← Back to list

Penahbisan Sebuah Nama

Apalah artinya sebuah nama, namun aku menolak untuk menyederhanakan namaku begitu saja.

Windy Octarina in Berbagi & Berdampak · 2026-06-26 08:57 · 101 claps · 1.7 min read
#bahasa-indonesia #personal-growth #personal-essay #berbagi-dan-berdampak #refleksi
Open on Medium ↗
Wiki topics: ✍️ · Writing & Creative

Penahbisan Sebuah Nama

Apalah artinya sebuah nama, namun aku menolak untuk menyederhanakan namaku begitu saja.

Photo by CHUTTERSNAP on Unsplash

Photo by CHUTTERSNAP on Unsplash

Pernah tidak kalian merenungkan arti nama kalian? Aku selalu percaya kalau semua yang ada di dunia ini pasti memiliki makna, termasuk nama seseorang. Namun ternyata, namaku sendiri tak mengandung makna khusus di dalamnya. Hanya nama yang terdengar bagus saja. Makanya saat ada orang yang bilang kalau nama adalah sebuah harapan, aku tidak bisa terhubung dengan gagasan tersebut.

Namaku tidak istimewa. Namaku hanyalah bunyi lain dari nama kakak perempuanku. Namanya Winda, sedangkan aku Windy. Aku pernah bertanya kepada ayah, kenapa aku diberi nama Windy. Dia tidak menjawab dengan spesifik. Singkatnya, dia bilang karena nama kakakku adalah Winda, lantas aku dinamai Windy.

Nama kakakku memiliki arti tersendiri. Ada filosofi di balik nama itu. Sedangkan aku? Hanya versi lain saja — tambahan, varian lain, ekstensi. Katanya nama adalah harapan. Aku menolak untuk menyederhanakan namaku begitu saja. Aku menolak untuk tak memberi arti pada namaku. Maka aku putuskan membuatnya sendiri.

Namaku adalah Windy. Dalam bahasa Inggris artinya adalah angin. Jadi, mungkin aku diharapkan bisa membawa diriku ke manapun aku pergi. Aku bisa beradaptasi, seperti angin. Aku bisa terbang setinggi yang aku mau. Aku bisa menyejukkan bagi banyak orang di tengah hari yang terik. Aku bisa menjadi ringan saat hatiku tenang, menjadi kencang saat aku kacau. Aku adalah angin yang tidak bisa kau sentuh ataupun kau kungkung. Aku adalah angin yang bebas bergerak walau banyak ujian menghadang dari segala arah. Aku, angin yang tak pernah berhenti berembus.

Refleksi ini sebenarnya aku tulis tahun lalu. Akhirnya aku dapat menuliskan pikiran yang sudah lama mengendap di kepalaku selama bertahun-tahun. Kurasa sangat manusiawi bagi manusia untuk ingin dianggap spesial. Aku tidak pernah benar-benar merasa kecil atau iri dengan kakakku. Aku hanya kecewa karena ternyata namaku tak mempunyai cerita di baliknya. Hingga sekarang setelah dewasa, aku dapat menuliskannya sendiri. Aku hanya ingin memberi makna pada namaku yang sudah puluhan tahun aku bawa ke mana-mana ini.

Lantas apa yang berubah setelah aku memberi makna pada namaku? Secara fisik? Tidak ada yang berubah. Aku hanya memberi makna pada diriku sendiri sebagai sugesti, supaya aku bisa menjadi seperti apa yang aku doakan dan merengkuh identitas ini.

Bicara soal nama, aku akhirnya mengubah username-ku dari @win_ yang terkesan anonim menjadi Windy Octarina alias Windy, nama asliku. Rasanya agak aneh karena perubahan ini, tapi inilah langkah kecilku untuk merayakan pemberian makna pada namaku sendiri.


메타데이터
post_id
7de228cffe5f
slug
penahbisan-sebuah-nama-7de228cffe5f
url
https://medium.com/berbagi-berdampak/penahbisan-sebuah-nama-7de228cffe5f
canonical_url
https://medium.com/berbagi-berdampak/penahbisan-sebuah-nama-7de228cffe5f
author_url
https://medium.com/@windyoctarina
status
ok
fetched_at
2026-06-28 10:39:35