Dunia yang Menyusut saat Aku Dewasa
Inikah yang harus dikorbankan untuk menjadi dewasa?
Dunia yang Menyusut saat Aku Dewasa

Photo: Kelly via Pexels
Aku ingat betapa besar dan luasnya segala benda di sekitarku saat aku masih kecil. Semua terlihat raksasa dibanding tubuh mungilku. Rumahku, kamar tidurku, kulkas kesayangan ibu, dan bahkan ayahku sendiri. Kala itu, cita-citaku adalah menjadi orang dewasa. Alasannya simpel, agar aku dapat mengambil benda di tempat tinggi tanpa harus berjingkit atau meminta pertolongan orang lain.
Tak disangka, waktu berlalu begitu cepat. Secara tak sadar tubuhku mulai bertumbuh tinggi dan besar. Ibuku tak lagi dapat menggendongku. Ayah tak lagi dapat menaruhku di pundaknya dan berpura-pura menjadi pesawat terbang. Aku tak kesusahan lagi mengambil barang-barang yang diletakkan di atas lemari. Awalnya aku merasa senang. Bagaimanapun, tinggi badan adalah satu dari sekian hal yang selalu disanjung-sanjung oleh manusia zaman sekarang. Namun, tak bisa dipungkiri, dalam lubuk hatiku yang terdalam, aku rindu menjadi kecil.
Aku rindu menangis di pangkuan ibu saat es krim kesukaanku telah habis di toko. Aku rindu digendong ayah saat aku kelelahan dalam perjalanan. Aku tak pernah lupa setiap kali kami bertiga mengitari kota, menembus angin malam dengan motor gigi kecil milik ayahku. Aku akan duduk di tengah, dihimpit oleh kehangatan mereka berdua. Lalu, aku akan diterpa rasa kantuk dan tertidur sembari menyenderkan kepalaku di atas lengan ibuku yang empuk.
Dunia terasa besar sekali kala itu. Rasanya aku dapat menghela napas dalam-dalam, merentangkan tanganku, dan berlarian kesana kemari tanpa takut terjatuh. Aku dihujani kasih sayang. Pelukan, ciuman, dan senyuman hangat penuh cinta selalu kudapatkan. Tak hanya dari orang tuaku, tetapi juga orang-orang di sekitarku. Dunia terlihat indah dan aku merasa cukup.
Sayangnya, semakin aku besar, semakin mengecil pandangan takjubku akan dunia. Dunia tak semegah yang kubayangkan dulu. Segala hal menyusut. Masalah demi masalah kiranya tak pernah berhenti mendatangiku. Aku diterkam oleh realita kehidupan. Warna-warni yang kulihat saat aku masih kecil perlahan memudar. Senyuman-senyuman itu menghilang digantikan perasaan khawatir yang suka menyergap di waktu-waktu yang tak menentu.
Aku bertambah besar. Aku semakin takut dengan ketinggian. Aku berubah menjadi pecundang. Tatapan mata orang lain seakan-akan berbicara dan menusukku dari depan. Aku memojokkan diri. Inikah yang harus dikorbankan untuk menjadi dewasa? Aku tak tahu banyak soal dunia. Apa yang harus kulakukan? Adalah pertanyaan yang sering kuajukan pada diri sendiri. Aku kehilangan arah.
Namun, waktu tak pernah berhenti. Waktu melaju sedemikian cepat hingga aku kewalahan. Cerita dan pengalaman hidup menumpuk, menunggu diungkapkan kepada orang yang tepat. Pada akhirnya, mereka hanya berakhir sebagai memori yang terlupakan. Pertanyaan-pertanyaan filosofis memenuhi isi pikiranku, terlalu takut untuk mencari jawaban pada manusia-manusia yang kaku di luar sana. Aku terombang-ambing.
Kini, aku hanya bisa menerima dengan pasrah. Dunia yang menyusut dan aku yang bertumbuh besar. Aku percaya pada yang namanya takdir. Aku juga percaya setiap manusia sedang menghadapi perang tak kasat mata dalam kehidupan mereka. Entah perang melawan pikiran mereka sendiri maupun terhadap hal eksternal yang tak pernah mereka ceritakan kepada siapa pun. Aku tak sendirian, bukan begitu?
Aku sedang belajar cara mencintai diri selayaknya yang kulakukan pada diriku bertahun-tahun silam. Aku mencoba menerima diriku kembali sedikit demi sedikit. Dapatkah aku mencapai fase damai dengan diriku di masa depan? Aku sepenuhnya berharap demikian. Yang kutahu, perjuanganku masih panjang dan usahaku tak akan berhenti di sini.
메타데이터
- post_id
- 797688bfa947
- slug
- dunia-yang-menyusut-dan-aku-yang-bertumbuh-besar-797688bfa947
- url
- https://medium.com/@boozeera/dunia-yang-menyusut-dan-aku-yang-bertumbuh-besar-797688bfa947
- canonical_url
- https://medium.com/@boozeera/dunia-yang-menyusut-dan-aku-yang-bertumbuh-besar-797688bfa947
- author_url
- https://medium.com/@boozeera
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-23 07:31:57