← Back to list

Tantangan Menulis Hari Perempuan; Satu Tahun ‘Perspektif Perempuan'

Apa yang Kita Tulis, Merepresentasikan Kepedulian Kita

DyPa Dinara in Perspektif Perempuan · 2026-03-07 14:25 · 621 claps · 3.6 min read paywalled
#tantanganmenulis #world-womens-day #perspektif-perempuan #bahasa-indonesia #berlian
Open on Medium ↗

MEDIUM & KOMUNITAS

Tantangan Menulis Hari Perempuan; Satu Tahun ‘Perspektif Perempuan'

Apa yang Kita Tulis, Merepresentasikan Kepedulian Kita

Akses baca melalui tautan teman

Photo by Ivan Bandura on Unsplash

Photo by Ivan Bandura on Unsplash

Halo Kawan Peran, Satu tahun usia Perspektif Perempuan, saya menelusuri publikasi ini sambil merenungi keberadaan kaum perempuan di berbagai belahan dunia.

Perempuan-perempuan yang berada dalam zona perang.

  • Bagaimana keselamatan mereka?
  • Bagaimana bila mereka haid, tanpa fasilitas air bersih?
  • Bagaimana jika mereka hamil, tentang kebutuhan nutrisi sampai afeksi?

Semua dalam kondisi serba darurat, bahkan fasilitas kesehatan pun lumpuh. Sedang ayah sang bayi, tidak diketahui keberadaannya. Bisa jadi karena ayahnya menjadi korban perang, atau kehamilan itu memang akibat pemerkosaan musuh biadab.

Tidak harus musuh, bahkan dalam kondisi perang, siapa saja bisa menjadi jahat pada perempuan.

Apakah para ibu itu masih memiliki air susu, ketika bayi mereka terlahir? Sementara kita yang tinggal di negeri damai ini, isu nutrisi masih menjadi isu penting, sampai-sampai negara memutuskan pemberian makan untuk anak sekolah.

Tentu, bukan semata-mata kondisi gizi buruk di seluruh penjuru negeri, lebih pada kebijakan politik pemerintah, dimana kita fokus mengurus hal remah-remah, sehingga tertinggal jauh dari wacana pembangunan kualitas manusia yang sesungguhnya.

Negeri surga, yang rakyatnya terus menerus dimiskinkan dan dibodohkan.

Namun, ada sebuah anomali berupa kesadaran individual. Tetap waras dalam kekonyolan. Kita tahu apa yang terjadi, kita tahu harus berbuat apa. Mungkin yang nampak di permukaan adalah sikap skeptis dan apatis, namun jauh didalam diri, kita belajar, membangun komunitas untuk selalu menjadi manusia yang peduli dan empati, pada semua hal. Mulai kewarasan diri, sampai kebijakan publik dan isu kemanusiaan.

Di titik inilah, kami ‘Perspektif Perempuan’ mengajak teman-teman untuk menyuarakan semua kegelisahan dalam bentuk tulisan. Tentang apa pun itu. Memperingati hari perempuan sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Maret, maka kami membuka tantangan menulis.

Berikut poin poin yang sebaiknya kawan Peran penuhi;

  1. Ditulis dalam bahasa Indonesia minimal 500 kata maksimal 1200 kata
  2. Lengkapi judul dengan sub judul
  3. Lengkapi ilustrasi foto dengan keterangan sumbernya
  4. Tag lima orang temanmu dalam tulisan yang kawan kirim, dengan fitur @, pastikan muncul nama dengan warna hijau
  5. kirim dalam bentuk draf ke publikasi ini.

Tulisan yang tidak memenuhi poin satu sampai lima diatas, tetap kami tayangkan di publikasi ini, tapi tidak terdata sebagai tulisan yang mengikuti tantangan menulis Hari Perempuan.

Tema yang bisa diangkat seputar perempuan, sebagai berikut;

  • Perempuan dan isu kesetaraan gender,
  • Perempuan dan relationship,
  • Perempuan dan parenting,
  • Perempuan dan isu isu sosial.
  • Perempuan dan isu kesehatan mental.

Tidak terbatas pada tema diatas, karena kawan Peran juga boleh mengirim ulasan buku, novel, film yang terkait dengan perempuan. Dan prosa maupun puisi non fiksi, yang akan kami tayangkan khusus sabtu dan minggu. Sebuah puisi 500 kata? Bisa jadi kawan Peran harus mengirim beberapa puisi dalam satu draf utuh, untuk memenuhi syarat minimal 500 kata.

Tantangan ini terbuka untuk penulis perempuan maupun laki laki, dimulai tanggal 8 Maret s.d. 31 Maret 2026.

