← Back to list

Menanam Pikiran dan Memanen Kehidupan

Kita adalah apa yang kita pikirkan. Pada akhirnya, pikiran adalah sumbu pertama sebelum tindakan dilakukan.

Abdul Haris · 2026-08-09 16:23 · 0 claps · 1.1 min read
#pikiran #pengembangan-diri #perjalanan-hidup
Open on Medium ↗

Menanam Pikiran dan Memanen Kehidupan

Kita adalah apa yang kita pikirkan. Pada akhirnya, pikiran adalah sumbu pertama sebelum tindakan dilakukan.

Tindakan yang jahat atau baik selalu berangkat dari pikiran itu sendiri. Merawat pikiran sama halnya dengan merawat diri.

Pikiran harus diasuh sedemikian baik agar bisa terkendali. Ketika liar, ia berbalik menjadi bencana untuk diri sendiri.

Ia dapat memangsa diri sendiri, menghancurkannya dengan cepat, menjadikan tuannya lupa bahwa ia adalah manusia.

Pikiran merupakan representasi dari apa yang didengar, dilihat, dan dirasakan. Pikiran yang baik selalu menjadikan tuannya pada posisi yang menguntungkan.

Oleh sebab itu, menjadikan pikiran yang baik selalu membutuhkan perjuangan dan usaha.

Penulis dan filsuf asal Inggris, James Allen mengatakan pikiran adalah kekuatan utama yang membentuk dan mencipta.

James bilang, kita adalah pikiran kita, setiap saat kita gunakan instrumen pikiran, untuk mewujudkan berbagai kehendak, hingga selaksa bahagia, selaksa derita, tercipta.

Pikiran bekerja dalam diam, menjelma realita. Realitas kehidupan kita tiada lain cerminan dari pikiran kita.

Seseorang bisa menjadi kuat dan siap menjalani hidup karena memiliki pikiran kuat diringi sifat optimisme.

Di sisi lain, pikiran yang lemah menjadikan ia merasa lebih dekat dengan kematian.

Hidup selalu akan terus dan bergantung pada sebuah pikiran. Selagi nafas berhembus, ia akan selalu hadir tanpa absen sedetikpun.

Jika tanaman disirami air dan diasuh selayaknya anak sendiri maka ia tumbuh indah seolah menyapa tuannya dengan senyum mesra.

Keindahannya akan cantik saat dipandang sebagai bentuk terima kasih tanpa ucapan.

Sama halnya dengan pikiran, saat ia dirawat dengan baik dan dijauhkan dari hal-hal yang merusaknya. Ia kan menghadirkan sebuah ketenangan bagi pemiliknya.

Namun, Ketika ia dibiarkan tanpa perhatian, dipenuhi prasangka, kebencian. Ia dapat tumbuh liar dan menjadi belukar yang sulit untuk ditembus.

Pikiran sama halnya dengan tanaman, apa yang kita tanam, itulah yang akan tumbuh.

Semoga kita selalu bisa merawatnya dengan baik.

Cafe Lamak, Pekanbaru

Minggu, 9 Agustus 2026


메타데이터
post_id
7c692dabeb31
slug
menanam-pikiran-dan-memanen-kehidupan-7c692dabeb31
url
https://medium.com/@aharis311201/menanam-pikiran-dan-memanen-kehidupan-7c692dabeb31
canonical_url
https://medium.com/@aharis311201/menanam-pikiran-dan-memanen-kehidupan-7c692dabeb31
author_url
https://medium.com/@aharis311201
status
ok
fetched_at
2026-08-24 08:39:01