← Back to list

Carut Marut Negara Plus 62

Tujuh belas Agustus tahun 2025, genap delapan puluh tahun Indonesia merdeka. Memang, Indonesia merdeka dari penjajahan bangsa asing, tapi…

Salmanurjannah · 2025-08-21 14:02 · 0 claps · 1.1 min read
#dpr #pemerintah #tunjangan #kebijakan #guru
Open on Medium ↗

Carut Marut Negara Plus 62

Tujuh belas Agustus tahun 2025, genap delapan puluh tahun Indonesia merdeka. Memang, Indonesia merdeka dari penjajahan bangsa asing, tapi tidak lantas merdeka dari penjajahan bangsa sendiri. Mengapa demikian? Siapakah yang menjajah Indonesia?

Jawabannya, siapa lagi kalau bukan dari pejabat-pejabat di negeri ini. PHK massal terjadi sejak awal tahun 2025, meningkat hingga 32%. Ekonomi melesu. Ditambah dengan kebijakan-kebijakan konyol dari pemerintah yang memperparah kondisi stabilitas ekonomi dalam negeri.

Belum lagi, akhir-ahir ini digegerkan dengan berita nominal tunjangan DPR yang tidak masuk akal. Tunjangan rumah mencapai 50 juta per bulan, tunjangan istri/suami, tunjangan anak, tunjangan jabatan, tunjangan beras, tunjangan PPh pasal 21, tunjangan kehormatan, tunjangan komunikasi, tunjangan peningkatan fungsi, dan lain sebagainya. Nominal gaji pokok dan tunjangan mencapai lebih dari 100 juta per bulan. Semua itu dibiayai oleh siapa? Yap, uang rakyat. Sedangkan rakyatnya pontang-panting mencari puluhan ribu dalam sehari, tapi harus membiayai wakil rakyat yang tak pernah benar-benar mewakili itu.

Belum lagi, muncul statement-statement dari pejabat kementerian bahwa guru honorer di Indonesia hanyalah sebagai beban negara. Padahal, jika dibandingkan, gaji dan tunjangan DPR selama satu bulan setara dengan 10 hingga 20 orang guru. Bisa-bisanya mengucap bahwa guru hanya sebagai beban. Memang sudah gila negara ini.

Negara ini semakin sakit menurutku. Dari kasus korupsi yang juga semakin meningkat, kebijakan-kebijakan ngawur, pajak yang semakin tinggi. Rasanya sudah muak dengan sistem pemerintahan yang kotor dan keji ini. Bahkan aku menjadi salah satu korban PHK akibat efisiensi perusahaan. Jika dirunut lebih jauh, efisiensi ini juga terjadi sebab kebijakan pemerintah yang merugikan perusahaan. Sebagai rakyat biasa, aku bisa apa?

Kalaupun suatu hari nanti aku bisa memilih, sepertinya aku ingin buru-buru meninggalkan negeri ini. Memulai kehidupan baru yang lebih baik di negara lain.

Madiun, 21 Agustus 2025


메타데이터
post_id
7e33ac5e0a0f
slug
carut-marut-negara-plus-62-7e33ac5e0a0f
url
https://medium.com/@salmanurjannah24/carut-marut-negara-plus-62-7e33ac5e0a0f
canonical_url
https://medium.com/@salmanurjannah24/carut-marut-negara-plus-62-7e33ac5e0a0f
author_url
https://medium.com/@salmanurjannah24
status
ok
fetched_at
2026-08-06 21:37:47