Apa Hadiahnya?

Berbeda dengan tiga event sebelumnya, dimana kami selalu membagikan buku, untuk kali ini, kami akan membagikan membership Medium senilai Rp 75.480, yang akan kami transfer tunai ke rekening pemenang.

Seperti biasa akan ada dua pemenang, yaitu pilihan dewan juri dan pilihan pembaca.

Pilihan dewan juri, berdasar diskusi kami di forum editor Perspektif Perempuan, ada saya DyPa Dinara, beserta putrimelati_123 , Dewi Cahyanti, Cindiana Famelia dan By. Sayangnya, akun salah satu editor kami kak @ibrahimdutinov, sedang tidak aktif. Semoga beliau segera kembali menulis di Medium.

Sedangkan pilihan pembaca, ditentukan dari jumlah interaksi berupa claps dan respons. Satu orang yang memberikan claps dinilai satu poin, dan satu orang yang memberikan respons dinilai dua poin. Maka satu pembaca hanya bisa menyumbang maksimal tiga poin.

Peluang Berbagi kebaikan dengan menjadi sponsor

Kami berharap besar bertemu dengan kawan penulis, yang tertarik untuk berbagi dalam bentuk sponsorship uang tunai, jumlah minimal hanya Rp. 75.480, jumlah maksimal tidak kami batasi.

Semakin banyak sponsor yang berkenan bergabung, maka tantangan ini akan kami adakan di bulan-bulan selanjutnya. Silahkan sampaikan itikad baik kawan Peran untuk menjadi sponsor di kolom komentar, kami akan membalas dengan mengirimkan nomer WA dan Nomer rekening.

Sponsor yang sudah transfer dana, akan kami cantumkan sebagai pendukung tantangan menulis, di setiap tulisan yang mengikuti tantangan ini. Namun, bila kawan Peran tidak berkenan disebutkan namanya, maka dukunganmu bukan sebagai sponsor melainkan sebagai donatur. Keduanya sama-sama bernilai, namun dengan mengizinkan namamu dicantumkan, bisa jadi menginspirasi kawan yang lain untuk ikut menjadi sponsor. Harapannya, akan semakin banyak kepedulian pada perempuan dan isu yang mengelilinginya.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera kirimkan drafmu, dan bagikan tulisan ini kepada kawan yang lain, agar mereka bisa mewadahi setiap keresahan dan gagasan terkait dunia perempuan.

Bersama tulisan ini, kami mengirim ajakan untuk para kontributor Peran Meutia Faradilla, Dylla, Dyah Laras, Mirsya Mulyani, lolalittlethought, Luvanka, Nadhifah, Barokatun Nikmah, El-Say, Adélia, Zahroh Khumayr, hamna, Sheila Syahira, Nisaisdaisy, Aya Canina, Putri Firdianti, punpenpunpen, Imangkawani Matappa, Dewinta Bunda Sajak, @zahrulpraswinata, Nerdeuss, nadyn-isme , Palupi Nutia Sani, Lemon Fei, Ana RodliyahJess Mei , Jesica Caroline, Wiyah, Anindyka Shah, HyangIswara, Hwardahni, @nishara, Rara Ummtsa, Cakra Chatura, Nurul Hijrah, @annisa, Dwi Anggini, L.Nurani, Mahadevi Krishnaphari, Belen Amanda, Humaerah, Felyta Putri, Asalia Rizky Putri, beserta

Riza Putranto, Yasir Fuadi, Ihda Soduwuh, Fadlan, Norbidjak, Muhammad Rusydi, Karna Bimantara, Achrory23, Firman Malika, Ah. Syahrul Ansori, Yopi Makdori, Stepanus BP

Kami tunggu tulisan Kawan Peran semua, segores tinta, serangkai kata, sejuta makna, ibarat pelukan untuk dukungan pada kami, kaum perempuan!

— Selamat Hari Perempuan Sedunia —

Teriring salam dan hormat dari kawan penulismu; DyPa Dinara 🤗🤗✨✨


메타데이터
post_id
7b2b8f794502
slug
tantangan-menulis-hari-perempuan-satu-tahun-perspektif-perempuan-7b2b8f794502
url
https://medium.com/perspektif-perempuan/tantangan-menulis-hari-perempuan-satu-tahun-perspektif-perempuan-7b2b8f794502
canonical_url
https://medium.com/perspektif-perempuan/tantangan-menulis-hari-perempuan-satu-tahun-perspektif-perempuan-7b2b8f794502
author_url
https://medium.com/@dypa
status
ok
fetched_at
2026-07-11 23:22:18