari mimpi-mimpi yang kita ukir bersama dalam kepercayaan kasih.
Karena aku pun bahkan merasa takut akan diriku sendiri, berilah aku waktu untuk membuktikan bahwa kau tak sedang salah pilih rumah untuk singgah.
메타데이터
- post_id
- 6d4bfb93a32e
- slug
- what-did-i-mean-to-you-6d4bfb93a32e
- url
- https://medium.com/@clarissalayna/what-did-i-mean-to-you-6d4bfb93a32e
- canonical_url
- https://medium.com/@clarissalayna/what-did-i-mean-to-you-6d4bfb93a32e
- author_url
- https://medium.com/@clarissalayna
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-23 03:41:49