Hujan Pertama di Bulan Oktober
Kalender menunjuk bulan Oktober. Aku bertanya di sela menyapa. kenapa belum turun hujan?
Hujan Pertama di Bulan Oktober

Hujan pertama dan warna-warni bulan november. sumber: pixabay
Kalender menunjuk bulan Oktober. Aku bertanya di sela menyapa. kenapa belum turun hujan?
Apakah semesta sudah tidak mau melihat kemesraan di bumi ini?. Ataukah semesta sudah tidak mau ada manusia yang berbahagia?
30 menit kemudian. Eh, Hujan. Hujan pertama di bulan Oktober. Menyapa. Bersenandung ringan. Semesta menjawab pertanyaanku. Ternyata bumi masih diizinkan untuk bermesra.
Melihat setiap butir air yang membasahi tanah. Menyaksikan setiap tetes yang menyentuh daun talas di samping kamarku. Hujannya romantis.
Mesra bersama elemen lain yang menunggu datangnya semenjak kalender menyentuh rumpun bulan “Ber”. Apa yang sedang mereka bincangkan?.
Apakah mereka tertawa melihat aku dengan semua asumsiku?
Apakah mereka melirik, lalu memilih berpaling dari aku dan pikiranku?
Tidak. Mereka saling menyapa dan bermesra. Bermesra lalu menyanyi. Menyambut anak katak yang tak sengaja tertangkap mataku. Dia bahagia.
Akhirnya dia datang. Sudah lama aku menunggunya. Sudah lama ingin kuajak beranjak. Sudah lama aku ingin bermesra. Mesra dengan bau tanah basah. Mesra dengan sisa air hujan yang masih singgah di dahan markisa rumahku. Mesra dengan suasana dingin alami yang ditinggalkannya.
Selamat datang hujan. Penantianku akhirnya terkabulkan. Selamat berjumpa dengan bumi.
Selamat bermesra. Terima kasih sudah datang. Terima kasih mengizinkanku bertemu. Bertemu dengan hujan pertama di bulan Oktober.
메타데이터
- post_id
- 7e25ba1a0ff0
- slug
- hujan-pertama-di-bulan-oktober-7e25ba1a0ff0
- url
- https://medium.com/@alfonsinaamelsasail/hujan-pertama-di-bulan-oktober-7e25ba1a0ff0
- canonical_url
- https://medium.com/@alfonsinaamelsasail/hujan-pertama-di-bulan-oktober-7e25ba1a0ff0
- author_url
- https://medium.com/@alfonsinaamelsasail
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-22 10:16:32